Apa Itu Pengangkatan? Apakah Anda Benar-Benar Mengetahuinya?

Tahukah Anda Apa Arti Sebenarnya Dari Pengangkatan?

Berbicara tentang pengangkatan, banyak orang berpikir bahwa ketika Tuhan datang kembali, para pengikut Tuhan akan langsung diangkat ke udara untuk bertemu dengan Tuhan, sesuai dengan ayat 1 Tesalonika 4:17: "Lalu kita yang masih hidup, dan masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan-awan, berjumpa dengan Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan bersama-sama dengan Tuhan selamanya". Namun pernahkah kita mempertimbangkan bahwa kata "berjumpa dengan Tuhan di angkasa" diucapkan oleh Paulus, dan bukan oleh Tuhan Yesus? Apakah Roh Kudus pernah membicarakannya? Karena Roh Kudus tidak pernah membicarakannya, dapatkah kata-kata Paulus dianggap sebagai bukti bahwa kita akan diangkat? Apakah pengangkatan dalam Alkitab benar-benar berarti bahwa kita akan diangkat ke surga dari bumi seperti yang kita bayangkan? Apa arti sebenarnya dari pengangkatan? Kami akan membicarakan topik ini dalam persekutuan berikut.

Apakah Pengangkatan Sungguh Berarti Kita Akan Diangkat Ke Surga?

Apakah pengangkatan benar-benar berarti bahwa kita akan diangkat ke surga dari bumi seperti yang kita bayangkan? Pertanyaan ini berhubungan langsung dengan apakah kita dapat menyambut Tuhan dan diangkat ke dalam kerajaan surga. Jika kita tidak mengambil firman Tuhan sebagai bukti tetapi hanya menunggu Tuhan mengangkat kita ke udara sesuai dengan kata-kata Paulus, kita akan dengan mudah kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan. Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan bahwa Dia akan mengangkat kita ke udara ketika Dia kembali tetapi dengan jelas mengatakan kepada kita, "Tidak seorang pun sudah naik ke surga, selain Dia yang turun dari surga, yaitu Anak manusia yang ada di surga" (Yohanes 3:13). Dari sini kita dapat melihat bahwa selain Tuhan, tidak ada seorang pun yang naik ke surga, karena surga adalah tempat kediaman Tuhan. Bagaimana bisa kita umat manusia yang rusak diangkat ke surga?

Sebenarnya, kehendak Tuhan adalah agar manusia hidup di bumi, dan bukan mengangkat manusia ke surga. Dari fakta pekerjaan Tuhan sebelumnya, kita bisa melihat ini. Pada awalnya, Tuhan menciptakan Adam dan Hawa dengan debu di bumi dan menempatkan mereka di Taman Eden, memungkinkan mereka untuk mengatur segala sesuatu dan hidup di bumi. Setelah umat manusia dirusak oleh Iblis, bumi dipenuhi dengan kekerasan dan Tuhan menghancurkan dunia yang jahat dengan air bah. Tuhan tidak membawa keluarga Nuh ke surga untuk menghindari banjir tetapi meminta Nuh untuk membangun bahtera di bumi. Setelah banjir, keluarga Nuh selamat dalam perlindungan Tuhan dan masih hidup di bumi. Ketika sampai pada Zaman Hukum Taurat, Tuhan Yahweh menetapkan hukum dan perintah melalui Musa, memimpin bangsa Israel untuk hidup di bumi. Pada periode akhir dari Zaman Hukum Taurat, ketika manusia semakin rusak dan berada dalam bahaya dihukum mati oleh hukum, Tuhan Yesus datang ke dunia dalam daging dan disalibkan untuk umat manusia, menebus mereka dari dosa, dan memberitahu mereka bagaimana mengikuti ajaran-Nya di bumi. Ada banyak contoh seperti itu. Dari sini kita dapat melihat bahwa sejak awal, ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia telah melakukan pekerjaan di bumi dan memimpin seluruh umat manusia untuk hidup di bumi, membuat manusia mengikuti kehendak-Nya di bumi dan mencintai serta menyembah Dia. Dia tidak pernah mengangkat manusia ke udara. Ini adalah fakta yang tidak dapat disangkal oleh siapa pun. Tapi kita selalu berpikir untuk diangkat ke udara. Bukankah itu bertentangan dengan kehendak Tuhan?

