Berlangganan

Menu

berikutnya

Kumpulan lagu rohani terbaru 2020

2,687 Agustus 11, 2020
Navigasi cepat
1.Segala Ciptaan Harus Ada di Bawah Kekuasaan Tuhan
2.Kemuliaan Tuhan Bersinar dari Timur
3.Prinsip-Prinsip untuk Mencari Jalan yang Sejati
4.Tuhan yang Berinkarnasi Melakukan Pekerjaan yang Paling Penting dalam Penyelamatan
5.Tujuan Karya Pemurnian Tuhan
6.Makna Karya Penghakiman Tuhan pada Akhir Zaman
7.Semua yang Dibawa oleh Karya dan Firman Tuhan kepada Manusia adalah Kehidupan
8.Semua Akan Tunduk di Bawah Kekuasaan Tuhan
9.Mereka yang Akan Diselamatkan Tuhan adalah yang Terpenting di Hati-Nya
10.Firman Tuhan Yang Mahakuasa Menggenapi Semuanya
11.Beranikah Kau Menyatakan Nama Tuhan Tidak Pernah Dapat Berubah?
12.Karya Tuhan dalam Daging dan dalam Roh Punya Hakikat yang Sama
13.Sudahkah Engkau Mendengar Roh Kudus Berbicara?
14.Inkarnasi Tuhan Lebih Tepat untuk Karya Keselamatan
15.Tuhan Menyelamatkan Mereka yang Menyembah Tuhan dan Menjauhi Kejahatan

Segala Ciptaan Harus Ada di Bawah Kekuasaan Tuhan

Tuhan ciptakan s'galanya, dan Dia buat semuanya
di bawah pemerintahan-Nya, dan tunduk pada kekuasaan-Nya.
Dia memerintah s'galanya, kendalikan dalam tangan-Nya.
S'gala makhluk, gunung, sungai,
dan manusia di bawah pem'rintahan-Nya.
S'mua di langit dan di bumi, ada di bawah kekuasaan-Nya.
S'mua harus tunduk, tanpa pilihan.
Inilah titah Tuhan dan otoritas-Nya.

Tuhan ciptakan s'galanya, dan Dia buat semuanya
di bawah pemerintahan-Nya, dan tunduk pada kekuasaan-Nya.
S'galanya diperintah Tuhan. Dia mengatur, tempatkan semua,
masing-masing sesuai jenisnya
dan kehendak-Nya tentukan posisinya.
S'mua di langit dan di bumi, ada di bawah kekuasaan-Nya.
S'mua harus tunduk, tanpa pilihan.
Inilah titah Tuhan dan otoritas-Nya.

Sehebat apa pun ciptaan, takkan pernah bisa ungguli Tuhan.
Semua layani umat ciptaan-Nya,
tiada b'rani tantang dan tuntut Tuhan.
Manusia, ciptaan Tuhan, harus laksanakan tugasnya.
Entah tuan atau penguasa s'galanya, meskipun tinggi statusnya
tetap kecil di bawah pemerintahan Tuhan.
Manusia tak berarti, ciptaan Tuhan,
yang takkan pernah lampaui Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kemuliaan Tuhan Bersinar dari Timur

