Penjelasan Mazmur 118:13 : Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat

Aku ditolak dengan kuat hingga aku jatuh, tetapi TUHAN menolongku.

Hidup selalu penuh dengan tantangan, dan kita pasti akan menghadapi kesulitan, kesalahpahaman, dan bahkan penganiayaan. Kadang kala, meskipun kita sudah berusaha sekuat tenaga, kita masih saja terpukul keras oleh kenyataan dan merasa tidak sanggup lagi bertahan. Namun, setiap saat seperti ini, kasih dan pertolongan Tuhan selalu hadir di saat-saat yang paling kritis, bagaikan tangan yang hangat dan kuat yang menarik kita keluar dari jurang keputusasaan. Luangkan waktu beberapa menit untuk membaca dan lihatlah bahwa pertolongan Tuhan sedang dalam perjalanan!

“Aku ditolak dengan kuat hingga aku jatuh, tetapi TUHAN menolongku.” (Mazmur 118:13)” Ayat ini mengingatkan saya pada pengalaman banyak orang dan juga mengingatkan saya pada titik terendah dalam hidup saya sendiri. Suatu kali, saya dikritik keras oleh atasan saya karena kesalahpahaman di tempat kerja, dan rekan kerja saya pun menjauhi saya. Saya memiliki hati nurani yang bersih, tetapi semua penjelasan saya dianggap sebagai membenarkan diri. Selama waktu itu, aku benar-benar jatuh ke dalam penderitaan, hatiku penuh dengan keluhan dan kemarahan, dan aku bahkan ragu apakah aku tidak cukup baik dan apakah aku tidak harus terus bertahan.

Saat saya sangat putus asa, saya berdoa kepada Tuhan: "Tuhan, apa yang harus saya lakukan? Mengapa semua orang salah paham terhadap saya?" Saya menangis dan mencurahkan penderitaan saya kepada Tuhan. Saya merasa seperti ada batu besar yang menekan hati saya sampai saya tidak bisa bernapas. Namun pada saat itu, saya teringat satu bagian firman Tuhan yang mengatakan: "Ketika air menelan manusia seluruhnya, Aku menyelamatkan mereka dari genangan air itu dan memberi mereka kesempatan untuk memiliki kehidupan yang baru. Ketika manusia kehilangan kepercayaan diri untuk menjalani hidup, Aku menarik mereka dari ambang kematian, memberi mereka keberanian untuk terus hidup sehingga mereka dapat memakai-Ku sebagai landasan keberadaan mereka. Ketika manusia memberontak terhadap-Ku, Aku membuat mereka mengenal-Ku dari dalam pemberontakan mereka. Mengingat natur lama manusia dan berdasarkan belas kasihan-Ku, ketimbang menghukum mati manusia, Aku memberi kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memulai lagi dari awal. Ketika manusia menderita bencana kelaparan, meskipun hanya tersisa sehela napas dalam tubuh mereka, Aku merenggut mereka dari kematian, mencegah mereka menjadi mangsa tipu muslihat Iblis.(Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, Bab 14)

Firman Tuhan memberi saya keyakinan dan penghiburan, dan hati saya terasa seperti diterangi oleh sinar matahari yang hangat. Ya, orang-orang akan salah paham terhadap saya dan kenyataan akan membuat saya frustrasi, tetapi Tuhan tidak akan. Tuhan tidak pernah meninggalkan saya. Dia tahu keluhan dan penderitaan saya. Tuhan tidak membiarkan saya tenggelam dalam penderitaan, tetapi memperbolehkan saya belajar untuk bersandar kepada-Nya dalam pengalaman kali ini, dan mengalihkan fokus saya dari penilaian orang lain kepada kasih dan bimbingan-Nya.

Kemudian, keadaan berubah menjadi lebih baik. Pemimpin saya menemukan kenyataan dan meminta maaf kepada saya, dan rekan-rekan yang pernah menjauhi saya juga kembali kepada saya. Namun yang terpenting, saya memahami satu hal: saat manusia terjatuh, Tuhan akan selalu mengulurkan tangan-Nya dan menolong kita untuk bangkit, asalkan kita mau percaya dan bersandar kepada-Nya.

Ada terlalu banyak contoh seperti itu dalam kenyataan. Ada orang yang mengalami kemunduran dalam pernikahan dan merasa tidak ada harapan dalam hidup. Ada yang merasa putus asa dan patah hati karena dikhianati oleh teman-teman yang paling dipercaya. Ada yang bergelut melawan penyakit dan ragu apakah mereka dapat bertahan hidup... Namun, Tuhan tidak akan membiarkan kita sepenuhnya dikalahkan oleh kesulitan-kesulitan ini. Bahkan di saat-saat yang paling sulit sekalipun, Dia akan diam-diam membuka jalan keluar bagi kita. Mungkin kita bertemu seseorang yang bersedia menolong kita, dan keadaan berubah menjadi lebih baik tanpa diduga; mungkin kita teringat akan firman Tuhan yang menyentuh hati kita, menghibur kita, dan memberi kita keberanian untuk bertahan; mungkin kita tiba-tiba menemukan kedamaian di hati kita setelah berdoa kepada Tuhan saat menderita. Ini bukan suatu kebetulan, namun Tuhan sedang menolong kita. Kasih Tuhan tidak pernah terlambat. Seringkali kita tidak dapat melihat harapan bukan karena Tuhan tidak menolong kita, tetapi karena kita dibutakan oleh penderitaan dan tidak dapat melihat bimbingan Tuhan. Namun, selama kita mau beriman kepada-Nya, Dia pasti akan memperlihatkan kepada kita perbuatan-Nya yang ajaib.

Jadi, apa pun yang sedang kita alami saat ini, jangan takut. Mungkin kita sudah kehabisan tenaga, mungkin kita merasa tidak sanggup lagi bertahan, tetapi ingatlah: pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, Dia pasti akan mengangkat kita dan membuat kita tetap berdiri teguh di tengah terpaan angin dan hujan. Kita tidak sendirian, Tuhan selalu ada!

Teman-teman, jika Anda ingin memperoleh pertolongan Tuhan saat Anda berada di titik terendah dalam hidup, silakan hubungi kami melalui jendela obrolan daring di bagian bawah situs web. Kami akan membagikan firman Tuhan kepada Anda, sehingga Anda memperoleh pertolongan Tuhan, dan keluar dari titik terendah dalam hidup!

Share
Read more!
Read more!