Berlangganan

Menu

Setelah Belajar Membedakan Antara Kristus Sejati dan Kristus Palsu, Saya Bisa Menyambut Tuhan

Navigasi cepat
1.Dalam Kebingungan
2.Melakukan Pencarian
3.Menemukan
4.Membedakan
5.Pergumulan
6.Menerima

Tanda-tanda akhir zaman yang dinubuatkan dalam Alkitab sekarang pada dasarnya telah digenapi. Saudara Xin Ming merasa bahwa saat ini adalah saat ketika Tuhan Yesus datang kembali, akan tetapi dia memikirkan Alkitab yang mengatakan bahwa akan ada Kristus-kristus palsu di akhir zaman yang menyesatkan orang, jadi dia khawatir bahwa dia akan disesatkan karena dia tidak tahu bagaimana membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu. Oleh karena itu, hatinya sangat menderita dan bingung serta sangat cemas dan tidak tenteram. Pada akhirnya, apakah dia menemukan cara untuk membedakan Kristus yang benar dari yang palsu? Sudahkah dia menyambut kedatangan Tuhan Yesus? Mari kita simak pengalaman saudara Xin Ming.

Dalam Kebingungan

Suatu hari di bulan November 2016, seorang saudari mempostingkan sebuah video berjudul "Terpujilah Penyelesaian Pekerjaan Tuhan" ke grup WeChat gereja, tetapi tidak lama kemudian pendeta mengirim pesan yang mengatakan bahwa itu adalah video yang diproduksi oleh "Kilat dari Timur". Dia juga mengatakan bahwa mereka mengkhotbahkan Injil kembalinya Tuhan Yesus, mereka adalah penyesat yang menipu orang, jadi dia meminta setiap orang jangan menonton dan membagikan dengan orang lain. Karena penasaran, saya klik dan menonton sebentar. Saya melihat orang-orang di dalam video itu memiliki pandangan mental yang sangat baik dan ekspresi wajah mereka penuh sukacita. Saya merasa informasi yang disampaikan dalam video itu positif dan tidak ada yang tidak cocok. Tetapi ketika memikirkan kata-kata pengkhotbah, saya mematikan video dan menghapus tautan itu agar tidak memutar dan menontonnya karena didorong oleh rasa ingin tahu.

Kemunculan situasi kecil ini mengingatkan saya pada nubuatan Tuhan yang disebutkan oleh para pendeta religius dalam khotbah mereka: "Jadi, jika ada orang yang berkata kepada engkau: Lihat, Kristus ada di sini, atau Kristus ada di sana; jangan engkau percaya. Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan" (Markus 13:21-22). Saya memiliki perasaan mendesak dalam hati saya, dan juga merasa bahwa sekarang adalah akhir zaman dan terlalu banyak Kristus palsu akan muncul untuk membingungkan orang, jadi saya harus banyak membaca Alkitab, dan melengkapi diri saya dengan lebih banyak kebenaran serta meningkatkan kemampuan saya untuk membedakan, agar tidak tertipu oleh Kristus-kristus palsu. Oleh karena itu, saya ingin dengan cepat selesai membaca Alkitab, saya juga telah membeli beberapa buku rohani untuk dibaca, dan pada saat yang sama saya lebih antusias untuk menghadiri pertemuan.

Tetapi yang mengecewakan saya adalah bahwa pendeta masih berkhotbah topik yang sudah pernah dikhotbahkan sebelumnya, seperti khotbah tentang belas kasihan dan kasih setia Tuhan, kasih karunia Tuhan, dan sebagainya, tetapi dia tidak menyebutkan informasi penting tentang kedatangan Tuhan Yesus sama sekali, dan juga tidak memberi tahu kita bagaimana berjaga-jaga dan menunggu kedatangan Tuhan Yesus. Saya melihat bahwa nubuat-nubuat tentang kedatangan Tuhan Yesus pada dasarnya telah digenapi, namun saya belum menerima persediaan yang benar, saya merasa sedih dan bingung dalam hati, serta khawatir jika ini terus berlanjut, saya akan dengan mudah menjadi gadis yang bodoh dan tidak akan dapat menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus.

Melakukan Pencarian

Pada tahun 2017, saya pergi belajar di Eropa dan mulai mendengarkan khotbah dari sebagian pendeta di YouTube. Saya berharap dapat menemukan beberapa konten yang membangunkan hati orang melalui saluran yang berbeda, tetapi pada saat yang sama saya khawatir bahwa saya akan tersesat dan tertipu oleh Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu (bidah yang tidak masuk akal), jadi hati saya sangat bingung.

Kemudian, saya mulai mendengarkan Reformed Injili, yang dikagumi oleh banyak orang saat ini, dan mendengarkan pendeta menggunakan pengetahuan teoritis dan teologis dalam khotbahnya untuk menganalisis secara dangkal masalah yang tidak dapat dijelaskan oleh filsafat dan sains. Awalnya saya merasa itu membuka mata saya, tetapi setelah beberapa bulan, selain memahami beberapa pengetahuan teologis, dan juga beberapa pengetahuan dan doktrin yang tampaknya kaya, keadaan rohani saya tidak berubah sama sekali, masih kosong dan gelap.

