Berlangganan

Menu

20 lagu rohani paling menyentuh hati—syukur kepada Tuhan

Navigasi cepat
01. Hanya Tuhan yang Paling Mengasihi Manusia
02. Mereka yang Akan Diselamatkan Tuhan adalah yang Terpenting di Hati-Nya
03. Tuhan yang Berinkarnasi Menuntun Manusia ke Era Baru
04. Tuhan yang Berinkarnasi Sangat Penting bagi Umat Manusia
05. Diberkatilah Orang yang Menerima Karya Baru
06. Perhatikan Nasib Umat Manusia
07. Di Zaman Kerajaan,Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman
08. Tuhan yang Berinkarnasi adalah yang Paling Layak Dikasihi
09. Tuhan Telah Memberikan Semua Kasih-Nya untuk Manusia
10. Segalanya dalam Tangan Tuhan
11. Tuhan Menjadi Daging untuk Mengalahkan Iblis dan Menyelamatkan Manusia
12. Tuhan Menaruh Harapan Sepenuhnya Atas Manusia
13. Tuhan yang Berinkarnasi Bekerja Diam-diam untuk Menyelamatkan Umat Manusia
14. Manusia yang Rusak Perlu Keselamatan Tuhan yang Berinkarnasi
15. Hanya Mereka yang Menerima Kebenaran Dapat Mendengar Suara Tuhan
16. Tuhan ada di Surga,Juga di Bumi
17. Dua Inkarnasi Tuhan adalah untuk Keselamatan Manusia
18. Tuhan Ingin Makin Banyak Orang Dapatkan Keselamatan-Nya
19. Cara Mengetahui Penampakan dan Karya Kristus Akhir Zaman
20. Manusia Mengenal Tuhan Lebih Baik Melalui Karya Firman

01. Hanya Tuhan yang Paling Mengasihi Manusia

Tuhan datang dalam daging 'tuk s'lamatkan manusia.

Oleh kasih-Nya, Dia lakukan karya-Nya.

Landasannya adalah kasih.

Tuhan datang dan menderita 'tuk s'lamatkan m'reka yang cemar.

Dia tanggung d'rita.

Dia t'rus tunjukkan kasih-Nya yang tak terukur.

Dia tak mau satu jiwa pun hilang.

Manusia tak p'duli takdirnya;

tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya.

Hanya Tuhan yang kasihi manusia.

Firman-Nya menyembuhkan,

hakimi, singkapkan, dan janji.

Semua itu berasal dari kasih-Nya.

Inilah esensi karya-Nya.

Mengapa banyak yang ikuti? M'ngapa m'reka sangat antusias?

M'reka lihat kasih dan kes'lamatan-Nya.

Waktu Tuhan s'mpurna, tak pernah menunda.

Dia tak mau satu jiwa pun hilang.

Manusia tak p'duli takdirnya;

tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya.

Hanya Dia. Hanya Tuhan yang kasihi manusia.

Manusia pikir m'reka paling mengasihi dirinya.

Kasih Tuhanlah yang paling nyata.

Jika Dia tak jadi daging, hidup bersama manusia,

'kan sukar buat m'reka k'nal kasih-Nya.

Dia tak mau satu jiwa pun hilang.

Manusia tak p'duli takdirnya;

tak mengerti bagaimana sayangi hidupnya.

Hanya Dia. Hanya Tuhan yang kasihi manusia.

Hanya Tuhan yang kasihi manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

02. Mereka yang Akan Diselamatkan Tuhan adalah yang Terpenting di Hati-Nya

Betapa penting karya penyelamatan,

lebih penting dari apa pun 'tuk Tuhan.

Dengan perencanaan, tak hanya firman,

Dia buat semua 'tuk manusia.

O betapa penting karya penyelamatan 'tuk Tuhan dan manusia.

Tuhan sibuk, Dia berusaha.

Dia atur karya-Nya, memerintah segalanya.

Tuhan telah bayar harga yang mahal.

Tuhan ungkap sedikit sedikit dalam karya-Nya,

yang Dia punya, harga yang Dia bayar,

hikmat, kuasa, semua watak-Nya.

Agar di s'luruh semesta,

selain orang yang ingin diselamatkan-Nya,

tiada makhluk yang sangat dekat dengan Tuhan,

yang punya hubungan sangat erat dengan-Nya.

Tak peduli kesukaran, tak peduli rintangan,

betapa lemah dan membangkang manusia,

tiada yang dapat hentikan Tuhan, tiada yang sulit.

Tuhan dekat, betapa erat

bagi yang Dia pilih 'tuk dis'lamatkan.

Di semesta ini, siapa pernah punya

hubungan sangat erat dengan Tuhan?

