Berlangganan

Menu

berikutnya

Lagu rohani kristen tentang iman - Perkuat Iman kepada Tuhan

10,186 Desember 13, 2020
Navigasi cepat
1.00:00:00:00 Apakah Iman Sejati Itu?
2.00:03:27:21 Ujian Memerlukan Iman
3.00:07:32:18 Yang Tuhan Sempurnakan adalah Iman
4.00:11:30:01 Kasih Manusia Menjadi Murni Hanya Melalui Penderitaan Pemurnian
5.00:15:04:17 Hanya Lewat Ujian yang Menyakitkan, Kau Dapat Mengenal Keindahan Tuhan
6.00:21:22:10 Jika Sakit Datang, Ada Kasih Tuhan
7.00:25:26:03 Pemurnian adalah Cara Terbaik bagi Tuhan untuk Menyempurnakan Manusia
8.00:30:07:22 Ujian dan Pemurnian dari Tuhan adalah untuk Menyempurnakan Manusia
9.00:34:39:23 Pemurnian Tuhan Atas Manusia adalah yang Paling Bermakna
10.00:39:31:17 Hanya Melalui Penderitaan dan Ujian, Engkau Benar-Benar Bisa Mengasihi Tuhan
11.00:44:01:18 Berusahalah Kasihi Tuhan Tak Peduli Seberapa Besar Penderitaanmu
12.00:49:20:22 Kau Dapat Diselamatkan Jika Tidak Meninggalkan Kebenaran

Apakah Iman Sejati Itu?

Apakah iman itu?
Kepercayaan dan hati yang murni
ketika tak dapat
melihat, menyentuh,
saat karya Tuhan tak
sesuai konsep manusia
dan di luar jangkauan.
Inilah arti iman.

Orang butuh iman
di pemurnian, k'sulitan.
Iman bawa pemurnian;
dua hal yang tak terpisahkan.
Tak peduli lingkungan,
cara Tuhan bekerja,
carilah keb'naran, hidup,
biarkan Dia kerja dalammu,
pahami perbuatan-Nya,
berbuat sesuai keb'naran.
Inilah imanmu
dan harapanmu tak hilang.

Kejarlah kehidupan, dan puaskan Tuhan.
Inilah iman dan kasih sejati.

Saat kau dimurnikan,
jangan ragukan Tuhan.
Tetap kejar kebenaran
dan mengasihi Tuhan.
Apa pun yang Dia perbuat,
lakukanlah keb'naran
dan cari kehendak-Nya.
Inilah iman sejati.

Kejarlah kehidupan, dan puaskan Tuhan.
Inilah iman dan kasih sejati.

Saat Tuhan katakan kau 'kan jadi raja
dan tunjukkan diri-Nya,
kau mengasihi dan mengejar-Nya.
Namun saat Dia sembunyi
dan masalah menimpa,
apa kau kehilangan harapanmu k'pada-Nya?

Kejarlah kehidupan, dan puaskan Tuhan.
Inilah iman dan kasih sejati.

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Silakan bergabung dengan grup belajar online secara gratis dan berdiskusi bersama:

A. Bagaimana menyambut kedatanganTuhan

B. Bagaimana cara memasuki kerajaan surga

C. Bagaimana menyingkirkan dosa

D. Bagaimana cara dilindungi oleh Tuhan selama bencana

Ujian Memerlukan Iman

Saat ujian, manusia bisa lemah, p'rasaan negatif muncul.
M'reka kurang paham 'kan kehendak Tuhan
dan jalan terbaik m'lakukannya.
Percayalah pada karya-Nya, s'perti Ayub,
yang lemah, kutuki k'lahirannya,
tapi tak sangkal Tuhan yang memberi, dan Dia juga yang mengambil.
Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,
Dia sempurnakan iman, aspirasimu.
Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,
imanmu yang diperlukan.