Saya merasa sangat tidak berdaya, dan memikirkan apa yang Tuhan Yesus katakan: "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" (Matius 7:7). Saya berdoa kepada Tuhan, "Oh Tuhan Yesus, aku merasa sangat kosong dan menderita di dalam hatiku, tetapi aku tidak tahu apa yang seharusnya kumohon dari-Mu. Oh Tuhan Yesus, aku bersedia berpuasa dan berdoa selama tiga hari tiga malam, aku memohon kepada-Mu, biarkan aku memahami kehendak-Mu. Semoga Engkau mencerahkan dan menuntunku, serta membimbing arah kemajuanku."

Menemukan

Tuhan Yesus benar-benar menjawab doa saya.

Hari keesokan setelah saya mengakhiri puasa saya, saya bertemu dengan seorang saudari seiman di Facebook. Ketika kita mempersekutukan kebenaran tentang kedatangan Tuhan Yesus, kita semua berpikir bahwa hari kedatangan Tuhan Yesus akan segera tiba, dan kita berharap bahwa kita dapat melengkapi kebenaran dengan baik dan bersiap untuk menunggu kedatangan Tuhan Yesus.

Kemudian, kami telah mengenal Saudari Lu. Berdasarkan perumpamaan yang dia ambil dari Alkitab, seperti "Sepuluh anak dara menyambut mempelai laki-laki", "Perumpamaan tentang penabur", "Perumpamaan tentang jaring" dan perumpamaan lainnya. Dia bersekutu dengan kami tentang cara-cara kedatangan Tuhan Yesus yang telah dinubuatkan dalam Alkitab dan juga bersekutu tentang nubuatan yang dicatat dalam Kitab Wahyu. Ketika Tuhan Yesus datang di akhir zaman, Dia akan membuka gulungan kitab, dan mengungkapkan kebenaran-kebenaran untuk melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, ini membuat saya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang nubuatan-nubuatan dalam Alkitab. Saudari menggabungkan perikop ini, "Aku juga memiliki domba-domba lain, yang tidak ada dalam kandang ini. Aku harus membawa mereka juga. Mereka akan mendengarkan suara-Ku, dan akan ada satu kawanan dengan satu gembala" (Yohanes 10: 16), dan bersekutu bahwa Tuhan secara pribadi akan menggembalakan umat-Nya dan semua agama akan menjadi satu.

Setelah mendengarkan persekutuan saudari itu, saya merasa itu seolah-olah punya alasan yang kuat, dan itu lebih praktis daripada khotbah yang saya dengar di gereja, jadi hati saya sangat cerah. Pikirkan tentang para pendeta dan penatua di gereja yang hanya berkhotbah tentang khotbah yang lama, seperti khotbah tentang mendapatkan kasih karunia. Mereka tidak pernah menyebutkan pesan tentang kedatangan Tuhan Yesus, seperti seorang hamba yang tidak mampu memberikan perbekalan tepat waktu, dan tidak peduli dengan kehidupan orang-orang percaya, yang menyebabkan saya belum dapat menemukan pencerahan baru begitu lama serta roh saya tidak bisa mendapatkan penyediaan. Ketika memikirkan hal ini, saya lebih bersemangat untuk menghadiri lebih banyak pertemuan dan banyak bersekutu dengan Saudari Lu.

Membedakan

Dalam pertemuan berikutnya, Saudari Lu bersekutu: "Kita semua tahu bahwa sekarang adalah akhir zaman, dan ini adalah saat penting untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus, tetapi karena Alkitab menyebutkan bahwa Kristus-kristus palsu akan muncul di akhir zaman untuk menyesatkan orang, jadi kebanyakan pendeta dan penatua mengingatkan kita berdasarkan ayat ini untuk berwaspada terhadap Kristus-kristus palsu. Mereka mengatakan bahwa semua yang memberitakan kedatangan Tuhan Yesus adalah palsu dan menyesatkan orang-orang, dan meminta kita harus berhati-hati agar tidak tertipu dan menyimpang dari ajaran Tuhan Yesus. Tetapi mereka mengabaikan kebenaran yang menuntun kita untuk membedakan Kristus yang benar dari yang palsu. Apa akibatnya kalau kita berbuat demikian? Akankah kita kehilangan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus karena kita hanya berwaspada terhadap Kristus-kristus palsu? Tuhan Yesus dengan jelas menubuatkan bahwa Dia akan datang kembali dan juga memberi tahu kita, "Dan pada tengah malam terdengar teriakan: 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20)."Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Tuhan Yesus dengan jelas memberi tahu kita bahwa ketika Tuhan Yesus kembali, Dia harus bersuara dan berfirman, serta mengetuk pintu hati kita dengan berfirman. Mereka adalah gadis yang bijaksana hanya jika mereka secara aktif mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan Yesus setelah mendengar seseorang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang. Hanya orang-orang seperti itu yang dapat menyambut Tuhan Yesus dan menghadiri pesta perjamuan bersama dengan Tuhan Yesus, sedangkan mereka yang tidak berfokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut mempelai laki-laki, secara membabi buta berwaspada terhadap Kristus palsu, dan bahkan menetapkan barangsiapa yang memberitakan kedatangan Tuhan Yesus sebagai bidah, maka orang seperti ini telah menjadi gadis-gadis yang bodoh, karena itu akan menyebabkan mereka dengan mudah mengutuk kedatangan Tuhan Yesus dan melewatkan kesempatan untuk menyambut Tuhan Yesus.”