Di hati-Nya, mereka paling penting, Dia sungguh hargai m'reka.

Mereka lukai, tak taat Tuhan.

Walau Dia bayar harga besar untuk mereka,

tak lelah Tuhan berkarya, tanpa sesal,

tahu manusia 'kan digerakkan firman-Nya,

'kan sadari panggilan-Nya,

mengenal Dia Tuhan, kembali ke sisi-Nya.

Tak peduli kesukaran, tak peduli rintangan,

betapa lemah dan membangkang manusia,

tiada yang dapat hentikan Tuhan, tiada yang sulit.

Wow … wow … wow … wow …

Tuhan telah bayar harga yang mahal.

Wow … wow … wow … wow …

Mereka lukai, tak taat Tuhan.

Wow … wow … wow … wow…

Tiada yang sulit.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

03. Tuhan yang Berinkarnasi Menuntun Manusia ke Era Baru

Tuhan berinkarnasi, Dia mengakhiri zaman

saat hanya belakang Yahweh yang tampak.

Dia mengakhiri zaman kepercayaan

saat Tuhan dipahami dengan samar.

Karya inkarnasi Tuhan terakhir

bawa manusia ke zaman yang lebih praktis.

Karya-Nya bawa semua manusia

ke zaman yang lebih nyata dan menyenangkan.

Dia akhiri masa samar,

akhiri zaman saat manusia

berharap lihat wajah-Nya tetapi tak mampu.

Akhiri p'layanan manusia pada Iblis, bawa ke zaman baru.

Semua ini karena karya Tuhan dalam daging,

bukan dalam Roh.

Tak hanya akhiri zaman hukum taurat,

Dia menunjukkan Tuhan yang nyata,

Tuhan yang normal, benar dan kudus,

yang buka rencana pengelolaan,

yang menunjukkan misteri,

tujuan umat manusia,

yang cipta manusia, akhiri pengelolaan,

yang tersembunyi ribuan tahun lamanya.

Dia akhiri masa samar,

akhiri zaman saat manusia

berharap lihat wajah-Nya tetapi tak mampu.

Akhiri p'layanan manusia pada Iblis, bawa ke zaman baru.

Semua ini karena karya Tuhan dalam daging.

Oh, Dia akhiri masa samar,

akhiri zaman saat manusia

berharap lihat wajah-Nya tetapi saat itu tak mampu.

Akhiri p'layanan manusia pada Iblis, bawa ke zaman baru.

Semua ini karena karya Tuhan dalam daging.

Semua ini karena karya Tuhan dalam daging,

bukan dalam Roh.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

04. Tuhan yang Berinkarnasi Sangat Penting bagi Umat Manusia

Inkarnasi Tuhan bisa buat yang manusia tak bisa,

s'bab hakikat-Nya tak s'perti manusia.

Dia bisa s'lamatkan manusia

kar'na identitas-Nya berbeda.

Dalam inkarnasi-Nya Dia s'rupa manusia

tapi lebih penting dari siapa pun.

Kar'na Dia bisa lakukan yang Roh tak bisa,

lebih bersaksi bagi Tuhan, dapatkan manusia.

Meski Dia daging yang wajar dan biasa,

kontribusi dan arti-Nya 'tuk manusia

membuat-Nya berharga bagi semua.

Nilai dan arti-Nya sangat besar.

Dia amat penting bagi manusia,

kar'na Dia manusia s'kaligus Tuhan,

Dia bisa buat yang manusia tak bisa,

s'lamatkan manusia rusak di bumi.

Dia tak bisa langsung hancurkan Iblis,

tapi karya-Nya bisa taklukkan manusia

dan membuat Iblis tunduk pada-Nya.

Lewat Dia, Tuhan kalahkan Iblis.

Dia tak langsung menghancurkan Iblis,

jadi daging 'tuk taklukkan manusia.

Dia bisa bersaksi bagi diri-Nya,

lebih mampu untuk s'lamatkan manusia.

Dia amat penting bagi manusia,

kar'na Dia manusia s'kaligus Tuhan,

Dia bisa buat yang manusia tak bisa,

s'lamatkan manusia rusak di bumi.

Inkarnasi Tuhan kalahkan Iblis

ialah kesaksian yang lebih baik

dibanding langsung hancurkan Iblis

yang bisa dilakukan Roh Tuhan.

Dalam daging, Tuhan lebih dapat

tolong manusia kenal Pencipta,

lebih bisa jadi saksi bagi

diri-Nya di tengah makhluk ciptaan.

Dia amat penting bagi manusia,

kar'na Dia manusia s'kaligus Tuhan,

Dia bisa buat yang manusia tak bisa,

s'lamatkan manusia rusak di bumi.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

05. Diberkatilah Orang yang Menerima Karya Baru

Diberkatilah orang yang taat pada

perkataan Roh Kudus yang saat ini.