1
Saat Tuhan masuk langit, bumi baru,
Dia ungkapkan bagian lain kemuliaan-Nya.
Dia tunjukkan pertama di Kanaan,
lalu seberkas terang sinari keg'lapan bumi.
Biar s'mua datang ke terang, ambil kekuatannya,
dan kemuliaan-Nya kembali tampak ke semua bangsa.
Biar semua tahu Tuhan t'lah datang ke bumi,
bawa kemuliaan dari Israel ke Timur.
Kemuliaan-Nya bersinar di Timur,
dibawa dari Zaman Kasih Karunia.
Dia berangkat dari Israel,
lalu tibalah Dia di Timur, dan tinggal.
Kilat dari Timur ke Barat.
Tuhan datang ke Timur, bukan Barat.
Dan Dia membawa tanah Kanaan
untuk m'reka yang di neg'ri Timur.
Kilat menyambar dari Timur ke Barat.
2
Saat t'rang di Timur mulai benderang,
keg'lapan di bumi menjadi terang.
Manusia tahu Tuhan kini di Timur,
dan Dia telah meninggalkan Israel.
Dulu Tuhan turun di Israel,
lalu Dia t'lah tinggalkan neg'ri itu.
Kar'na pekerjaan-Nya pimpin semesta,
Dia takkan lahir lagi di Israel.
Kilat dari Timur ke Barat.
Tuhan datang ke Timur, bukan Barat.
Dan Dia membawa tanah Kanaan
untuk m'reka yang di neg'ri Timur.
Kilat menyambar dari Timur ke Barat.
3
Dia ingin bawa semua orang ke Kanaan,
di sana Dia berfirman mengatur semesta.
Tiada t'rang s'lain yang di Kanaan,
dingin dan lapar di luar Kanaan.
Kilat dari Timur ke Barat.
Tuhan datang ke Timur, bukan Barat.
Dan Dia membawa tanah Kanaan
untuk m'reka yang di neg'ri Timur.
Kilat menyambar dari Timur ke Barat.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Prinsip-Prinsip untuk Mencari Jalan yang Sejati

Apa prinsip 'tuk cari jalan sejati?
Lihat apakah Roh bekerja, kebenaran diungkap;
siapa yang disaksikan, apa yang kau dapat.
Percaya Tuhan berarti percaya Roh-Nya.
Iman pada inkarnasi Tuhan
b'rarti percaya Dia perwujudan Roh Kudus.
Dia Roh Tuhan yang menjadi daging.
Dia Firman yang s'karang jadi daging.

Kau lihat adakah kebenaran dalamnya.
Kebenaran, ialah watak manusia normal,
termasuk akal budi, wawasan, hikmat,
ilmu dasar 'tuk menjadi manusia.
Kebenaran adalah tuntutan Tuhan sejak awal ciptaan.
Apa ini jalan ke hidup normal?
Apa kebenaran ajari manusia hidupi kemanusiaan yang normal?
Apakah praktis, tepat waktu?
Jika ada kebenaran, 'kan ada pengalaman nyata,
kemanusiaan, akal m'reka 'kan disempurnakan,
hidup spiritual dan jasmani akan lebih teratur,
emosi m'reka lebih normal.

Satu prinsip lagi 'tuk ta'u jalan yang s'jati.
Membantu manusia mengenal Tuhan kah? Lebih kenal Tuhan?
Keb'naran harus buat manusia
kasihi Tuhan, mendekat ke hadirat-Nya,
bawa realitas, persediaan hidup.
Temukan prinsip itu, ketemu jalan s'jati.
Temukan jalan yang b'nar, temukan jalan s'jati.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan yang Berinkarnasi Melakukan Pekerjaan yang Paling Penting dalam Penyelamatan

I
Karya oleh inkarnasi Tuhan
ialah karya terbesar.
Karya oleh inkarnasi Tuhan
paling mendalam dari s'mua.
Dari tiga tahap karya-Nya,
dua inilah yang terpenting;
dua tahap karya ini,
karya Tuhan dalam daging.

Bagian terpenting dari karya Tuhan
dilakukan dalam daging.
Peny'lamatan manusia oleh Tuhan
harus dilakukan dalam daging.
Manusia m'rasa Tuhan dalam daging
tak berkaitan dengan m'reka, tapi Dia peduli
nasib dan keb'radaan manusia,
s'bab Dia lakukan karya-Nya.
II
Kerusakan manusia ialah
halangan karya Tuhan.
Kualitas manusia buruk,
lingkungan berseteru.
Karya akhir zaman sangatlah sulit.

Namun hasil yang seharusnya 'kan tercapai
pada akhir karya.

Bagian terpenting dari karya Tuhan
dilakukan dalam daging.
Peny'lamatan manusia oleh Tuhan
harus dilakukan dalam daging.
Manusia m'rasa Tuhan dalam daging
tak berkaitan dengan m'reka, tapi Dia peduli
nasib dan keb'radaan manusia,
s'bab Dia lakukan karya-Nya.
III
Karya Tuhan 'kan capai hasil tepat.
Tanpa cacat, karya-Nya 'kan mencapainya.
Inilah hasil dari karya, karya dalam daging,
lebih meyakinkan dari pekerjaan Roh.