Setelah mendengarkan persekutuan saudari, saya merasa itu benar. Jika ada orang yang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang, tetapi kita tidak mendengarkan, tidak mencari, dan bahkan secara membabi buta berjaga-jaga, maka bukankah ini menolak Tuhan di luar pintu? Lalu, bagaimana kita bisa melihat Tuhan Yesus? Jadi saya bertanya kepada saudari itu: "Jika Tuhan Yesus mengetuk pintu, bagaimana kita bisa membedakan Kristus yang benar dari yang palsu?"

Saudari itu melanjutkan: "Tuhan Yesus berkata: 'Jadi, jika ada orang yang berkata kepada engkau: Lihat, Kristus ada di sini, atau Kristus ada di sana; jangan engkau percaya. Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan' (Markus 13:21-22). Sebenarnya, perkataan Tuhan Yesus ini telah dengan jelas memberi tahu kita bahwa ciri-ciri yang dimiliki Kristus-kristus palsu adalah menyesatkan orang-orang dengan melakukan tanda dan mukjizat. Karena Kristus-kristus palsu tidak memiliki kebenaran sama sekali, mereka tidak mampu melakukan pekerjaan menyelamatkan dan menyucikan umat manusia, juga tidak dapat menunjukkan kepada kita jalan atau memberi kita kehidupan, jadi mereka hanya dapat menyesatkan orang-orang dengan melakukan tanda dan mukjizat serta meniru Kristus agar orang-orang mengikutinya."

Saya pikir persekutuan saudari ini sejalan dengan kebenaran. Apa yang telah saya pelajari di masa lalu adalah bahwa Kristus-kristus palsu akan berkata "Kristus ada di sini" dan "Kristus ada di sana", jadi saya pikir siapa pun yang memberitakan kedatangan Tuhan Yesus adalah ajaran palsu, tetapi saya tidak dapat menyadari bahwa ciri-ciri Kristus palsu yang Tuhan Yesus katakan adalah bahwa mereka hanya melakukan tanda dan mukjizat. Tetapi saya masih tidak mengerti, melakukan tanda dan mukjizat adalah bagian dari pekerjaan Tuhan Yesus di Zaman Kasih Karunia, mengapa di akhir zaman Tuhan Yesus mengatakan praktik-praktik ini adalah untuk menyesatkan orang-orang?

Jadi saya memberi tahu saudari pertanyaan yang ada di dalam hati saya, dan dia mengirimi saya satu paragraf.

"Jika, pada masa sekarang, muncul orang yang dapat memperlihatkan tanda dan keajaiban, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan melakukan banyak mukjizat, dan jika orang ini mengaku bahwa merekalah Yesus yang telah datang, inilah pemalsuan yang dilakukan oleh roh-roh jahat yang meniru Yesus. Ingatlah ini! Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama. Tahap pekerjaan Yesus sudah diselesaikan, dan Tuhan tidak akan pernah melakukan lagi tahap pekerjaan tersebut. ... Dalam gagasan manusia, Tuhan harus selalu memperlihatkan tanda dan keajaiban, harus selalu menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, dan harus selalu seperti Yesus. Namun, kali ini, Tuhan sama sekali tidak seperti itu. Jika, pada akhir zaman, Tuhan masih memperlihatkan tanda dan keajaiban, dan masih mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit—jika Dia melakukan hal yang sama persis seperti yang Yesus lakukan—berarti Tuhan mengulangi pekerjaan yang sama, dan pekerjaan Yesus tidak memiliki makna atau nilai. Jadi, Tuhan melakukan satu tahap pekerjaan dalam setiap zaman. Begitu setiap tahap pekerjaan-Nya selesai, tahap itu akan segera ditiru oleh roh-roh jahat, dan setelah Iblis mulai mengikuti jejak Tuhan, Tuhan berubah ke cara yang berbeda. Begitu Tuhan telah menyelesaikan suatu tahap pekerjaan-Nya, tahap itu ditiru oleh roh jahat. Engkau semua harus betul-betul jelas mengenai hal ini" ("Mengenal Pekerjaan Tuhan pada Zaman Sekarang" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").