Bagaimana pun masa lalunya, dan Roh Kudus bekerja,

Roh Kudus dulu bekerja di dalam mereka,

yang terima karya baru, mereka paling diberkati.

Mereka yang tak ikuti karya baru akan tersingkir.

Tuhan mau mereka yang terima cahaya baru,

dan mereka yang terima, tahu karya baru-Nya.

Perawan suci mampu cari karya Roh Kudus;

dia terima hal baru, tinggalkan pikiran lama,

taat pekerjaan-Nya s'karang, taat Tuhan s'karang.

Mereka yang terima karya baru s'karang,

ditahbiskan Tuhan di hadapan dunia, jadi paling diberkati.

Kau dengar suara Tuhan, melihat penampakan-Nya.

Setiap waktu dan generasi, di surga dan di bumi,

tiada yang lebih diberkati selain kau, orang-orang pilihan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

06. Perhatikan Nasib Umat Manusia

Tuhan desak orang dari semua etnik, s’mua negara, bahkan industri:

Dengar suara-Nya, lihat karya-Nya; b’ri perhatian pada nasib manusia;

jadikan Dia terkudus dan terhormat,

tertinggi dan paling layak 'tuk disembah;

mampukan semua manusia 'tuk hidup dalam berkat Tuhan,

s’perti keturunan Abraham hidup dalam janji Yahweh,

s’perti ciptaan-Nya Adam dan Hawa hidup di Taman Eden.

Karya Tuhan s’perti ombak yang kuat;

tiada yang dapat menahan-Nya.

Hanya dengan dengar firman-Nya dan mengejar-Nya

dapat ikuti langkah-Nya, t'rima janji-Nya.

Yang lain 'kan menghadapi pemusnahan dan men’rima hukuman mereka.

Tuhan desak orang dari semua etnik, s’mua negara, bahkan industri:

Dengar suara-Nya, lihat karya-Nya;

b’ri perhatian pada nasib manusia.

B’ri perhatian pada nasib semua manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

07. Di Zaman Kerajaan, Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman

Di Zaman Kerajaan, Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman

Di zaman ini, Tuhan buat kebenaran-Nya dilakukan,

semua melakukan firman-Nya dan mengasihi-Nya.

Firman-Nya dasar hidup mereka.

Semua takut akan Tuhan.

Pelaku firman 'kan berkuasa bersama Tuhan.

Hanya firman Tuhan, beri hidup.

Firman-Nya berikan terang, tunjukkan cara lakukannya.

Lebih benar di Zaman K'rajaan.

Firman-Nya adalah aturan, santapan, dan kekuatan.

Bersuka jika menyantapnya. Jika tidak, jalanmu terhalang.

Tertulis: Manusia tak hidup dari roti saja,

tapi dari firman-Nya.

Tuhan akan mewujudkannya.

Hanya firman Tuhan, beri hidup.

Firman-Nya berikan terang, tunjukkan cara lakukannya.

Lebih benar di Zaman K'rajaan.

Tuhan gunakan firman-Nya untuk memerintah.

Manusia dihakimi, disempurnakan, bisa masuk kerajaan-Nya,

semua kar'na firman-Nya.

Hanya firman Tuhan, beri hidup.

Firman-Nya berikan terang, tunjukkan cara lakukannya.

Lebih benar di Zaman K'rajaan.

Makan minumlah firman Tuhan setiap hari.

Jangan tinggalkan kebenaran. Dan kau akan disempurnakan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

08. Tuhan yang Berinkarnasi adalah yang Paling Layak Dikasihi

S'tlah Tuhan jadi daging, hidup dengan manusia,

Dia m'lihat kebejatan, kondisi hidup manusia.

Dia rasakan betapa tak berdayanya,

b'tapa menyedihkan, malangnya m'reka.

Dia m'rasa iba 'kan kondisi manusia,

dan lebih peduli pada pengikut-Nya

kar'na insting-Nya s'bagai manusia.

M'reka yang 'kan dis'lamatkan, berharga di hati Tuhan;

lebih dari apa pun.

Dia bayar mahal, disangkal dan dilukai.

Tapi tak menyerah, Dia terus berkarya,

tak menyesal dan tak mengeluh.

Dia m'rasa iba 'kan kondisi manusia,

dan lebih peduli pada pengikut-Nya kar'na insting-Nya.

Dia m'rasa iba 'kan kondisi manusia,

dan lebih peduli pada pengikut-Nya

kar'na insting-Nya s'bagai manusia.

Dia tak menyerah dan terus berkarya.