Tiga tahap karya ini harus dis'lesaikan
oleh Tuhan dalam daging.
Tiga tahap karya ini harus dis'lesaikan
oleh inkarnasi Tuhan.

Bagian terpenting dari karya Tuhan
dilakukan dalam daging.
Peny'lamatan manusia oleh Tuhan
harus dilakukan dalam daging.
Manusia m'rasa Tuhan dalam daging
tak berkaitan dengan m'reka, tapi Dia peduli
nasib dan keb'radaan manusia,
s'bab Dia lakukan karya-Nya.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tujuan Karya Pemurnian Tuhan


Pemurnian tidaklah mudah 'tuk s'mua orang,
sukar untuk men'rima prosesnya.
Namun dalam pemurnian, Tuhan ungkap
watak keb'naran-Nya k'pada manusia;
Dia tunjukkan syarat-Nya,
memb'ri penc'rahan,
pemangkasan, dan penanganan.

Pemurnian bukan m'nyingkirkan orang
dari hadapan Tuhan,
bukan pula membuangnya ke n'raka.
Namun, 'tuk m'ngubah watak manusia,
tujuan, cara pandang,
kasih m'reka k'pada Tuhan,
dan m'ngubah hidup m'reka,
m'ngubah hidup m'reka.

Dengan bandingkan fakta dan kebenaran,
Tuhan b'ri manusia pengetahuan
tentang keb'naran, kehendak-Nya,
dan diri m'reka,
agar kasih m'reka kepada-Nya lebih murni.
Ini tujuan dari karya pemurnian Tuhan.

Pemurnian bukan m'nyingkirkan orang
dari hadapan Tuhan,
bukan pula membuangnya ke n'raka.
Namun, 'tuk m'ngubah watak manusia,
tujuan, cara pandang,
kasih m'reka k'pada Tuhan,
dan m'ngubah hidup m'reka,
m'ngubah hidup m'reka.

S'mua karya 'tuk manusia
penting dan punya tujuan.
Karya Tuhan s'lalu berarti
dan menguntungkan manusia.
Pemurnian ialah ujian
dan latihan nyata manusia.
Hanya lewat pemurnian, kasih m'reka
memenuhi fungsinya.

Pemurnian bukan m'nyingkirkan orang
dari hadapan Tuhan,
bukan pula membuangnya ke n'raka.
Namun, 'tuk m'ngubah watak manusia,
tujuan, cara pandang,
kasih m'reka k'pada Tuhan,
dan m'ngubah hidup m'reka,
m'ngubah hidup m'reka.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Makna Karya Penghakiman Tuhan pada Akhir Zaman

Pada akhir zaman, Kristus pakai kebenaran 'tuk mengajar,
juga untuk menyingkap esensi manusia, membedah kata, perbuatannya.

Firman mengandung keb'naran tentang tugas dan cara setia,
taat kepada Tuhan dan hidup dalam kemanusiaan normal, hikmat dan watak Tuhan, dan lainnya.

Firman ini ditujukan pada esensi dan k'rusakan manusia.
Firman yang singkapkan betapa manusia menolak Tuhan,
ditujukan kepada manusia s'bagai perwujudan Iblis dan musuh Tuhan.
Karya penghakiman buat manusia memahami wajah sejati Tuhan,
kenyataan tentang pemb'rontakan m'reka;
buat m'reka tahu kehendak-Nya, tujuan karya-Nya, misteri yang tak terpahami,
tahu hakikat, akar kerusakan, dan keburukan manusia. 

Tuhan tak hanya pakai firman untuk perjelas natur manusia,
Dia menyingkap, menangani, memangkas, s'lagi lakukan karya penghakiman-Nya.