Setelah membaca firman-firman ini, saudari melanjutkan bersekutu, dia berkata: "Jika kita ingin membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu, paragraf ini memberi tahu kita satu prinsip, yaitu, Tuhan selalu baru dan tidak pernah tua, yang berarti Dia tidak pernah mengulangi pekerjaan yang sama, dan apa yang Dia bawa adalah pekerjaan Baru. Sama seperti ketika Tuhan Yesus menampakkan diri dan bekerja, Dia tidak mengulangi pekerjaan yang dilakukan oleh Tuhan Yahweh, tetapi mengakhiri Zaman Hukum Taurat, dan membuka Zaman Kasih Karunia, serta mengungkapkan jalan pertobatan sesuai dengan kebutuhan umat manusia saat itu. Di samping itu, Dia juga telah melakukan banyak tanda dan mukjizat, menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, serta membiarkan orang menikmati kasih karunia yang berlimpah dari Tuhan. Pada akhirnya, Dia disalibkan, dan dengan demikian orang-orang telah ditebus dari dosa serta terbebas dari kutukan dan ikatan hukum-hukum. Sekarang pekerjaan penebusan Tuhan Yesus telah selesai, ketika Tuhan Yesus datang kembali di akhir zaman, jika Dia masih melakukan pekerjaan menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, maka pekerjaan Tuhan Yesus akan menjadi tidak bermakna, orang-orang masih berhenti pada 2.000 tahun yang lalu, dan pekerjaan Tuhan tidak bisa berkembang maju. Oleh karena itu, ketika Tuhan Yesus kembali di akhir zaman, Dia juga akan mengakhiri Zaman Kasih Karunia, dan membuka zaman baru, dan melakukan satu tahap pekerjaan baru atas dasar pekerjaan penyelamatan Tuhan Yesus, seperti yang dinubuatkan dalam Alkitab: "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan" (1 Petrus 4:17). "Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:47-48). "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran" (Yohanes 17:17). Dapat dilihat dari sini bahwa Tuhan Yesus datang di akhir zaman untuk mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, untuk menyucikan dan mengubah watak rusak manusia secara menyeluruh, serta untuk menyelamatkan manusia dari pengaruh Iblis dan akhirnya didapatkan oleh Tuhan. Semua kebenaran ini adalah 'apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja' dan 'gulungan kitab yang termeterai' yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu dari Alkitab. Tetapi esensi dari Kristus palsu adalah roh-roh jahat, mereka tidak memiliki kebenaran sama sekali, jadi mereka tidak mampu melakukan pekerjaan untuk membuka zaman baru dan mengakhiri zaman lama. Mereka hanya dapat mengikuti dan meniru Tuhan Yesus untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, serta melakukan tanda dan mukjizat yang sederhana untuk menyesatkan mereka yang imannya bingung dan tidak memiliki kepekaan, namun mereka tidak memiliki otoritas dan kuasa Tuhan, seperti Tuhan Yesus membangkitkan orang dari kematian dan mengenyangkan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan, serta menegur angin dan laut dengan keras. Mukjizat-mukjizat semacam itu sama sekali tidak dapat ditiru dan dicapai oleh mereka. Jadi, di akhir zaman, mereka yang tidak mampu mengungkapkan kebenaran untuk menghakimi dan menyucikan manusia, tetapi hanya dapat melakukan tanda dan mukjizat, semuanya adalah Kristus-kristus palsu. Ini tidak dapat diragukan lagi.

Persekutuan saudari telah menyelesaikan kebingungan yang ada di dalam hati saya. Ternyata pekerjaan Tuhan selalu baru dan tidak pernah usang. Bila Tuhan Yesus datang kembali, Dia tidak akan mengulangi pekerjaan di Zaman Kasih Karunia. Jika seseorang meniru Tuhan Yesus untuk melakukan tanda dan mukjizat di akhir zaman, maka itu adalah untuk menyesatkan orang-orang. Ini adalah prinsip untuk membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu. Pada saat yang sama, saya juga memiliki beberapa pengetahuan tentang pekerjaan yang akan Tuhan lakukan di masa depan, dan saya tahu bahwa di akhir zaman, Tuhan akan mengungkapkan kebenaran-kebenaran untuk menyucikan manusia. Kebenaran-kebenaran tersebut tidak tersedia di Zaman Kasih Karunia dan berasal dari gulungan kitab yang dimeteraikan.

Pada saat ini, saudari itu berkata: “Kita juga harus mengetahui hakikat Tuhan ketika membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu, jadi mari kita simak satu paragraf dalam aspek ini yang akan membuat kita lebih jelas.” Kemudian saudari itu mengirimkan satu paragraf lagi.

"Tuhan yang menjadi daging disebut Kristus, dan karena itu, Kristus yang bisa memberikan kebenaran kepada orang-orang disebut Tuhan. Tidak ada yang berlebihan dalam hal ini, karena Dia memiliki hakikat Tuhan, dan memiliki watak Tuhan, serta hikmat dalam pekerjaan-Nya yang tidak bisa dicapai oleh manusia. Mereka yang menyebut dirinya Kristus, tetapi tidak bisa melakukan pekerjaan Tuhan, adalah para penipu. Kristus bukan sekadar manifestasi Tuhan di bumi, tetapi juga merupakan daging khusus yang dikenakan Tuhan selagi Dia menjalankan dan menyelesaikan pekerjaan-Nya di antara manusia. Daging ini tidak bisa digantikan oleh sembarang manusia, melainkan daging yang mampu memikul pekerjaan Tuhan di bumi dengan memadai, dan mengungkapkan watak Tuhan, dan mewakili Tuhan dengan baik, dan memberikan hidup bagi manusia. Cepat atau lambat, mereka semua yang menyamar sebagai Kristus akan jatuh, karena walau mereka mengaku sebagai Kristus, mereka sama sekali tidak memiliki hakikat Kristus. Karena itu, Aku mengatakan bahwa keaslian Kristus tidak bisa didefinisikan oleh manusia, melainkan dijawab dan diputuskan oleh Tuhan sendiri" ("Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").