Ini kar'na Dia tahu cepat atau lambat,

manusia 'kan bangkit dalam panggilan-Nya,

dan tersentuh oleh firman-Nya,

mengenali Dia Tuhan atas ciptaan, dan kembali pada-Nya …

Dia m'rasa iba 'kan kondisi manusia,

dan lebih peduli pada pengikut-Nya kar'na insting-Nya.

Dia m'rasa iba 'kan kondisi manusia,

dan lebih peduli pada pengikut-Nya

kar'na insting-Nya s'bagai manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

09. Tuhan Telah Memberikan Semua Kasih-Nya untuk Manusia

Meski menunjukkan keagungan atau murka-Nya,

Tuhan s'lamatkan manusia oleh sebab kasih-Nya.

Seb'rapa kasih-Nya?

Jawabannya bukan seb'rapa, kasih-Nya seratus persen.

Jika kasih-Nya s'dikit kurang, manusia tak 'kan selamat.

Untuk manusia, seluruh kasih-Nya.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan berikan s'luruh kasih-Nya 'tuk manusia.

Seluruh kasih-Nya, Dia berikan.

Dia berinkarnasi demi selamatkan manusia.

Inkarnasi-Nya menunjukkan kasih-Nya.

Manusia t'lah ekstrem lawan Tuhan,

t'lah melebihi batasnya untuk diselamatkan.

Tak ada pilihan buat Tuhan selain menjadi daging.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan berikan s'luruh kasih-Nya 'tuk manusia.

Seluruh kasih-Nya, Dia berikan.

Tuhan tak jadi daging jika tak cinta manusia.

Dia bisa buat petir menyambar dan tunjukkan murka-Nya.

Manusia 'kan hancur dan sebenarnya tak perlu

bagi Tuhan untuk menanggung harga penghinaan menjadi daging.

Dia berkorban 'tuk manusia, kasih-Nya 'tuk manusia.

Dia berkorban 'tuk manusia, kasih-Nya 'tuk manusia.

Dia pilih 'tuk menderita dan ditindas,

alami penghinaan, penolakan.

Dan Dia tetap s'lamatkan manusia. Definisi cinta sejati.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya. Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya.

Tuhan b'rikan s'luruh kasih-Nya 'tuk manusia.

S'luruh kasih-Nya, Dia berikan.

S'luruh kasih-Nya, Dia berikan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

10. Segalanya dalam Tangan Tuhan

Tuhan pernah berfirman:

Yang Dia firmankan 'kan terjadi,

tak dapat diubah siapa pun.

Entah firman telah dinyatakan atau firman belum terucapkan,

s'muanya harus terlaksana, agar s'mua orang melihat:

Inilah prinsip di balik karya firman Tuhan.

Segala sesuatu di alam semesta ditentukan Tuhan.

Apa yang tidak dalam tangan Tuhan?

Apa pun firman Tuhan pasti tergenapi.

Siapa dapat mengubah kehendak-Nya?

Perjanjian yang dibuat-Nya di dunia?

Tiada yang dapat menghalangi gerak rencana Tuhan.

Tuhan bekerja s'panjang waktu. S'galanya dalam tangan Tuhan.

Tuhan selalu bekerja dalam rencana pengelolaan-Nya.

Siapa yang dapat ikut campur?

Tidakkah Tuhan mengatur segalanya?

Keadaan segala sesuatu yang s'karang ini

ada dalam rencana dan visi Tuhan.

Segala sesuatu di alam semesta ditentukan Tuhan.

Apa yang tidak dalam tangan Tuhan?

Apa pun firman Tuhan pasti tergenapi.

Siapa dapat mengubah kehendak-Nya?

Perjanjian yang dibuat-Nya di dunia?

Tiada yang dapat menghalangi gerak rencana Tuhan.

Tuhan bekerja s'panjang waktu. S'galanya dalam tangan Tuhan.

Ini yang Dia tentukan sebelumnya.

Siapa yang memahami rencana Tuhan?

Umat Tuhan harus mendengarkan suara-Nya.

Semua orang yang kasihi Tuhan

kembali di hadapan takhta-Nya!

Segala sesuatu di alam semesta ditentukan Tuhan.

Apa yang tidak dalam tangan Tuhan?

Apa pun firman Tuhan pasti tergenapi.

Siapa dapat mengubah kehendak-Nya?

Perjanjian yang dibuat-Nya di dunia?

Tiada yang dapat menghalangi gerak rencana Tuhan.

Tuhan bekerja s'panjang waktu. S'galanya dalam tangan Tuhan.

S'galanya dalam tangan Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

11. Tuhan Menjadi Daging untuk Mengalahkan Iblis dan Menyelamatkan Manusia

S'lama inkarnasi Tuhan di bumi,

Dia bekerja di tengah manusia.