Cara ini tak tergantikan oleh kata biasa,
tapi oleh keb'naran yang manusia tak punya,
yakni penghakiman yang buat manusia k'nal Tuhan,
meyakinkan manusia 'tuk tunduk kepada Tuhan.
Karya penghakiman buat manusia memahami wajah sejati Tuhan,
kenyataan tentang pemb'rontakan m'reka;
buat m'reka tahu kehendak-Nya, tujuan karya-Nya, misteri yang tak terpahami,
tahu hakikat, akar kerusakan, dan keburukan manusia.
Ini hasil karya penghakiman, s'bab karya ini buka keb'naran, jalan, hidup Tuhan 'tuk s'mua orang percaya.
Inilah karya penghakiman-Nya.

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Semua yang Dibawa oleh Karya dan Firman Tuhan kepada Manusia adalah Kehidupan

Dia Raja pemenang dalam karya baru-Nya.

Kekuatan musuh dan kesesatan manusia
diinjak di bawah kaki-Nya.
Setiap tahapan baru yang dikerjakan-Nya,
harus dikembangkan di antara manusia,
dikerjakan tanpa halangan di semesta
sampai Dia g'napkan karya agung-Nya.

Ini kemahakuasaan dan hikmat Tuhan.
Di dalam Tuhan, tidak ada larangan.
Ada prinsip di karya-Nya, tapi bukan larangan,
s'bab Tuhan sendiri kebenaran, jalan, dan hidup.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Semua Akan Tunduk di Bawah Kekuasaan Tuhan

Semua berubah menurut pekerjaan Tuhan.
Manusia tak berkembang sendiri,
tidak pula waktu, alam, atau dunia.
S'mua b'rubah saat Tuhan berkarya.
Dan semua ciptaan 'kan datang,
orang dari s'mua agama tunduk di bawah kuasa satu Tuhan.
Hanya Tuhan yang mampu, tiada pemuka agama yang mampu.
S'mua orang hidup di bawah satu Tuhan, Dialah yang pimpin.
Pemuka agama hanya manusia, tak s'banding Tuhan.
Semua dalam tangan Pencipta, akhirnya kembali ke tangan-Nya.
Apa pun agamamu, tiap orang akan tunduk pada Tuhan.
Sebab Tuhan Yang Mahatinggi.
Bahkan pemimpin tertinggi akan kembali
di bawah kekuasaan-Nya.
Tiada yang dapat bawa manusia ke tujuan,
atau kelompokkan semua sesuai jenisnya.

Dapatkah yang tak ciptakan dunia berkuasa mengakhirinya?
Hanya Dia yang menciptakan yang mengakhiri zaman ini,
hanya Dia yang menciptakan.
M'reka yang tak punya kuasa ini bukan Tuhan atas manusia.
Karya ini di luar kemampuan m'reka.
Hanya Tuhan yang mampu selesaikan karya ini.
Pemuja berhala, dibenci oleh Tuhan.
Semua dalam tangan Pencipta, akhirnya kembali ke tangan-Nya.
Apa pun agamamu, tiap orang akan tunduk pada Tuhan.
Sebab Tuhan Yang Mahatinggi.
Bahkan pemimpin tertinggi akan kembali di bawah kekuasaan-Nya.
Tiada yang dapat bawa manusia ke tujuan,
atau kelompokkan semua sesuai jenisnya.

Tuhan berkarya di s'luruh dunia;
s'mua karya-Nya, dalam Roh atau daging.
Dia Tuhan umat manusia,
dan bebas 'tuk berkarya, tak terbatas kondisi!
dan bebas 'tuk berkarya, tak terbatas kondisi!
Semua dalam tangan Pencipta, akhirnya kembali ke tangan-Nya.
Apa pun agamamu, tiap orang akan tunduk pada Tuhan.
Sebab Tuhan Yang Mahatinggi.
Bahkan pemimpin tertinggi akan kembali
di bawah kekuasaan-Nya.
Tiada yang dapat bawa manusia ke tujuan,
atau kelompokkan semua sesuai jenisnya.
Hanya Yahweh yang dapat lakukan ini,
Sang Pencipta umat manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Mereka yang Akan Diselamatkan Tuhan adalah yang Terpenting di Hati-Nya