Saudari itu melanjutkan bersekutu: “Dari firman-firman ini, kita dapat dengan jelas melihat bahwa Kristus adalah daging inkarnasi Tuhan. Meskipun Dia terlihat seperti orang biasa dari penampilan luar-Nya, Dia memiliki esensi keilahian dan merupakan perwujudan kebenaran; apa yang Tuhan miliki dan siapa Tuhan itu, serta watak Tuhan semuanya diwujudkan dalam daging ini. Oleh karena itu, Kristus dapat melakukan pekerjaan Tuhan sendiri, dan dapat mengungkapkan kebenaran untuk membekali umat manusia, serta dapat menebus dan menyelamatkan umat manusia. Sama seperti Tuhan Yesus, meskipun penampilan luar-Nya biasa dan normal, tetapi dikarenakan Dia memiliki esensi keilahian, Dia mampu mengungkapkan jalan pertobatan, dan mengungkapkan watak belas kasihan dan kasih, serta dapat mengajar manusia untuk mengasihi musuh, mengampuni orang lain, dan lain-lain. Dia juga mampu disalibkan untuk menebus umat manusia. Ini adalah sesuatu yang tidak dimiliki dan tidak dapat dilakukan oleh siapa pun. Selama orang-orang menerapkan sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus, berdoa, mengaku doa mereka dan bertobat di hadapan Tuhan Yesus, maka mereka akan dapat menikmati rahmat Tuhan dan diampuni dari dosa-dosa mereka, dapat bertoleransi dan mengampuni orang, serta dapat hidup dalam kemanusiaan yang lebih tinggi dari Zaman Hukum Taurat. Ini adalah dampak yang dicapai dengan pekerjaan penebusan. Kita dapat melihat sepenuhnya dari pekerjaan dan firman Tuhan Yesus bahwa Tuhan Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup, bahwa semua ungkapan Tuhan Yesus adalah apa yang Tuhan miliki dan siapa Tuhan itu.

Esensi dari Kristus palsu adalah Iblis, yang tidak dapat mengungkapkan kebenaran atau melakukan pekerjaan apa pun, apalagi dapat menyediakan kebenaran dan kehidupan bagi manusia. Oleh karena itu, mereka hanya dapat melakukan tanda dan mukjizat, atau menafsirkan Alkitab secara keliru, mengucapkan kata-kata munafik dan doktrin serta aturan untuk menyesatkan dan merusakkan orang. Bila orang-orang mendengar kata-kata dari Kristus-kristus palsu, hati mereka akan menjadi semakin gelap dan buram, tidak ada jalan pengamalan, pada akhirnya hidup mereka akan hancur. Oleh karena itu, jika seseorang mengklaim bahwa dirinya sendiri adalah Tuhan dan dia juga dapat meniru pekerjaan Tuhan di masa lalu, yaitu dapat melakukan beberapa tanda dan mukjizat, namun dia tidak dapat mengungkapkan kebenaran atau melakukan pekerjaan menyelamatkan orang, maka itu adalah pemalsuan yang dilakukan oleh roh jahat, yang bertujuan menyesatkan orang. Untuk menentukan apakah Tuhan Yesus telah datang atau tidak, kita terutama mengukur menurut prinsip ini, yakni “Kristus adalah kebenaran, jalan, dan kehidupan.” Dia yang dapat mengungkapkan kebenaran, menyediakan kehidupan manusia, dan membawakan manusia jalan pengamalan baru, maka Dia adalah inkarnasi Kristus. Ketika kita menguasai prinsip-prinsip ini, kita tidak lagi takut ditipu oleh Kristus-kristus palsu."

Persekutuan saudari tiba-tiba membuka pikiran saya dan saya merasa sangat senang. Tidak ada yang pernah mempersekutukan kebenaran tentang bagaimana membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu dengan begitu gamblang. Persekutuan seperti itu sangat berguna bagi orang! Selama saya dapat mengetahui cara-cara membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu, maka saya tidak usah khawatir bahwa saya akan disesatkan oleh Kristus-kristus palsu di masa depan. Saya mengingat perikop ini, "Firman Tuhan itu kuat dan hidup" (Ibrani 4:12). yang disebutkan dalam Alkitab, saya sangat ingin mendengarkan khotbah yang membuat orang merasa manis sejak saya percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi apa yang saya dapatkan hanyalah perkataan basa-basi, dan juga teori teologis yang kosong. Persekutuan hari ini telah membuat hati saya mendapatkan kepuasan yang besar. Saya berpikir di dalam hati: "Selain kebenaran dari Tuhan, apa lagi yang bisa menjadi sumber air kehidupan bagi jiwa manusia? Persekutuan seperti itu dipimpin oleh Roh Kudus, dan saya akan terus berkumpul bersama dengan saudari."