Semua demi satu tujuan – 'tuk mengalahkan Iblis.

Dia 'kan kalahkan Iblis lewat taklukkan manusia,

juga dengan melengkapimu.

Saat engkau b'ri kesaksian,

ini juga tanda kekalahan Iblis.

Tuhan berinkarnasi 'tuk kalahkan Iblis, s'lamatkan manusia.

Agar Iblis dikalahkan,

manusia ditaklukkan, lalu dilengkapi.

Intinya, saat kalahkan Iblis,

Tuhan s'lamatkan manusia dari derita.

Tak peduli jika dikerjakan di Tiongkok atau s'luruh dunia,

demi kalahkan Iblis dan s'lamatkan manusia,

agar manusia masuk tempat peristirahatan.

Tuhan berinkarnasi 'tuk kalahkan Iblis, s'lamatkan manusia.

Inkarnasi Tuhan dalam daging biasa

justru demi mengalahkan Iblis.

Pekerjaan Tuhan tuk s'lamatkan s'mua yang

mengasihi-Nya di bumi ini.

Demi menaklukkan s'mua manusia,

dan juga mengalahkan Iblis.

Inti semua karya Tuhan tak lepas dari

mengalahkan Iblis 'tuk kes'lamatan manusia.

Tuhan berinkarnasi 'tuk kalahkan Iblis, s'lamatkan manusia.

Tuhan berinkarnasi 'tuk kalahkan Iblis, s'lamatkan manusia.

s'lamatkan manusia, s'lamatkan manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

12. Tuhan Menaruh Harapan Sepenuhnya Atas Manusia

Dari awal hingga sekarang,

hanya manusia yang punya cara

untuk berbicara dengan Tuhan.

Di antara semua ciptaan,

hanya manusia yang bisa

berbicara dengan Tuhan.

Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu

satu persembahan – hati manusia,

Dia menyucikan, lengkapi,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia.

Dengan telinga dan matanya,

ide, bahasa, kehendak bebas,

manusia dengar Tuhan,

tahu kehendak-Nya, t'rima amanat-Nya.

Tuhan ingin manusia

jadi teman yang berjalan bersama-Nya.

Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu

satu persembahan – hati manusia,

Dia menyucikan, lengkapi,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia.

Tuhan mau manusia sayang Dia, takut akan Dia, jauhi kejahatan.

Inilah yang Dia nantikan sejak kekekalan.

Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu

satu persembahan – hati manusia,

Dia menyucikan, lengkapi,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia,

buat manusia senangkan, dikasihi Dia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

13. Tuhan yang Berinkarnasi Bekerja Diam-diam untuk Menyelamatkan Umat Manusia

1

Tuhan berinkarnasi, diam di tengah manusia

buat karya baru, meny'lamatkan kita.

Dia simpan penjelasan.

Sesuai rencana-Nya, Dia kerjakan karya-Nya.

Firman-Nya bertambah tiap hari,

hibur, ingatkan, tegur, dan b'ri p'ringatan.

Dari yang lembut, sampai tegas dan agung,

Firman-Nya penuh belas kasih, buat kita takut.

Ucapan-Nya ungkapkan rahasia kita,

menembus kita dan kita jadi malu.

Ada air hidup yang kekal dari Dia.

Dan berkat Dia, kita hidup dengan Tuhan.

Tuhan berinkarnasi, diam di tengah manusia

buat karya baru, meny'lamatkan kita.

Dia simpan penjelasan.

Sesuai rencana-Nya, Dia kerjakan karya-Nya.

2

Kita bersyukur 'tuk anugerah dari Tuhan Yesus di surga,

tapi tak pernah perhatikan perasaan orang ini,

yang terlihat biasa, tapi punya keilahian.

Tidak, kita tak pernah pikirkan.

Karya-Nya dalam daging,

ekspresi hati-Nya,

tak peduli penolakan manusia.

Tampaknya Dia 'kan s'lalu ampuni manusia,

sabar dengan tidak hormatnya m'reka.

3

Firman-Nya punya kuasa hidup,

tunjukkan jalan dan biarkan kita tahu kebenaran.

Oleh firman, kita ikuti suara hati

dari orang biasa ini.

Dia b'rikan s'mua daya dan seg'nap hati-Nya.

Tangisan dan duka-Nya buat kita,

dan Dia menanggung aib demi kes'lamatan kita.

Hati-Nya menangis s'bab pemb'rontakan kita.

Tak s'orangpun bisa s'perti itu.

Toleran-Nya tiada banding.

Tiada ciptaan yang punya kasih dan sabar s'perti Dia.

Tuhan berinkarnasi, diam di tengah manusia

buat karya baru, meny'lamatkan kita.