Perlu iman, 'tuk hal tak terlihat,
yang tersembunyi dari matamu,
saat kau tak bisa lepas gagasanmu,
tak paham karya Tuhan, b'rimanlah!
Teguhlah dan jadi saksi.
Saat Ayub di tahap ini, Tuhan berfirman padanya.
Iman buatmu melihat dan disempurnakan Tuhan.
Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,
Dia sempurnakan iman, aspirasimu.
Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,
imanmu yang diperlukan.
Pemurnian apa pun dari firman Tuhan,
Dia sempurnakan iman, aspirasimu.
Saat kau tak bisa sentuh dan lihat,
imanmu yang diperlukan.
Oh, imanmu yang diperlukan.
Ya, imanmu yang diperlukan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Yang Tuhan Sempurnakan adalah Iman

Dalam tahap pekerjaan ini, iman yang besar dan kasih yang besar dituntut dari kita. Kita mungkin tersandung akibat kecerobohan yang paling kecil karena tahap pekerjaan ini berbeda dari yang sebelumnya. Yang sedang Tuhan sempurnakan adalah iman manusia—orang tidak dapat melihat atau menyentuhnya. Yang Tuhan lakukan adalah mengubah firman menjadi iman, menjadi kasih, dan hidup. Orang-orang harus mencapai titik di mana mereka telah mengalami ratusan pemurnian dan memiliki iman yang lebih besar dari iman Ayub. Mereka harus menanggung penderitaan luar biasa dan segala macam penderitaan tanpa pernah meninggalkan Tuhan. Ketika mereka taat sampai mati, dan memiliki iman yang besar kepada Tuhan, maka tahap pekerjaan Tuhan ini selesai. Tetapi Aku masih ingin mengingatkan engkau semua bahwa pekerjaan Tuhan tidak sesederhana seperti yang engkau semua bayangkan. Semakin kurang sejalan dengan pengertian orang-orang, semakin dalam maknanya, dan semakin sejalan dengan pengertian orang-orang, semakin kurang nilainya, dan tanpa makna yang sebenarnya. Pertimbangkan perkataan-perkataan ini dengan saksama.

Diadaptasi dari "Jalan ... (2)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kasih Manusia Menjadi Murni Hanya Melalui Penderitaan Pemurnian

1
S'panjang hidup,
Petrus alami ratusan ujian.
Pemurnian itu menjadi dasar
kasihnya pada Tuhan.
Itulah pengalaman paling penting di dalam hidupnya.
Dia kasihi Tuhan kar'na tekadnya,
tapi lebih kar'na pemurnian.
Penderitaan buat dia kasihi Tuhan,
itu yang paling berkesan baginya.
Jika manusia tak alami sakit
pemurnian saat kasihi Dia,
kasih manusia alami,
penuh preferensi manusia.
Jika manusia tak alami sakit
pemurnian saat kasihi Dia,
kasih m'reka penuh pikiran Iblis
tak bisa puaskan kehendak-Nya.
2
Bertekad tak sama dengan sungguh mengasihi Tuhan.
Meski yang m'reka pikirkan ialah mengasihi-Nya,
memuaskan-Nya, seakan semua adalah demi Tuhan,
di hadapan Tuhan, semua itu tak mendapat berkat-Nya.
Meskipun paham dan tahu semua keb'naran,
itu bukanlah tanda mengasihi-Nya.
Walau orang mengerti
keb'naran tanpa pemurnian,
mereka tak bisa melakukan kebenaran ini.
Hanya bila dimurnikan orang dapat pahami
makna sejati kebenaran,
dan hargai makna mendalamnya.
3
Saat itu mereka mampu
lakukan keb'naran dengan tepat.
Gagasan, kealamian
kemanusiaan mereka
susut saat itu;
pula s'mua emosi manusiawinya.
Saat itulah mereka sungguh mampu kasihi Tuhan.
Mengasihi Tuhan
bukan hasil pengetahuan lisan,
atau pemahaman, tapi harus bayar harga.
Manusia harus menderita dalam pemurnian.
Agar kasih m'reka murni
dan puaskan hati Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Hanya Lewat Ujian yang Menyakitkan, Kau Dapat Mengenal Keindahan Tuhan

Mengejar kepuasan Tuhan
ialah lakukan firman dengan kasih bagi Dia.
Jika yang lain hilang kekuatan,
hatimu tetap mengasihi-Nya,
teramat damba dan rindukan-Nya,
ini pertumbuhan nyata.
Lewat kesulitan, pemurnian
manusia tahu keindahan Tuhan.
Set'lah alami sampai s'karang,
dia tahu s'bagian keindahan Tuhan.
Sebab manusia begitu kekurangan,
dia harus lebih alami karya Tuhan,
dan s'mua pemurnian pend'ritaan,
agar wataknya dapat diubah,
agar wataknya dapat diubah.