Pergumulan

Selanjutnya, saudari melanjutkan bersekutu dengan saya tentang apa itu Kristus, apa itu watak kemanusiaan Kristus yang normal dan keilahian yang lengkap, serta perbedaan antara pekerjaan Tuhan dalam daging dan pekerjaan dalam tubuh rohani, dan sebagainya. Persekutuan saudari itu membuat misteri di dalam Alkitab terkuak satu demi satu, bagai membantu benang memasuki lubang jarum. Dia bersekutu dengan sangat jelas. Setelah mendengarnya, saya merasa begitu jelas di dalam hati saya, dan saya belum pernah mendengar firman-firman yang sebaik ini. Saya penasaran dari mana asal kata-kata bagus seperti itu, jadi saya menyalin firman Tuhan yang dikirimkan oleh Saudari Lu dan mencarinya di Internet. Hasilnya, situs web Injil Kerajaan dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa tampil di layar. Ketika saya melihat situs web ini, saya terkejut dan berpikir: "Mungkinkah apa yang Saudari Lu khotbahkan berasal dari khotbah "Kilat dari Timur"? Tidak mungkin! Apa yang dia katakan didasarkan pada Alkitab, bukan seperti ajaran yang menyesatkan orang!" Tetapi kata-kata ini jelas berasal dari buku "Firman Menampakkan Diri Dalam Rupa Manusia". Saat ini, hati saya sangat khawatir dan tidak nyaman, "Apakah saya benar-benar bertemu dengan saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa? Oh, Tuhan Yesus, apa yang harus saya lakukan? Konten yang baik seperti itu berasal dari "Kilat dari Timur" yang dikutuk oleh para pendeta dan pengkhotbah. Apakah itu memang bukan jalan yang benar? Tapi apa yang mereka katakan tidak membuat saya merasa tidak sejalan dengan kebenaran.” Saya bergumul di dalam hati, lalu saya berlutut dan berdoa kepada Tuhan Yesus: "Oh, Tuhan, apa yang harus saya lakukan? Mohon Engkau mencerahkan dan memimpin saya, sehingga saya memiliki hikmat untuk membedakan agar tidak tertipu oleh Kristus-kristus palsu."

Setelah berdoa, saya mengenang kembali bahwa beberapa hari yang lalu saudari telah menjelaskan cara-cara membedakan Kristus yang benar dari yang palsu dengan sangat jelas. Saya juga memahami kebenaran tentang membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu. Selama itu adalah pekerjaan dari Tuhan yang benar, Dia pasti dapat mengungkapkan kebenaran, karena kebenaran hanya bisa datang dari Tuhan. Dengan menguasai prinsip ini, saya tidak takut disesatkan. Memikirkan hal ini, suasana hati saya yang gugup menjadi sedikit tenang, dan saya bersedia untuk terus melakukan pencarian. Seandainya ini benar-benar adalah firman Tuhan Yesus, bukankah ini berarti saya telah menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus?

Selanjutnya, Saudari Lu mempersekutukan kebenaran tentang nama Tuhan kepada kami. Darinya, saya mengetahui bahwa Tuhan tidak memiliki nama pada awalnya, tetapi Tuhan harus memakai nama sesuai dengan kebutuhan pekerjaan-Nya. Setiap nama Tuhan mewakili satu zaman. Karena zaman berubah, maka nama Tuhan juga akan berubah. Ketika pekerjaan pengelolaan Tuhan berakhir, Tuhan akan memulihkan identitas asli-Nya — Sang Pencipta. Persekutuan saudari membuat hati saya lebih cerah dari sebelumnya, semua ini adalah misteri tentang Tuhan sendiri. Di antara manusia, siapa yang bisa menjelaskan misteri ini dengan begitu gamblang? Akhirnya, ketika saudari bersaksi kepada saya bahwa Tuhan Yesus telah kembali, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa—Tuhan yang berinkarnasi, hati saya mulai bergumul lagi: Nyatanya, Saudari Lu benar-benar percaya kepada "Kilat dari Timur", tetapi persekutuannya sangat praktis dan sejalan dengan nubuatan dalam Alkitab. Jadi, mengapa dunia religus mengutuk mereka sebagai bidah? Jika Tuhan Yang Mahakuasa memang adalah Kristus pada akhir zaman dan saya tidak melanjutkan menyelidiki pekerjaan baru Tuhan karena percaya pada kata-kata pendeta dan penatua, bukankah saya akan kehilangan kesempatan untuk diangkat ke kerajaan surga oleh Tuhan Yesus dan menjadi gadis yang bodoh? Apa yang harus saya lakukan? Hati saya bingung, jadi saya berlutut dan berdoa: "Oh, Tuhan Yesus, mohon beri saya kemampuan untuk membedakan. Jika itu berasal dari Engkau, mohon biarkan saya melihat dan memiliki kedamaian yang datang dari-Mu. Jika itu bukan berasal dari Engkau, mohon beri tahu saya melalui segala macam hal, dan melindungi saya agar tidak tersandung!"

Setelah berdoa, saya berpikir bahwa ada seorang pendeta yang memberi tahu saya sebelumnya bahwa kaki dian dari emas di gereja mungkin telah beralih. Saya juga berpikir bahwa ketika saya masih berkuliah di Eropa, saya melihat banyak gereja besar di Eropa juga sangat tandus. Karena hanya sedikit jemaat beribadah di sana, maka gereja harus tutup selama dua atau tiga hari seminggu.Tapi saya bergabung dalam pertemuan bersama dengan saudari hanya lima kali, dan kebenaran-kebenaran yang dia persekutukan telah menyelesaikan masalah yang tidak saya pahami selama bertahun-tahun dalam kepercayaan saya kepada Tuhan Yesus. Fakta-fakta ini membuat saya mau tak mau mengakui bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa memiliki pekerjaan Roh Kudus. Akhirnya, saya memikirkan tentang perkataan Paulus: “Mereka yang mengira mereka mengetahui sesuatu, belum mengetahui sebagaimana harus diketahui.” (1 Korintus 8: 2). Tuhan itu hikmat dan mahakuasa, dan apa yang dapat diterima oleh pemikiran manusia terlalu terbatas. Oleh karena itu, dalam menghadapi pekerjaan baru Tuhan, saya harus memiliki hati yang rendah hati dan mencari.

