Berlangganan

Menu

renungan singkat kristen - injil matius 11 ayat 12 - Bagaimana Kita Berusaha Keras Agar Dapat Memasuki Kerajaan Surga

bacaan alkitab hari ini

"... kerajaan surga menderita kekerasan dan orang merebutnya dengan kekerasan"

renungan harian air hidup hari ini - injil matius 11 ayat 12

Dari perikop ini kita mendapat pesan bahwa Tuhan Yesus telah menunjukkan kepada kita syarat untuk memasuki kerajaan surga, yaitu kita harus bekerja keras untuk masuk kerajaan surga. Sebagai orang Kristen, harapan terbesar kita adalah diangkat ke kerajaan surga, jadi bagaimana kita harus bekerja keras? Ke arah mana kita harus bekerja? Tuhan Yesus berkata: "Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga." (Matius 7:21) Juga dicatat dalam tulisan suci: "Usahakankah hidup damai dengan semua orang dan dalam kekudusan, karena tanpa kekudusan, tidak ada manusia yang bisa melihat Tuhan" (Ibrani 12:14). Dapat dilihat bahwa kita dapat memasuki kerajaan surga hanya dengan melakukan kehendak Tuhan, mengikuti jalan Tuhan, disucikan dan menyingkirkan kerusakan. Tetapi banyak orang tidak memperhatikan untuk mengikuti jalan Tuhan Yesus dan mempraktikkan firman-Nya. Mereka berpikir bahwa selama dapat bekerja keras untuk Tuhan, banyak mengorbankan diri dan meninggalkan sesuatu demi Tuhan, dan banyak memberitakan Injil, dapat memasuki kerajaan surga. Ini mengingatkan saya pada orang Farisi yang berusaha sekuat tenaga untuk bekerja keras demi Tuhan dan melakukan perjalanan melintasi seluruh lautan dan daratan untuk memberitakan Injil. Mereka percaya bahwa dengan melakukan itu, mereka akan diperkenankan oleh Tuhan untuk masuk ke kerajaan surga. Mereka bekerja keras ke arah ini. Tetapi pada akhirnya, apa yang mereka lakukan itu ditetapkan Tuhan Yesus sebagai kemunafikan, karena mereka tidak menerapkan firman Tuhan dan hanya ingin masuk kerajaan kudus dengan mengandalkan kerja keras yang lahiriah. Ini tidak mungkin. Marilah kita melihat murid Tuhan, Petrus. Dalam proses mengikuti Tuhan Yesus, Petrus berfokus untuk mempraktikkan segala sesuatu sesuai dengan persyaratan Tuhan, berusaha untuk mengasihi Tuhan dan memuaskan Tuhan, pada akhirnya mencapai kasih yang tertinggi terhadap Tuhan, taat kepada Tuhan sampai mati, disalibkan terbalik untuk Tuhan, dan menjadi manusia yang berkenan di hati Tuhan. Orang seperti itu harus hidup di surga. Dilihat dari tujuan pengejaran mereka, tidak sulit bagi kita untuk menemukan jawabannya. Ketika percaya kepada Tuhan dan mengikuti Tuhan, kita semua ingin masuk ke kerajaan Tuhan. Hanya dengan mempraktikkan firman Tuhan, mengikuti jalan Tuhan, dan menjadi orang yang melakukan kehendak Tuhan, kita bisa masuk kerajaan surga. Seperti yang Tuhan firmankan: "Engkau harus tahu orang-orang macam apa yang Aku inginkan; mereka yang tidak murni tidak diizinkan masuk ke dalam kerajaan, mereka yang tidak murni tidak diizinkan mencemarkan tanah yang kudus. Meskipun engkau mungkin sudah melakukan banyak pekerjaan, dan telah bekerja selama bertahun-tahun, pada akhirnya, jika engkau masih sangat kotor, maka menurut hukum Surga tidak dapat dibenarkan jika engkau berharap dapat masuk ke dalam kerajaan-Ku! Semenjak dunia dijadikan sampai saat ini, tak pernah Aku menawarkan jalan masuk yang mudah ke dalam kerajaan-Ku kepada orang-orang yang menjilat untuk mendapatkan perkenanan-Ku. Ini adalah peraturan surgawi, dan tak seorang pun dapat melanggarnya!" (Dikutip dari "Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Manusia Jalani") dari firman Tuhan kita memahami bahwa Tuhan itu benar dan kudus, Kerajaan Tuhan juga kudus, bagaimana Tuhan bisa mengizinkan orang yang kotor dan rusak masuk? Pada saat yang sama, kita telah melihat bahwa kehendak Tuhan adalah membawa orang-orang yang telah diselamatkan, mendapatkan penyucian dan mencapai perubahan, masuk ke dalam kerajaan-Nya. Setelah kita memahami kehendak Tuhan, kita harus mengikuti maksud-Nya untuk berusaha melakukan kehendak Tuhan, mengikuti jalan Tuhan untuk mencapai penyucian dan penyempurnaan, seperti Petrus yang bisa mengasihi Tuhan dan menaati-Nya sampai mati. Dengan cara ini, kita akan menjadi orang yang berkenan di hati Tuhan, adalah orang memiliki bagian dalam kerajaan surga.

Tinggalkan komentar