Pertumbuhanmu bertumpu pada kasihmu 'kan Dia,
jika kau lulus ujian,
atau lemah dalam keadaan,
saat ditolak apakah kau bertahan.
Fakta akan menunjukkan
s'perti apa kasihmu.
Lewat kesulitan, pemurnian
manusia tahu keindahan Tuhan.
Set'lah alami sampai s'karang,
dia tahu s'bagian keindahan Tuhan.
Sebab manusia begitu kekurangan,
dia harus lebih alami karya Tuhan,
dan s'mua pemurnian pend'ritaan,
agar wataknya dapat diubah,
agar wataknya dapat diubah.

Dari banyak karya-Nya tampak
Ia sungguh kasihi manusia.
S'bab mata roh b'lum s'penuhnya terbuka,
tak mampu lihat kehendak Tuhan,
dan banyak pekerjaan-Nya,
dan banyak hal tentang keindahan-Nya.
S'dikit kasihnya 'tuk Tuhan.
Kau t'lah percaya Dia selama ini.
Penghakiman k'ras dan kes'lamatan tertinggi
dari-Nya tuntunmu ke jalan benar.
Lewat kesulitan, pemurnian
manusia tahu keindahan Tuhan.
Set'lah alami sampai s'karang,
dia tahu s'bagian keindahan Tuhan.
Sebab manusia begitu kekurangan,
dia harus lebih alami karya Tuhan,
dan s'mua pemurnian pend'ritaan,
agar wataknya dapat diubah,
agar wataknya dapat diubah.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"
dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Jika Sakit Datang, Ada Kasih Tuhan

Tuhan Yang Mahakuasa mem'rintah dari takhta-Nya.
Kuasai s'galanya, bimbing kita di bumi.
Datang pada-Nya, b'lajar senantiasa.
Semua orang, benda dan materi diperbolehkan takhta-Nya.
Jika sakit datang, Tuhan punya maksud baik.
Janganlah hatimu mengeluh.
Meski tubuh menderita, tolak gagasan Iblis.
Tetap puji Tuhan. Janganlah menyerah!
Saat kau cari, Dia sinarimu.
Saat kau cari, Dia sinarimu.

Setialah seperti Ayub. Tuhan tabib yang berkuasa.
Berdiamlah dalam roh, kau 'kan disembuhkan.
Dia takkan biarkanmu mati.
Kristus yang bangkit dalam kita, tapi iman kita kurang.
S'moga Dia b'rikan iman. Firman-Nya sungguh indah.
Firman-Nya adalah obat yang manjur untuk semua.

Buat setan dan iblis malu.
Firman-Nya 'kan s'lamatkan kita.
Firman-Nya menopang,
menghalau yang jahat, membawa kedamaian.
Iman bak jembatan kayu yang tak terseb'rangi pengecut.
Hanya yang berkorban bisa melaluinya.
Iblis t'rus membodohi.
Takut kita 'kan seb'rangi jembatan iman ke Tuhan.
Iblis buat banyak cara 'tuk kirim pikiran buruk.
Mohon Tuhan agar Dia sucikan kita.
Mendekatlah kepada Tuhan,
biarkan Tuhan kuasai kita.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pemurnian adalah Cara Terbaik bagi Tuhan untuk Menyempurnakan Manusia