Menerima

Saudari itu melanjutkan: "Di Zaman Kasih Karunia, Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan dan mengampuni dosa manusia, tetapi sifat berdosa manusia masih ada, dan dapat berbuat dosa dan menentang Tuhan tanpa sadar. Oleh karena itu, di akhir zaman Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan "penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan" atas landasan pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, sehingga menyelesaikan masalah sifat berdosa manusia secara menyeluruh. Sebelumnya disebutkan bahwa Kristus memiliki esensi keilahian dan dapat mengungkapkan kebenaran untuk menyucikan dan mengubah manusia. Sekarang mari kita membaca satu bagian firman Tuhan Yang Mahakuasa untuk melihat bagaimana Tuhan Yang Mahakuasa menyucikan dan mengubah manusia."

Tuhan berfirman: "Pada akhir zaman, Kristus menggunakan berbagai kebenaran untuk mengajar manusia, mengungkapkan esensi manusia, dan membedah perkataan dan perbuatan manusia. Firman ini terdiri dari berbagai kebenaran, seperti tugas-tugas manusia, bagaimana manusia seharusnya menaati Tuhan, bagaimana seharusnya manusia setia kepada Tuhan, bagaimana manusia seharusnya hidup dalam kemanusiaan yang normal, serta hikmat dan watak Tuhan, dan sebagainya. Firman ini semuanya ditujukan pada esensi manusia dan wataknya yang rusak. Secara khusus, firman yang mengungkapkan bagaimana manusia menolak Tuhan diucapkan berkaitan dengan bagaimana manusia merupakan perwujudan Iblis, dan kekuatan musuh yang melawan Tuhan. Dalam melaksanakan pekerjaan penghakiman-Nya, Tuhan tidak hanya menjelaskan natur manusia dengan beberapa kata; Dia menyingkapkan, menangani, dan memangkasnya dalam jangka panjang. Cara-cara penyingkapan, penanganan, dan pemangkasan ini tidak bisa digantikan dengan perkataan biasa, tetapi dengan kebenaran yang sama sekali tidak dimiliki manusia. Hanya cara-cara seperti inilah yang dapat disebut penghakiman; hanya melalui penghakiman jenis inilah manusia bisa ditundukkan dan diyakinkan sepenuhnya untuk tunduk kepada Tuhan, dan bahkan memperoleh pengenalan yang sejati akan Tuhan. Yang dihasilkan oleh pekerjaan penghakiman adalah pemahaman manusia tentang wajah Tuhan yang sejati dan kebenaran tentang pemberontakannya sendiri. Pekerjaan penghakiman memungkinkan manusia untuk mendapatkan banyak pemahaman akan kehendak Tuhan, tujuan pekerjaan Tuhan, dan misteri-misteri yang tidak dapat dipahami olehnya. Pekerjaan ini juga memungkinkan manusia untuk mengenali dan mengetahui hakikatnya yang rusak dan akar penyebab dari kerusakannya, dan juga mengungkapkan keburukan manusia. Semua efek ini dihasilkan oleh pekerjaan penghakiman, karena hakikat pekerjaan ini sebenarnya adalah pekerjaan membukakan jalan, kebenaran, dan hidup Tuhan kepada semua orang yang beriman kepada-Nya. Pekerjaan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Tuhan" ("Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia").

Saudari itu bersekutu: "Dari firman Tuhan, kita dapat melihat bahwa Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan banyak kebenaran di akhir zaman, termasuk mengungkapkan misteri tentang rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan, misteri tentang inkarnasi Tuhan, misteri tentang nama Tuhan, dan kebenaran lainnya. Selain itu, Tuhan Yang Mahakuasa juga mengungkapkan banyak kebenaran yang dapat menyucikan dan mengubah manusia. Kebenaran-kebenaran tersebut menyingkapkan fakta dan kebenaran bahwa kita dirusak oleh Iblis, seperti kesombongan, keegoisan, tipu daya, kekejaman, kejahatan, dan lain-lain; serta menyingkapkan berbagai racun dan filosofi Iblis yang mengarahkan kelangsungan hidup orang dan cara orang berperilaku sebagai manusia. Dia juga menunjukkan kepada kita bagaimana caranya mengejar perubahan watak, bagaimana caranya mencapai ketaatan kepada Tuhan, bagaimana caranya menjalani kemanusiaan yang normal, dan sebagainya. Kemudian, Tuhan menyingkapkan kita, menangani dan memangkas kita, serta menguji dan memurnikan kita melalui orang-orang, hal-hal, dan perkara-perkara yang Dia aturkan bagi kita, sehingga kita memiliki pemahaman tentang sifat Iblis dan akar dosa kita. Pada saat yang sama, kita juga tahu orang seperti apa yang disukai Tuhan, orang seperti apa yang dibenci Tuhan, orang seperti apa yang disempurnakan Tuhan dan orang seperti apa yang disingkirkan Tuhan. Saudara dan saudari yang telah mengalami pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa dapat memiliki sedikit pemahaman tentang diri mereka sendiri serta watak Tuhan yang benar, kudus dan tidak dapat tersinggung; mengembangkan hati yang takut akan Tuhan di dalam hati, bersedia untuk mengkhianati sifat Iblis mereka sendiri, dan hidup dengan mengandalkan firman Tuhan dan kebenaran. Mereka mengejar untuk setia dan taat kepada Tuhan dan memenuhi tugas makhluk ciptaan, serta watak hidup mereka secara bertahap dapat berubah. Semua ini adalah hasil yang dicapai dengan pekerjaan penghakiman dan hajaran yang dilakukan oleh Tuhan Yang Mahakuasa dengan mengungkapkan kebenaran.