Betapa penting karya penyelamatan,
lebih penting dari apa pun 'tuk Tuhan.
Dengan perencanaan, tak hanya firman,
Dia buat semua 'tuk manusia.
O betapa penting karya penyelamatan 'tuk Tuhan dan manusia.
Tuhan sibuk, Dia berusaha.
Dia atur karya-Nya, memerintah segalanya.
Tuhan telah bayar harga yang mahal.
Tuhan ungkap sedikit sedikit dalam karya-Nya,
yang Dia punya, harga yang Dia bayar,
hikmat, kuasa, semua watak-Nya.
Agar di s'luruh semesta,
selain orang yang ingin diselamatkan-Nya,
tiada makhluk yang sangat dekat dengan Tuhan,
yang punya hubungan sangat erat dengan-Nya.
Tak peduli kesukaran, tak peduli rintangan,
betapa lemah dan membangkang manusia,
tiada yang dapat hentikan Tuhan, tiada yang sulit.

Tuhan dekat, betapa erat
bagi yang Dia pilih 'tuk dis'lamatkan.
Di semesta ini, siapa pernah punya
hubungan sangat erat dengan Tuhan?
Di hati-Nya, mereka paling penting, Dia sungguh hargai m'reka.
Mereka lukai, tak taat Tuhan.
Walau Dia bayar harga besar untuk mereka,
tak lelah Tuhan berkarya, tanpa sesal,
tahu manusia 'kan digerakkan firman-Nya,
'kan sadari panggilan-Nya,
mengenal Dia Tuhan, kembali ke sisi-Nya.
Tak peduli kesukaran, tak peduli rintangan,
betapa lemah dan membangkang manusia,
tiada yang dapat hentikan Tuhan, tiada yang sulit.
Wow … wow … wow … wow …
Tuhan telah bayar harga yang mahal.
Wow … wow … wow … wow …
Mereka lukai, tak taat Tuhan.
Wow … wow … wow … wow…
Tiada yang sulit.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Firman Tuhan Yang Mahakuasa Menggenapi Semuanya

Di tangan-Nya, Tuhan pegang tujuh bintang.
Dia menyandang tujuh Roh dan tujuh mata,
buka tujuh met'rai dan gulungan kitab.
Dia pegang tujuh tulah dan tujuh cawan.
Segala makhluk yang diciptakan-Nya
dan semua yang t'lah digenapkan-Nya
memberi pujian, kemuliaan,
tinggikan takhta-Nya.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Kaulah s'galanya! Semua genap oleh Engkau.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Kau t'lah s'lesaikan s'mua. Semua genap oleh Engkau.
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.

Dia melepaskan tujuh guruh;
sesudah ketujuh sangkakala.
Berlimpah, s'mua hidup, dari kekal sampai kekekalan.
S'mua menyanyi memuji Engkau.
Tuhan Mahakuasa, Kau hakimi musuh-Mu.
Ada murka dan kemuliaan-Mu.
Kemuliaan-Mu tiada bandingnya,
dan kemuliaan-Mu kekal s'lamanya.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
S'mua orang harus bangkit dan bernyanyi, bersorak,
memuji segenap kekuatan pada
Tuhan yang mulia.
Kau mahakuasa, benar.
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.

Tuhan Mahakuasa, penuh kuasa,
genapkan semua, Tuhan yang sejati!
Tuhan Mahakuasa, penuh kuasa,
genapkan semua, Tuhan yang sejati!
Tuhan Mahakuasa, penuh kuasa,
genapkan semua, Tuhan yang sejati!
Tuhan Mahakuasa, penuh kuasa,
genapkan semua, Tuhan yang sejati!
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
S'mua terang dan terbebas, s'mua kuat dan s'muanya merdeka.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.
Tuhan Mahakuasa, mulia dan benar!
Tiada rahasia yang tersembunyi bagi-Mu.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Beranikah Kau Menyatakan Nama Tuhan Tidak Pernah Dapat Berubah?


