Pembentukan Dua Ribu Lebih Denominasi Kristen dan Bersatu

Navigasi cepat
1.Bagaimana lebih dari dua ribu denominasi terbentuk?
2.Bisakah begitu banyak denominasi dipersatukan?
3.Bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan mempersatukan?

Sebuah melodi lagu yang sangat indah (Bersatu) berputar di telinga Li Ping: "Mari kita menjadi satu hari ini, saling mendukung untuk menaiki tangga jalan surga. Tidak peduli seberapa sulitnya, tidak ada rasa takut. Percaya bahwa cinta dapat melelehkan semua angin dan hujan, marilah kita bersatu di dalam Kristus..."

Lagu ini menyanyikan suara hatinya. Dia terpikir sebelumnya ada orang pernah memberitakan Saksi Yehuwa kepadanya. Di dunia masih ada gereja Katolik dan gereja Ortodoks, bahkan kristen protestan masih ada lebih dari dua ribu denominasi Kristen, seperti Kelahiran Kembali, Sabat, Pujian, dan lain-lain. Jika lebih dari dua ribu denominasi ini dapat digabungkan menjadi satu, kita memiliki rumah kemanapun kita pergi. Betapa bagus!

Tetapi semua orang membaca Alkitab yang sama, mengapa bisa dibaca menjadi lebih dari dua ribu denominasi? Lalu, bagaimana dua ribu denominasi ini dipersatukan?

Secara kebetulan, Li Ping mengenal Sister Song dan Brother Wang, setelah mengadakan persekutuan dan belajar Alkitab, dia akhirnya mengerti.

Bagaimana lebih dari dua ribu denominasi terbentuk?

Bisakah begitu banyak denominasi dipersatukan? Bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan mempersatukan semua agama?

1. Bagaimana lebih dari dua ribu denominasi terbentuk?

Saudara Wang membuka Alkitab dan membaca 1 Korintus pasal 3 ayat 4-7, "Karena ada orang berkata, "Aku dari Paulus," dan satu lagi, "Aku dari Apolos," bukankah masih seperti orang duniawi? Lalu, siapakah Paulus? Dan siapakah Apolos? Kami pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu percaya, yang menolong kalian untuk percaya kepada-Nya. Aku yang menanam, Apolos yang menyiram, tetapi Tuhan yang menumbuhkan. Jadi, bukan yang menanam maupun yang menyiram, melainkan Tuhan yang menumbuhkan."

Saudara Wang mempersekutukan bahwa sejak kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus ke surga, ketika beberapa rasul memberitakan Injil, ada beberapa orang menyukai karunia penginjilan Paulus, dan ada beberapa orang menyukai karunia penyiraman Apolos. Dikarenakan yang disukai masing-masing orang berbeda, maka mulai muncul fenomena pembagian denominasi.

Kemudian, saudara membacakan dua bagian firman Tuhan lagi: "Lihatlah para pemimpin setiap denominasi. Mereka semua congkak dan merasa benar sendiri, dan mereka menafsirkan Alkitab di luar konteks dan sesuai dengan imajinasi mereka sendiri. Mereka semua bergantung pada karunia dan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan mereka. Jika mereka tidak mampu berkhotbah, akankah orang-orang itu mengikuti mereka?... Manusia itu congkak dan sombong serta tidak memiliki Tuhan di dalam hati mereka. Dengan sedikit pemahaman yang bersifat doktrin, mereka memulai sesuatu secara independen, yang membawa pada pembentukan banyak denominasi.] [Orang telah mempelajari Alkitab selama bertahun-tahun, mereka telah menghasilkan begitu banyak penjelasan, serta mencurahkan begitu banyak upaya; mereka juga memiliki banyak perbedaan pendapat tentang Alkitab, yang mereka perdebatkan tanpa akhir, sehingga sekarang ini telah terbentuk lebih dari dua ribu denominasi yang berbeda."