I
Makin besar pemurnian
makin orang cinta Tuhan.
Siksaan di hati m'reka memb'rikan keuntungan.
Mereka akan damai,
lebih dekat dengan-Nya.
M'reka 'kan lihat kasih
dan kes'lamatan agung-Nya.
Pemurnian adalah cara terbaik
tuk sempurnakan manusia.
Hanya ujian dan pemurnian
buat orang sungguh cinta Tuhan.
II
Petrus lalui pemurnian
yang terjadi ratusan kali.
Sama seperti Ayub.
Kau pun harus dimurnikan,
harus lalui banyak ujian,
lalui langkah ini,
agar kau puaskan Tuhan,
dan Dia 'kan sempurnakanmu.
Pemurnian adalah cara terbaik
tuk sempurnakan manusia.
Hanya ujian dan pemurnian
buat orang sungguh cinta Tuhan.
Sungguh cinta Tuhan.
III
Ketika dimurnikan,
kau 'kan lihat kelemahanmu,
lihat s'mua kekuranganmu,
yang tak teratasi;
lihat ketidaktaatanmu.
Ujian tunjukkan keadaanmu.
buatmu lebih baik mampu disempurnakan.
Pemurnian adalah cara terbaik
tuk sempurnakan manusia.
Hanya ujian dan pemurnian
buat orang sungguh cinta Tuhan.
IV
Tanpa ada kesukaran,
tiada kasih sejati 'tuk Tuhan.
Tanpa hati mereka diuji,
tanpa ada pemurnian,
hati mereka ada
jauh di dunia luar.
Pemurnian adalah cara terbaik
tuk sempurnakan manusia.
Hanya ujian dan pemurnian
buat orang sungguh cinta Tuhan.
Sungguh cinta Tuhan, sungguh cinta Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ujian dan Pemurnian dari Tuhan adalah untuk Menyempurnakan Manusia

Jika kau percaya Tuhan, harus taat,
buat keb'naran dan p'nuhi s'mua tugasmu, oh, oh.
Harus tahu yang s'mestinya kau jalani.
Lewati penghakiman dan disiplin, oh, oh,
tapi kau tak tahu kapan Tuhan s'dang
b'rurusan denganmu, maka ini percuma.
Tak cukup hanya lewat s'kali pemurnian,
kau harus t'rus maju, terus maju.
Hei, cintai Tuhan tanpa henti, woah, woah.
Hei, s'buah p'lajaran tanpa batas.
S'makin ajaib karyanya Tuhan,
makin bernilai dan makin berarti.
S'makin tak dapat dimengerti olehmu,
makin tak sesuai pikiranmu,
s'makin Tuhan taklukkanmu
dan membuatmu sempurna.

Saat manusia dimurnikan, ia mend'rita,
makin kasihi Tuhan, kuasa-Nya nyata.
Tapi jika pemurnian-Nya kurang,
kasihnya pada Tuhan kurang, kuasa-Nya melemah. oh, oh.
Makin besar pemurnian dan aniaya,
makin dalam kasihnya pada Tuhan,
makin murni imannya dalam Tuhan,
dia akan kenal Tuhan makin dalam.
Hei, cintai Tuhan tanpa henti, woah, woah.
Hei, s'buah p'lajaran tanpa batas.
S'makin ajaib karyanya Tuhan,
makin bernilai dan makin berarti.
S'makin tak dapat dimengerti olehmu,
makin tak sesuai pikiranmu,
s'makin Tuhan taklukkanmu
dan membuatmu sempurna.

M'reka yang mend'rita pemurnian besar,
sangat kasihi dan sungguh mengenal-Nya.
M'reka yang tak s'kalipun ditangani
hanya punya pengetahuan dangkal.
S'telah ditangani dan didisiplinkan,
m'reka 'kan kenal Tuhan s'cara nyata.
S'makin ajaib karyanya Tuhan,
makin bernilai dan makin berarti.
S'makin tak dapat dimengerti olehmu,
makin tak sesuai pikiranmu,
s'makin Tuhan taklukkanmu
dan membuatmu sempurna.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pemurnian Tuhan Atas Manusia adalah yang Paling Bermakna

Sesuai dengan keadaan dan sikap manusia pada Tuhan,
Tuhan lakukan karya baru, agar manusia punya
pengetahuan dan ketaatan, kasih dan kesaksian tentang-Nya.
Maka manusia harus alami pemurnian Tuhan,
juga penghakiman, p'nanganan, pemangkasan-Nya,
tanpa itu manusia tak kenal Tuhan
dan takkan mampu untuk sungguh mengasihi dan menjadi saksi-Nya.