Beb'rapa berkata nama Tuhan tak b'rubah.
Lalu, kenapa Yahweh jadi Yesus?
Dinubuatkan Mesias akan datang,
lalu kenapa Yesus yang datang?
K'napa nama Tuhan berubah?
Tak bisakah Dia buat karya baru?

Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau karya-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya
tak 'kan berubah selamanya.
Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau nama-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya tak 'kan berubah
selamanya, selamanya.

Karya dulu dapat diubah,
dan karya Yesus m'lanjutkan karya Yahweh.
Tak bisakah karya yang lain
mengikuti karya Yesus?
Jika nama Yahweh dapat diubah jadi Yesus,
tak bisakah nama Yesus diubah?
S'mua ini tak aneh;
hanya saja orang sangat berpikiran sempit.

Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau karya-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya
tak 'kan berubah selamanya.
Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau nama-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya
tak 'kan berubah selamanya.

Jika percaya nama Tuhan hanya Yesus,
pikiranmu terlalu sempit.
B'ranikah kau berkata nama Tuhan
ialah Yesus 'tuk s'lamanya,
bahwa nama Yesus yang mengakhiri Zaman
Taurat dan juga zaman akhir?
Siapa berkata anug'rah Yesus
dapat mengakhiri zaman?

Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau karya-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya
tak 'kan berubah selamanya.
Tuhan 'kan tetap Tuhan.
Walau nama-Nya berubah,
watak dan hikmat-Nya tak 'kan berubah
selamanya, selamanya.
Selamanya, selamanya. Selamanya.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Karya Tuhan dalam Daging dan dalam Roh Punya Hakikat yang Sama


Kristus adalah Tuhan yang berinkarnasi.
Dia daging yang dik'nakan Roh Tuhan.
Daging yang bukan s'perti manusia biasa,
Dialah inkarnasi Roh, bukan darah dan daging.
Dia adalah manusia biasa tapi Dia juga Tuhan sepenuhnya.
Kemanusiaan-Nya m'nopang hidup manusia-Nya;
dan keilahian-Nya m'ngerjakan karya Tuhan.

Kedua-duanya tunduk kepada kehendak Bapa.
Kristus itu ilahi, hakikat-Nya Roh.
Hakikat-Nya ialah Tuhan sendiri;
hakikat ini tak ganggu karya-Nya.
Tak pernah Dia kacaukan karya-Nya sendiri,
dan perkataan-Nya tak 'kan menentang kehendak-Nya.
Ini harus dimengerti oleh s'tiap manusia.

S'bagai Roh atau daging,
s'mua menggenapkan satu kehendak.
S'bagai Roh atau daging,
s'mua mengerjakan karya yang sama.
Meskipun daging dan Roh berbeda kualitas,
hakikatnya sama:
hakikat Tuhan sendiri.
Keduanya punya identitas Tuhan.

Karya Roh Kudus ialah s'lamatkan manusia,
itu demi peng'lolaan Tuhan.
Karya Kristus ialah juga 'tuk meny'lamatkan manusia,
dan itu adalah demi kehendak Tuhan.
S'bab Tuhan jadi daging,
hakikat-Nya diwujudkan di dalam inkarnasi-Nya
maka daging-Nya cukup untuk kerjakan karya-Nya,
menangani perkerjaan yang Dia inginkan.

Itu sebabnya karya Roh
digantikan karya Kristus selama inkarnasi.
Karya inti s'lama inkarnasi adalah karya Kristus.
Yang tak dapat bercampur dengan karya zaman lain.
Roh Tuhan dapat m'lakukan karya keselamatan;
begitu pun saat Dia jadi manusia.
Tuhan s'lalu kerjakan sendiri karya-Nya.

S'bagai Roh atau daging,
s'mua menggenapkan satu kehendak.
S'bagai Roh atau daging,
s'mua mengerjakan karya yang sama.
Meskipun daging dan Roh berbeda kualitas,
hakikatnya sama:
hakikat Tuhan sendiri.
Keduanya punya identitas Tuhan.

Tuhan tak menyela atau mencampuri karya-Nya.
Dalam karya-Nya, tak ada konflik,
kar'na karya Roh dan karya inkarnasi
memiliki hakikat yang sama.