Dia bersekutu mengatakan bahwa sifat manusia itu sombong dan congkak setelah dirusak oleh setan. Oleh karena itu, para pemimpin dari berbagai denominasi saat melakukan pekerjaan dan melayani Tuhan, berdasarkan watak rusak sombong dan congkak, mengandalkan otak, karunia dan pengetahuan mereka sendiri untuk menafsirkan Alkitab, mengambil makna di luar konteks atau berpegang pada makna harfiah dari kata-kata dan ayat-ayat tertentu dalam Alkitab, bahkan menganggap maksud dirinya adalah maksud Tuhan, pemahaman dirinya tentang Alkitab adalah yang paling tepat, sehingga membentuk denominasi sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Misalnya, beberapa orang melihat apa yang tercatat dalam Alkitab, setelah "Roh Kudus turun pada hari Pentakosta" para murid dapat berbahasa roh, bahkan memiliki berbagai karunia, menaruh perhatian khusus pada sentuhan Roh Kudus, mengejar berbicara dalam bahasa roh, sehingga membentuk denominasi karismatik; Beberapa orang melihat catatan dalam Alkitab bahwa Tuhan Yesus menjelaskan kelahiran kembali, maka membentuk denominasi kelahiran kembali, ada juga denominasi pertobatan, denominasi Pujian Agung dan lainnya, semuanya memiliki dasar mereka sendiri. Selain itu, semua manusia sombong dan merasa dirinya benar, semua berusaha untuk menyangkal dan menolak penerimaan dan pendapat orang lain, saling cemburu dan berselisih satu sama lain. Akhirnya membentuk faksi sendiri dan membentuk denominasi yang lain, dengan demikian terbentuklah dua ribu lebih denominasi hari ini.

2. Bisakah begitu banyak denominasi dipersatukan?

Saudari Song melanjutkan bersekutu lagi dan berkata bahwa tidak peduli berapa banyak denominasi yang ada sekarang, pada akhirnya semua akan dipersatukan. Seperti yang dikatakan dalam Alkitab: "Dan akan terjadi pada akhir zaman, bahwa gunung rumah Yahweh akan ditegakkan di puncak gunung-gunung, dan akan ditinggikan di atas bukit-bukit; Semua bangsa akan datang berbondong-bondong ke sana" (Yesaya 2:2), "Agar dalam persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus, baik yang ada di surga, maupun yang ada di bumi; bahkan dalam diri-Nya" (Efesus 1: 10). Dapat dilihat bahwa di akhir zaman, segala bangsa akan berduyun-duyun ke gunung Tuhan, yaitu semua agama akan dipersatukan, bahkan akan dipersatukan di dalam Kristus, ini adalah hal yang ditetapkan Tuhan untuk tercapai.

Saudari juga mempersekutukan bahwa hanya Tuhan yang bisa melakukannya, selain Dia tidak ada seorangpun yang dapat melakukan. Karena tidak peduli pemuka agama atau pemimpin agama manapun di dunia, semuanya adalah makhluk ciptaan. Tidak peduli seberapa tinggi status mereka, seberapa tinggi pengetahuan mereka, semuanya tidak memiliki kebenaran, jadi mereka hanya dapat memimpin orang-orang dari denominasi ini, tidak dapat memimpin seluruh umat manusia, juga tidak dapat mengendalikan seluruh umat manusia, terlebih tidak dapat memimpin umat manusia masuk ke kerajaan Tuhan. Hanya Sang Pencipta, satu-satunya Tuhan yang benar, yang dapat menaklukkan seluruh denominasi, memerintah semua ciptaan di dunia, memimpin semua orang masuk ke kerajaan Tuhan dan bertahan hidup selamanya. Hanya Tuhan yang memiliki otoritas dan kuasa, dapat mengungkapkan kebenaran, membekali kehidupan manusia, dapat mengoreksi sudut pandang dan imajinasi manusia yang salah, mengatasi perselisihan antar manusia dan kontroversi antar denominasi, pada akhirnya menaklukkan seluruh denominasi di dunia, mencapai persatuan segala bangsa dan kembali di bawah otoritas Tuhan.