Dia simpan penjelasan.

Sesuai rencana-Nya, Dia kerjakan, Dia kerjakan.

Ya, Dia kerjakan langkah demi langkah.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

14. Manusia yang Rusak Perlu Keselamatan Tuhan yang Berinkarnasi

Tuhan jadi daging kar'na tujuan

pekerjaan-Nya bukanlah Iblis dan daging, tapi manusia.

Daging manusia yang dirusak Iblis, jadi tujuan karya Tuhan.

Manusialah tujuan kes'lamatan Tuhan.

Manusia makhluk fana, darah dan daging,

hanya Tuhan dapat s'lamatkan.

Dia harus kenakan daging manusia,

untuk mendapatkan hasil karya-Nya yang terbaik.

Kar'na manusia adalah daging, tak menang atas dosa.

Kar'na manusia adalah daging,

tidak mampu lepas dari ikatan kedagingan.

Iblis t'lah merusak daging manusia,

yang sangat terluka dan buta.

Alasan Tuhan, datang s'bagai manusia

kar'na manusia tujuan kes'lamatan-Nya,

dan Iblis ganggu karya Tuhan melalui daging, daging manusia.

Tuhan m'lawannya dengan taklukkan dan s'lamatkan manusia.

Kar'na itulah Tuhan harus inkarnasi,

tuk lakukan karya-Nya, 'tuk lakukan karya-Nya.

Iblis t'lah rusak daging,

merasuk manusia, Tuhan harus kalahkan.

P'rangi Iblis dan s'lamatkan manusia,

Tuhan jadi daging, datang ke bumi. S'buah karya nyata.

Ketika jadi daging, Tuhan lawan Iblis.

Karya-Nya di dalam alam roh menjadi riil,

di atas dunia manusia.

Tuhan menaklukkan manusia tak patuh,

dalam diri manusia, jelmaan Iblis dikalahkan,

pada puncaknya, manusia yang dis'lamatkan, dis'lamatkan ...

Sangat penting bagi Tuhan jadi manusia, dengan tubuh jasmani,

berperang lawan Iblis, taklukkan manusia,

yang b'rontak dalam wujudnya.

Sangat penting bagi Tuhan jadi manusia, dengan tubuh jasmani,

tuk s'lamatkan manusia yang bertubuh sama,

yang t'lah dirusak Iblis, t'lah dirusak Iblis.

Manusia musuh Tuhan, harus ditaklukkan.

Manusialah tujuan kes'lamatan-Nya; Tuhan jadi daging jadi manusia.

Ini mempermudah pekerjaan-Nya.

Tuhan kalahkan Iblis, Tuhan taklukkan manusia,

Tuhan s'lamatkan manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

15. Hanya Mereka yang Menerima Kebenaran Dapat Mendengar Suara Tuhan

Di mana ada penampakan Tuhan,

ada pengungkapan keb'naran dan suara Tuhan.

Hanya m'reka yang t'rima kebenaran

dapat dengar suara Tuhan, saksikan penampakan-Nya.

Singkirkan pandangan "kemustahilan"!

Pikiran mustahil justru yang terjadi.

Hikmat Tuhan lebih tinggi dari langit.

Pikiran, karya-Nya lampaui pikiran manusia.

S'makin mustahil, semakin kebenaran perlu dicari.

S'makin lampaui gagasan, s'makin terkandung kehendak Tuhan.

Di mana pun Dia tampak, Dia tetap Tuhan, Dia tetap Tuhan.

Hakikat-Nya tak berubah di mana pun Dia tampak.

Singkirkan gagasanmu, tenangkan hatimu, resapi firman ini.

Jika kau rindukan kebenaran,

Tuhan 'kan singkapkan kehendak-Nya, firman-Nya.

Watak Tuhan tetaplah sama.

Di mana pun langkah-Nya, Dia Tuhan umat manusia.

Yesus adalah Tuhan bangsa Israel, Asia, Eropa

dan seluruh semesta.

Cari kehendak Tuhan dari perkataan-Nya,

temukan penampakan-Nya, ikuti jejak langkah-Nya.

Tuhan adalah kebenaran, jalan dan hidup.

Firman dan penampakan-Nya ada bersamaan.

Watak dan jejak langkah-Nya s'lalu diungkapkan 'tuk manusia.

Saudara, saudari, s'moga kau

lihat penampakan-Nya dalam firman ini.

Ikuti Dia menuju zaman baru, langit dan bumi yang baru

bagi m'reka yang menanti penampakan Tuhan.

Singkirkan gagasanmu, tenangkan hatimu, resapi firman ini.

Jika kau rindukan kebenaran, Tuhan singkapkan kehendak-Nya.