S'bagai Roh atau daging,
s'mua menggenapkan satu kehendak.
S'bagai Roh atau daging,
s'mua mengerjakan karya yang sama.
Meskipun daging dan Roh berbeda kualitas,
hakikatnya sama:
hakikat Tuhan sendiri.
Keduanya punya identitas Tuhan.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Sudahkah Engkau Mendengar Roh Kudus Berbicara?


Pada akhir zaman,
Tuhan mengerjakan karya firman,
Tuhan yang berinkarnasi berfirman,
dan firman yang demikian berasal dari Roh Kudus,
s'bab Tuhan itu Roh, dapat berinkarnasi.

Ada banyak orang konyol
percaya bahwa firman dari Roh Kudus seharusnya
turun dari surga langsung ke telinga manusia.
Yang demikian tak paham karya Tuhan.

Keb'narannya, inkarnasi Tuhan
mengucapkan firman yang b'rasal dari Roh Kudus.

Biar yang bert'linga mendengar
apa yang Roh katakan k'pada gereja.
Apakah kau sudah mendengar perkataan dari Roh Kudus?
Firman dari Tuhan t'lah datang,
apakah kau dengar?
Apakah kau dengar?

M'reka yang menolak inkarnasi Tuhan tak kenal
Roh Kudus atau prinsip-prinsip kerja Tuhan.
M'reka yang berpikir inilah zamannya Roh Kudus
tapi m'nolak karya baru-Nya,
k'yakinan m'reka samar.

Orang yang demikian
tak 'kan dapat menerima karya nyata Roh Kudus.
M'reka yang hanya mengharapkan perkataan
dan karya Roh Kudus,
tapi m'nolak yang dari inkarnasi Tuhan,

tak 'kan bisa melangkah masuk ke dalam zaman baru,
m'reka tak 'kan s'penuhnya diselamatkan.

Biar yang bert'linga mendengar
apa yang Roh katakan k'pada gereja.
Apakah kau sudah mendengar perkataan dari Roh Kudus?
Firman dari Tuhan t'lah datang, apakah kau dengar?
Apakah kau dengar?

Roh Kudus tak akan berbicara langsung kepada manusia,
Yahweh tak bicara langsung ke orang,
bahkan di Zaman Hukum Taurat,
(bahkan di Zaman Hukum Taurat)
apalagi di zaman ini.
Dia harus menjadi manusia untuk
bicara dan kerja agar bisa
mencapai tujuan-Nya.

Biar yang bert'linga mendengar
apa yang Roh katakan k'pada gereja.
Apakah kau sudah mendengar perkataan dari Roh Kudus?
Firman dari Tuhan t'lah datang,
apakah kau dengar?
Apakah kau dengar?
Apakah kau dengar?
Apakah kau dengar?

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Inkarnasi Tuhan Lebih Tepat untuk Karya Keselamatan

Inkarnasi Tuhan saat ini
Dialah yang menghakimi
manusia di akhir zaman.

S'bab yang dihakimi secara langsung
ialah manusia dan bukan roh Iblis,
penghakiman dibuat di antara manusia,
bukan di alam spiritual.
Seandainya Roh Tuhan yang kerjakan karya ini,
penghakiman tak akan bisa lengkap.
Sangat sukar bagi manusia 'tuk men'rimanya,
s'bab m'reka tak bisa m'lihat langsung Roh Tuhan.

Maka hasilnya pun tidak bisa cepat
dan membuat manusia jadi semakin sukar
'tuk melihat dengan jelas
watak Tuhan yang tidak dapat disinggung.

'Tuk mengerjakan karya penghakiman
atas kerusakan umat manusia,
tak seorang pun yang tepat dan yang layak
s'lain daripada Tuhan yang telah berinkarnasi.

Iblis hanya dapat dikalahkan bila
inkarnasi Tuhan hakimi manusia.
Meskipun Dia manusia biasa,
Dia bisa menghakimi p'langgaran manusia.
Ini m'nunjukkan Dia kudus dan berbeda.
Hanya Tuhan yang bisa menghakimi manusia,
kar'na Dialah kebenaran dan keadilan.
Selain Tuhan, tiada yang patut menghakimi.