Pemurnian Tuhan tidak hanya
berdampak di satu sisi tapi banyak sisi.
Hanya dengan ini Tuhan memurnikan
mereka yang cari kebenaran.
Agar tekad dan kasih 'tuk Tuhan disempurnakan.
Disempurnakan Tuhan. Oh … disempurnakan Tuhan.

Pemurnian ini bermakna 'tuk mereka
yang cari kebenaran dan merindukan-Nya.
Pemurnian ini membantu 'tuk mereka
yang cari kebenaran dan merindukan-Nya.

Selama pemurnian, Tuhan umumkan
watak-Nya yang benar dan persyaratan-Nya.
Dia sediakan pencerahan, lakukan pemangkasan dan penanganan.
Dengan perbandingan fakta dan kebenaran,
Dia beri manusia pengetahuan tentang dirinya, dan kebenaran,
pemahaman tentang kehendak Tuhan,
biarkan manusia kasihi Tuhan dengan lebih murni.
Pemurnian Tuhan tidak hanya
berdampak di satu sisi tapi banyak sisi.
Hanya dengan ini Tuhan memurnikan
mereka yang cari kebenaran.
Agar tekad dan kasih 'tuk Tuhan disempurnakan.
Disempurnakan Tuhan. Oh … disempurnakan Tuhan.
Oh … disempurnakan Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Hanya Melalui Penderitaan dan Ujian, Engkau Benar-Benar Bisa Mengasihi Tuhan


Seb'rapa kau m'ngasihi Tuhan?
Seb'rapa kau tahu yang Dia buat bagimu?
P'lajarilah.
Saat Tuhan datang,
yang Dia kerjakan dan tunjukkan
ialah agar manusia mengasihi, meng'nal-Nya.
Manusia sanggup mend'rita bagi Tuhan sampai s'karang
kar'na kasih Tuhan,
dan kar'na penyelamatan-Nya.
Juga kar'na penghakiman-Nya
dan karya hajaran-Nya yang t'lah Tuhan lakukan.

Tanpa penghakiman, ujian, dan hajaran-Nya,
tanpa Tuhan membuatmu lewati pend'ritaan,
kau tak sungguh m'ngasihi-Nya.
Makin besar karya Tuhan dan d'rita manusia,
makin kau tahu b'tapa b'rartinya karya-Nya,
dan kau makin bisa m'ngasihi-Nya.
Kau tak bisa mengasihi-Nya
tanpa pemurnian dan ujian.
Jika Dia hanya b'ri rahmat dan kasih,
dapatkah kau sungguh m'ngasihi-Nya?

Saat Tuhan memberi ujian,
manusia sadar akan kekurangannya;
dia melihat bahwa dirinya hina,
tak b'rarti, dan rendah,
bahwa dia bukanlah apa-apa.
Di sisi lain, saat Tuhan menguji,
Dia menciptakan kondisi
agar manusia bisa mengalami keindahan-Nya.

Meski sangat sakit dan tak tertahankan,
sampai t'rasa duka mendalam,
manusia m'lihat indahnya karya Tuhan atasnya.
Di atas dasar ini,
lahir kasih sejati untuk Tuhan.

Tanpa penghakiman, ujian, dan hajaran-Nya,
tanpa Tuhan membuatmu lewati pend'ritaan,
kau tak sungguh m'ngasihi-Nya.
Makin besar karya Tuhan dan d'rita manusia,
makin kau tahu b'tapa b'rartinya karya-Nya,
dan kau makin bisa m'ngasihi-Nya.
Kau tak bisa mengasihi-Nya
tanpa pemurnian dan ujian.
Jika Dia hanya b'ri rahmat dan kasih,
dapatkah kau sungguh m'ngasihi-Nya?