Singkirkan gagasanmu, tenangkan hatimu, resapi firman ini.

Jika kau rindukan kebenaran,

Tuhan singkapkan kehendak-Nya, firman-Nya.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

16. Tuhan ada di Surga,Juga di Bumi

Saat Tuhan di bumi, Ia nyata di hati manusia.

Di surga, Ia-lah penguasa atas semua makhluk.

Dulu Tuhan melintas di gunung dan samudera,

dulu Tuhan melintas di gunung dan samudera,

lembut Ia berjalan di tengah manusia.

Siapa b'rani (Siapa b'rani) terbuka (terbuka)

lawan Tuhan yang nyata? (Siapa b'rani)

Lepas dari pem'rintahan Yang Mahakuasa?

Siapa b'rani (Siapa b'rani) berkata Tuhan tentu di surga?

Dan siapa b'rani (Siapa b'rani) berkata pasti Ia di bumi?

Tiada dapat yakin di mana Ia gerangan.

Di manakah Ia, tiada yang pasti.

Dia-kah Tuhan yang ajaib yang ada di surga?

Dia-kah Tuhan yang nyata saat ada di bumi?

Tuhan berkuasa atas semua, derita manusia dirasakan-Nya,

apa b'rarti Dia-lah Tuhan yang nyata?

Tuhan di surga, juga di bumi,

berada di antara segalanya.

Manusia dapat terhubung dengan-Nya tiap hari,

(terhubung dengan-Nya)

pula dapat temui-Nya (temui-Nya) setiap hari.

(setiap hari) (setiap hari)

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

17. Dua Inkarnasi Tuhan adalah untuk Keselamatan Manusia

Tuhan berinkarnasi dua kali 'tuk selamatkan manusia,

dan kalahkan Iblis.

Baik dalam roh atau inkarnasi daging,

hanya Tuhan yang bisa melawan Iblis.

1

Malaikat tak pernah bisa lawan Iblis,

dan oh, apalagi manusia.

Karena malaikat tak berdaya, manusia rusak;

manusia bahkan lebih lemah lagi.

Jika Tuhan mau membentuk hidup manusia,

jika di bumi Dia mau membentuk manusia,

Dia harus jadi daging, kenakan daging

dan bekerja sendiri 'tuk selamatkan manusia.

Tuhan berinkarnasi dua kali 'tuk selamatkan manusia,

dan kalahkan Iblis.

Baik dalam roh atau inkarnasi daging,

hanya Tuhan yang bisa melawan Iblis.

2

Hanya Tuhan yang bisa melawan Iblis;

manusia takkan pernah bisa melakukannya.

Tugas manusia 'tuk taat dan mengikuti.

Sebab manusia tak mampu lakukan karya buka zaman baru.

Manusia hanya bisa puaskan Pencipta

di bawah kepemimpinan Tuhan,

agar Iblis dikalahkan.

Hanya itu tugasnya.

Tuhan berinkarnasi dua kali 'tuk selamatkan manusia,

dan kalahkan Iblis.

Baik dalam roh atau inkarnasi daging,

hanya Tuhan yang bisa melawan Iblis.

3

Jika karya ini dilakukan Roh,

atau dilakukan oleh manusia,

pertempuran ini takkan pernah dapat berakhir.

Tiap kali ada pertempuran baru,

tiap kali karya zaman baru mulai,

Tuhan bekerja sendiri,

yang melaluinya Dia pimpin s'luruh zaman.

Dia buka jalan baru bagi manusia.

Di tiap awal zaman baru Dia berperang lawan Iblis,

melaluinya manusia masuki alam baru,

dan zaman baru, dengan dipimpin Tuhan Sendiri.

Tuhan berinkarnasi dua kali 'tuk selamatkan manusia,

dan kalahkan Iblis.

Baik dalam roh atau inkarnasi daging,

hanya Tuhan yang bisa melawan Iblis.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

18. Tuhan Ingin Makin Banyak Orang Dapatkan Keselamatan-Nya

Tuhan ingin makin banyak orang 'kan memp'lajari

firman Tuhan dan karya-Nya,

perlakukan firman-Nya dengan hati yang saleh.

Jangan ikuti langkah m'reka yang dihukum.

Jangan seperti Paulus, tahu jalan kebenaran

tapi sengaja langgar, hilang korban penebusan.

Sambut karya baru dan kebenaran-Nya.

Maka kau bisa peroleh kes'lamatan Tuhan!

Tuhan tak ingin banyak yang dihukum,

berharap banyak yang dis'lamatkan,

makin banyak orang yang mengikuti jejak kaki-Nya,

banyak yang masuk dalam kerajaan Tuhan!

Sambut karya baru dan kebenaran-Nya.