Saat ini, sebagian besar firman Tuhan Yang Mahakuasa disimpan dalam buku "Firman Menampakkan Diri Dalam Rupa Manusia", yang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa dan secara terbuka diunggah di situs web Gereja Tuhan Yang Mahakuasa untuk diselidiki oleh seluruh umat manusia. Tambahan pula, ada juga video dan artikel yang menceritakan tentang proses saudara dan saudari mencapai perubahan dalam watak kehidupan mereka setelah menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, seperti kesaksian para pemenang, kesaksian tentang kembali kepada Tuhan, kesaksian tentang pengalaman hidup, dan lain-lain. Ini cukup untuk melihat bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa dapat menyucikan, mengubah, dan menyelamatkan manusia. Sekarang, banyak orang dari berbagai denominasi dan agama yang dengan tulus percaya kepada Tuhan dan merindukan kebenaran telah memahami beberapa kebenaran dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, mereka dapat menyelesaikan kebingungan mereka selama bertahun-tahun dalam kepercayaan mereka kepada Tuhan, juga menemukan jalan dan arah pengejaran mereka, dan dengan demikian, mereka mengenal bahwa ini adalah firman dan pekerjaan Tuhan, lalu kembali kepada Tuhan Yang Mahakuasa satu per satu. Fakta-fakta ini semua membuktikan bahwa firman dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa telah membawa kebenaran, jalan, dan hidup kepada manusia, jadi Tuhan Yang Mahakuasa adalah Kristus yang berinkarnasi, kedatangan kembali Tuhan Yesus, dan Tuhan Sendiri yang unik. "

Setelah mendengarkan persekutuan saudari, hati saya sangat tersentuh. Saya memikirkan masa lalu ketika saya percaya kepada Tuhan, saya mengganggap Alkitab sebagai berhala dan menelitinya, tetapi saya sama sekali tidak memiliki pemahaman tentang rencana pengelolaan Tuhan meskipun saya telah meneliti Alkitab bertahun-tahun. Melalui persekutuan saudari beberapa hari ini, barulah saya tahu bagaimana pekerjaan Tuhan semakin tinggi dengan setiap langkah, dan bagaimana Tuhan memimpin umat manusia selangkah demi selangkah sampai hari ini. Hari ini, Saudari bersekutu dengan saya lagi tentang bagaimana Tuhan mengungkapkan kebenaran untuk melakukan pekerjaan penghakiman, yang membuat saya tahu bahwa selain bertobat kepada Tuhan setelah berbuat dosa, manusia juga harus menerima penghakiman dan hajaran dari Tuhan, memahami sifat dosa diri sendiri, dan melakukan sesuai dengan firman Tuhan. Hanya dengan pengejaran seperti ini, watak kehidupan kita dapat berubah. Ini membuat saya menyadari bahwa kebenaran-kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa dapat mengekspos kerusakan manusia, menunjukkan jalan penerapan kepada manusia, dan juga dapat membawa kehidupan baru kepada manusia. Pekerjaan ini tidak dapat dilakukan oleh siapa pun kecuali Tuhan. Saya tidak dapat menahan diri untuk berpikir tentang nubuatan Tuhan Yesus yang mengatakan: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). Saya menegaskan dari hati saya bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Roh kebenaran, Tuhanlah yang secara pribadi menampakkan diri kepada kita, dan saya bersedia mengikuti jejak langkah Anak Domba.

Jadi saya memberi tahu saudari bahwa saya sangat ingin membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa dengan cepat dan memahami lebih banyak kebenaran. Selanjutnya, saudari itu mengirimi saya tautan unduhan Aplikasi Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Saya melihat aplikasi itu berisi buku-buku firman Tuhan, video-video bacaan firman Tuhan, lagu-lagu pujian, berbagai jenis video kesaksian, film-film, dan sebagainya.

Sekarang saya telah menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman selama lebih dari setahun, firman Tuhan telah membuat saya memahami bagaimana seharusnya menempuh jalan percaya kepada Tuhan, dan saya benar-benar merasakan bahwa hanya firman Tuhan yang dapat membekali kehidupan manusia. Sekarang saya telah melakukan tugas penginjilan di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Setiap bulan, saya bisa mendengar pertukaran kesaksian dari saudara-saudari di luar negeri yang baru saja menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman, yang darinya saya dapat melihat bahwa orang-orang dari berbagai negara dan denominasi agama yang dengan tulus percaya kepada Tuhan dan haus akan kebenaran semuanya datang untuk mencari dan menyelidiki jalan yang benar, dan dengan demikian perluasan Injil Kerajaan Tuhan Yang Mahakuasa telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini telah menggenapi nubuat: "Dan akan terjadi pada akhir zaman, bahwa gunung rumah Yahweh akan ditegakkan di puncak gunung-gunung, dan akan ditinggikan di atas bukit-bukit; Semua bangsa akan datang berbondong-bondong ke sana" (Yesaya 2:2). Sejak hari itu, saya memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yang Mahakuasa sepanjang hidup saya!

Tinggalkan komentar