Seperti firman Tuhan mengatakan: "Apa pun agamamu, pada akhirnya engkau semua akan tunduk di bawah kekuasaan Tuhan. Hanya Tuhan itu sendiri yang dapat melakukan pekerjaan ini; ini tidak dapat dilakukan oleh pemuka agama mana pun. Ada beberapa agama besar di dunia, dan masing-masing memiliki pemuka, atau pemimpinnya sendiri, dan para pengikutnya tersebar di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia; hampir setiap negara, baik besar maupun kecil, memiliki berbagai agama di dalamnya. Namun, sebanyak apa pun agama di dunia, semua orang di alam semesta pada akhirnya akan berada di bawah tuntunan satu Tuhan, dan keberadaan mereka tidak dituntun oleh pemuka atau pemimpin agama. Ini berarti, umat manusia tidak dituntun oleh pemuka atau pemimpin agama tertentu; sebaliknya, seluruh umat manusia dipimpin oleh Sang Pencipta, yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya, dan juga yang menciptakan umat manusia—ini adalah fakta... Seorang pemimpin agama hanyalah sekadar seorang pemimpin dan tidak dapat disetarakan dengan Tuhan (Sang Pencipta). Segala sesuatu berada di tangan Sang Pencipta, dan pada akhirnya segalanya akan kembali ke tangan Sang Pencipta. Manusia diciptakan oleh Tuhan, dan apa pun agamanya, semua orang akan kembali di bawah kekuasaan Tuhan—ini tak terelakkan."

3. Bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan mempersatukan?

Saudara Wang membaca satu ayat alkitab mengenai pertanyaan ini: "Dan Aku ada domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; mereka juga harus Kubawa, dan mereka akan mendengar suara-Ku; dan menjadi satu kawanan dengan satu gembala" (Yohanes 10: 16).

Juga berkata, "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini" Artinya domba-domba Tuhan tersebar di berbagai kandang domba, yaitu di gereja-gereja dari semua denominasi. Pada akhirnya Tuhan akan memanggil kembali domba-domba Tuhan dari gereja-gereja dari semua denominasi. Karena meskipun orang-orang dari semua denominasi juga percaya kepada Tuhan, tetapi

beberapa dari mereka adalah orang percaya palsu, membenci kebenaran, yang makan roti dapat kenyang (meminta berkat), mencuri korban Tuhan, terlibat dalam hubungan laki-laki dan perempuan, bahkan mencuri, dll, orang yang benar-benar jahat, semua ini tidaklah termasuk domba Tuhan. Beberapa adalah orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, mencintai kebenaran, memiliki kemanusiaan yang baik, orang-orang ini termasuk domba Tuhan, maka Tuhan akan memilih mereka dari berbagai denominasi dan mengutus orang untuk memberitakan Injil kerajaan Tuhan kepada mereka. Ketika mereka mendengar pengungkapan suara Tuhan, akan mengenali suara Tuhan, beranjak keluar dari gereja asal sebelumnya, mengikuti jejak langkah Anak Domba, kembali ke hadapan Tuhan, orang-orang ini adalah orang yang Tuhan akan pilih untuk kembali ke rumah Tuhan di akhir zaman. Dan orang-orang yang tidak sungguh-sungguh percaya Tuhan, mereka menolak, menghakimi, atau bahkan melawan ketika mereka mendengar suara Tuhan. Orang-orang ini tidak tergolong domba Tuhan, mereka tidak akan beranjak keluar dari denominasi keagamaan, ini berarti telah ditinggalkan oleh Tuhan. Oleh karena itu, di akhir zaman, Tuhan menggunakan firman-Nya untuk menyingkapkan manusia, mengelompokkan manusia menurut jenisnya, memanggil kembali orang-orang yang sungguh-sungguh percaya Tuhan dan mencintai kebenaran, membawa mereka yang tergolong domba-domba Tuhan ini keluar dari berbagai denominasi dan kembali ke hadapan Tuhan, untuk dipersatukan, ini adalah pekerjaan Tuhan menyatukan seluruh agama. Seperti yang dikatakan dalam Alkitab: "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah dia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja" (Wahyu 2:7). Pada saat yang sama, ayat-ayat ini juga memberitahu kita bahwa ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman akan mengungkapkan perkataan. Hanya ketika kita membawa hati yang polos dan rindu untuk mencari, memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan, barulah dapat melihat penampakan Tuhan, menyambut kedatangan kembalinya Tuhan dan kembali ke hadapan takhta Tuhan.

Setelah mendengarkan persekutuan ini, hati Li Ping menjadi jernih, dan merasa telah mendapatkan banyak manfaat. Tidak tahu, apakah kamu juga sudah mengerti sama seperti dia?

Share
Read more!
Read more!