Maka kau bisa peroleh kes'lamatan Tuhan!

Tuhan berlaku adil pada s'mua,

b'rapapun usiamu, seb'rapa seniornya kau,

seb'rapa kau menderita.

Watak-Nya tetap s'lamanya tak berubah, benar hadapi semua ini.

Dia pandang siapa pun sama,

peduli manusia yang terima kebenaran dan karya baru-Nya,

tinggalkan hal lainnya.

Sambut karya baru dan kebenaran-Nya.

Maka kau bisa peroleh kes'lamatan Tuhan!

Sambut karya baru dan kebenaran-Nya.

Maka kau bisa peroleh kes'lamatan Tuhan!

dari “Contoh Klasik Hukuman atas Penolakan terhadap Tuhan Yang Mahakuasa·Penutup"

19. Cara Mengetahui Penampakan dan Karya Kristus Akhir Zaman

Inkarnasi Tuhan wujudkan hakikat dan ekspresi-Nya.

Saat Dia menjadi daging, Dia 'kan lakukan semua tugas-Nya

'tuk bawa kebenaran pada manusia,

beri mereka hidup dan jalan.

Daging tanpa hakikat Tuhan, bukanlah inkarnasi Tuhan.

Pastikan inkarnasi Tuhan lewat watak, firman, dan karya-Nya.

Fokus pada hakikat-Nya bukan penampakan-Nya.

Itu bodoh dan naif, bila hanya fokus pada tampilan luar-Nya.

Yang luar tak tentukan apa yang di dalam,

dan karya Tuhan tak sesuai konsep manusia.

Bukankah penampilan Yesus tak seperti perkiraan orang?

Bukankah rupa dan pakaian-Nya samarkan siapa Ia?

Itu sebabnya Farisi menentang-Nya.

Mereka fokus pada penampilan, dan bukan pada firman-Nya.

Tuhan berharap, yang mencari penampakan-Nya,

tak mengulangi sejarah itu.

Jangan ikuti Farisi, dan jangan salibkan Tuhan lagi.

Pikirkanlah caramu menyambut kedatangan Tuhan.

Pahami caramu turuti kebenaran.

Itulah tugas semua yang menantikan kembalinya Yesus.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

20. Manusia Mengenal Tuhan Lebih Baik Melalui Karya Firman

Tuhan akhir zaman gunakan firman 'tuk s'mpurnakan manusia

bukan tanda, mukjizat 'tuk yakinkan manusia

s'bab tak 'kan jelaskan kekuatan-Nya.

Jika Tuhan menunjukkan tanda dan mukjizat belaka

tak akan mungkin bisa jelaskan realitas Tuhan

dan menyempurnakan manusia.

Tuhan tak gunakan tanda, mukjizat

tapi menggembalakan dengan firman,

agar manusia taat dan kenal Tuhan.

Ini tujuan karya dan firman-Nya.

Dia tak pakai tanda dan mukjizat 'tuk sempurnakan

melainkan firman dan karya seperti

pemurnian dan penanganan, pemangkasan, pembekalan firman.

Dari perspektif yang berbeda Ia berbicara,

beri pengenalan mendalam akan karya,

hikmat, keajaiban Tuhan.

Kini karya-Nya karya nyata

tanpa tanda dan mukjizat,

s'bab m'reka dapat kacaukan karya-Nya

dan Tuhan tak 'kan dapat berkarya lagi.

Dapatkah ini ungkap iman pada Tuhan

jika Tuhan gunakan firman, tapi

juga tunjukkan tanda, mukjizat?

Maka Dia tak lakukan itu.

Dia tak pakai tanda dan mukjizat 'tuk sempurnakan

melainkan firman dan karya seperti

pemurnian dan penanganan, pemangkasan, pembekalan firman.

Dari perspektif yang berbeda Ia berbicara,

beri pengenalan mendalam akan karya,

hikmat, keajaiban Tuhan.

Banyak gagasan agamawi.

Tuhan datang di akhir zaman

tuk singkirkan ide agamawi dan buat

manusia tahu realitas Tuhan.

Dia menyingkirkan gambaran Tuhan yang

abstrak, imajiner, atau yang tak nyata.

Satu-satunya yang berharga bagimu

ialah mengenal realitas.

Dalam iman, cari kebenaran,

mengejar hidup, bukan tanda, mukjizat,

ini tujuan orang yang percaya Tuhan.

Dia tak pakai tanda dan mukjizat 'tuk sempurnakan

melainkan firman dan karya seperti

pemurnian dan penanganan, pemangkasan, pembekalan firman.

Dari perspektif yang berbeda Ia berbicara,

beri pengenalan mendalam akan karya,

hikmat, keajaiban Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tinggalkan komentar