Diadaptasi dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Berusahalah Kasihi Tuhan Tak Peduli Seberapa Besar Penderitaanmu

Kau harus tahu besarnya nilai karya Tuhan hari ini.
S'bagian besar orang tidak tahu,
anggap derita tak bernilai:
Ditindas kar'na iman,
ditolak dunia, k'luarga pun ribut,
masa depan s'mua suram, s'mua suram.
Pend'ritaan mereka terlalu banyak
sampai m'reka ingin mati.
Apakah ini hati yang kasihi Tuhan?
Orang s'perti ini tak layak!
M'reka tak bertahan, tiada daya tahan.
M'reka lemah dan payah, tak punya kekuatan.
Kau harus lihat Tuhan tahirkanmu
lewat pemurnian.
Maka bawalah t'rus kesaksianmu
s'lama akhir zaman.
Seb'rapa pun kau derita,
s'lama kau masih bernafas,
tetap setia, pada Tuhan.
Itu kasih sejati, s'buah kesaksian yang kuat.

Tuhan mau manusia kasihi Dia,
tapi m'reka harus makin menderita.
Makin dalam kasihi Tuhan,
makin besar ujian m'reka.
Jika kau kasihi Dia, derita 'kan datang.
Tapi jika tak begitu, mungkin kau hidup baik, hidup baik.
Saat kau mulai kasihi Tuhan,
banyak hal akan jadi sukar.
Pertumbuhanmu masih kecil, maka kau dimurnikan,
tak bisa puaskan Tuhan.
Dengan k'lemahanmu, kau tak akan bisa p'nuhi kehendak-Nya,
kau harus dimurnikan, dimurnikan.
Kau harus lihat Tuhan tahirkanmu
lewat pemurnian.
Maka bawalah t'rus kesaksianmu
s'lama akhir zaman.
Seb'rapa pun kau derita,
s'lama kau masih bernafas,
tetap setia, pada Tuhan.
Itu kasih sejati,
s'buah kesaksian yang kuat,
kesaksian kuat, yeah. Oh, setialah.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kau Dapat Diselamatkan Jika Tidak Meninggalkan Kebenaran

Bait 1

Melihat kekurangan dengan salah,

memengaruhi pengenalan akan Tuhan.

S’bagian menyadari m’reka

kurang cakap atau lakukan p’langgaran serius

M’reka menyerah, hilang harapan,

tak mau menderita ‘tuk keb’naran,

tak b’rusaha ubah watak m’reka,

berpikir m’reka tak pernah b’rubah.

Chorus

Tuhan berfirman:

M’reka yang melihat kekurangan m’reka dengan benar,

punya harapan dan tak lagi negatif.

Lihat dirimu dengan benar, jangan tinggalkan keb’naran.

Bait 2

Seb’narnya sebagian orang t’lah berubah,

tapi m’reka tak melihatnya,

M’reka hanya lihat kekurangan m’reka,

tak mau bekerja sama dengan Tuhan.

Ini tak hanya menunda

masuk normalnya m’reka,

tapi meningkatkan k’salahpahaman tentang Tuhan

dan pengaruhi tempat tujuan m’reka.

Chorus

Tuhan berfirman:

M’reka yang melihat kekurangan m’reka dengan benar,

punya harapan dan tak lagi negatif.

Lihat dirimu dengan benar, jangan tinggalkan keb’naran.

Bait 3

Saat lemah, pencari keb’naran

masih setia lakukan tugas.

Tuhan lihat p’rubahan; jika cermat,

kau ‘kan lihat s’bagian k’rusakanmu t’lah b’rubah.

Namun, saat kau pakai standar tertinggi

untuk ukur dirimu,

kau ‘kan gagal mencapainya,

kau juga sangkal p’rubahanmu—itu kesalahan manusia.

Chorus

Tuhan berfirman:

M’reka yang melihat kekurangan m’reka dengan benar,

punya harapan dan tak lagi negatif.

Lihat dirimu dengan benar, jangan tinggalkan keb’naran.

Bridge

Jika kau tahu benar dan salah,

p’riksalah p’rubahan dalammu.

Kau ‘kan lihat p’rubahanmu dan

temukan jalan ‘tuk dit’rapkan.

Kau ‘kan tahu asal kau kerja k’ras,

ada harapan dis’lamatkan.

Chorus

Tuhan berfirman:

M’reka yang melihat kekurangan m’reka dengan benar,

punya harapan dan tak lagi negatif.

Lihat dirimu dengan benar, jangan tinggalkan keb’naran.

Tinggalkan komentar