'Tuk menghakimi penentangan manusia,
Dia ungkap ketidaktaatan mereka.
Hasil karya Tuhan di dalam daging lebih jelas
daripada yang dikerjakan Roh.

'Tuk mengerjakan karya penghakiman
atas kerusakan umat manusia,
tak seorang pun yang tepat dan yang layak
s'lain daripada Tuhan yang telah berinkarnasi.

Dia berkuasa menaklukkan,
manusia yang dulu menentang sekarang tunduk,
melepaskan gagasannya,
dulu m'nolak, s'karang m'ngasihi.
Itu hasil karya inkarnasi Tuhan.
Yang menerima penghakiman-Nya dis'lamatkan,
dan m'reka perlahan mengenal-Nya lewat firman,
dan t'lah ditaklukkan saat masih menentang-Nya.

Manusia t'rima kehidupan dari-Nya,
saat t'rima penghakiman-Nya.
Ini karya dari Tuhan dalam daging,
bukan karya dari Tuhan s'bagai Roh.

'Tuk mengerjakan karya penghakiman
atas kerusakan umat manusia,
tak seorang pun yang tepat dan yang layak
s'lain daripada Tuhan yang telah berinkarnasi.

Ini bukan Roh Tuhan tapi inkarnasi Tuhan,
Dia yang menghakimi seluruh umat manusia.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Tuhan Menyelamatkan Mereka yang Menyembah Tuhan dan Menjauhi Kejahatan


Di masa Nuh, manusia menyimpang,
jadi sangat rusak dan kehilangan berkat Tuhan,
tak dipedulikan Tuhan, kehilangan janji-Nya.
Tanpa t'rang Tuhan, m'reka hidup dalam g'lap,
sifat m'reka menjadi cabul,
jatuh dalam k'rusakan meng'rikan.
Hanya Nuh jauhi k'jahatan, sembah Tuhan,
jadi dia dapat dengar suara Tuhan
dan dengar instruksi Tuhan,
bangun baht'ra sesuai perintah-Nya.
Nuh mengumpulkan s'gala makhluk ciptaan
dari setiap jenis dan ragam.
Saat semua persiapan selesai,
Tuhan hancurkan dunia.

M'reka t'lah jatuh hingga tak dapat
t'rima janji-janji dari Tuhan.
M'reka tak layak menyaksikan wajah-Nya,
tak mampu mendengar suara-Nya.
S'bab m'reka tinggalkan Dia,
campakkan pemberian-Nya.
M'reka tinggalkan, lupakan ajaran-Nya.
Hanya Nuh jauhi k'jahatan, sembah Tuhan,
jadi dia dapat dengar suara Tuhan
dan dengar instruksi Tuhan,
bangun baht'ra sesuai perintah-Nya.
Nuh mengumpulkan s'gala makhluk ciptaan
dari setiap jenis dan ragam.
Saat semua persiapan selesai,
Tuhan hancurkan dunia.

M'reka sungguh menyimpang dan rusak,
kehilangan akal dan kemanusiaan.
Kejahatannya parah dan buruk,
mereka makin dekat pada maut.
Mereka makin jauh dari jalan Tuhan,
sehingga Tuhan murka dan menghukum m'reka.
Hanya Nuh jauhi k'jahatan, sembah Tuhan,
jadi dia dapat dengar suara Tuhan
dan dengar instruksi Tuhan,
bangun baht'ra sesuai perintah-Nya.
Nuh mengumpulkan s'gala makhluk ciptaan
dari setiap jenis dan ragam.
Saat semua persiapan selesai,
Tuhan hancurkan dunia.

Hanya Nuh dan k'luarganya yang tetap hidup,
hanya dia dan tujuh anggota k'luarganya.
S'bab Nuh jauhi k'jahatan dan sembah Tuhan.
Ya, Nuh jauhi k'jahatan dan sembah Tuhan.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tinggalkan komentar