Selain itu, Kitab Wahyu dengan jelas menubuatkan bahwa pada akhir zaman ketika Tuhan datang kembali, Dia akan membangun kerajaan-Nya di bumi. Seperti yang dikatakan dalam Wahyu: "Dan aku, Yohanes, melihat kota yang kudus, Yerusalem Baru, yang turun dari Tuhan dari surga, dipersiapkan sebagai seorang mempelai perempuan yang didandani untuk pengantinnya. Dan aku mendengar suara nyaring dari surga berkata: Lihatlah Bait Suci Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka" (Wahyu 21:2–3). Dan "Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya" (Wahyu 11:15). Nubuat menyebutkan: "Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya." Semua ini menunjukkan bahwa di akhir zaman, Tuhan akan membangun kerajaan-Nya di bumi dan Dia akan memimpin manusia untuk terus hidup di bumi selamanya. Ini pasti tanpa keraguan.

Dari persekutuan di atas, kita dapat melihat bahwa dari awal sampai akhir, Tuhan mengizinkan manusia untuk hidup di bumi dan tempat tujuan yang Tuhan tetapkan bagi manusia adalah di bumi, bukan di surga. Di akhir zaman, Tuhan akan membangun kerajaan-Nya di bumi dan Dia akan hidup bersama manusia di bumi dan kerajaan-kerajaan di bumi akan menjadi kerajaan Kristus. Tetapi kita selalu berpikir tentang diangkat ke surga dan bertemu dengan Tuhan di udara. Bukankah itu bertentangan dengan firman Tuhan? Oleh karena itu, keyakinan kita bahwa di akhir zaman ketika Tuhan datang kembali, Dia akan membawa kita ke udara untuk bertemu dengan-Nya, tidak dapat dipertahankan, adalah murni gagasan dan imajinasi manusia, dan tidak sesuai dengan firman Tuhan dan fakta pekerjaan Tuhan.

Apa Arti Pengangkatan yang Sebenarnya dalam Alkitab?

Karena pengangkatan tidak membawa manusia ke udara seperti yang kita bayangkan, apa arti sebenarnya dari pengangkatan? Kita akan memahaminya setelah membaca sebuah bagian dari firman Tuhan. Firman Tuhan berkata, "'Diangkat' bukan berarti diambil dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi seperti yang orang bayangkan; itu adalah miskonsepsi yang besar. 'Diangkat' mengacu pada penentuan-Ku sejak semula dan kemudian pemilihan-Ku. Ini ditujukan kepada semua orang yang telah Kutentukan sejak semula dan Kupilih. Mereka semua yang diangkat adalah orang-orang yang telah mendapatkan status sebagai anak sulung atau anak-anak, atau yang merupakan umat Tuhan. Ini paling tidak sesuai dengan gagasan manusia. Mereka yang akan memiliki bagian di rumah-Ku di masa depan adalah semua orang yang telah diangkat ke hadapan-Ku. Ini sepenuhnya benar, tidak pernah berubah, dan tidak dapat dibantah. Ini adalah serangan balik terhadap Iblis. Siapa pun yang telah Kutentukan dari semula akan diangkat ke hadapan-Ku."

Dari firman Tuhan, kita memahami bahwa pengangkatan yang sejati berarti kita dapat mengikuti jejak pekerjaan Tuhan dan menerima pekerjaan Tuhan yang baru. Artinya, ketika Tuhan datang untuk melakukan pekerjaan baru, mereka yang menerima pekerjaan baru-Nya telah diangkat ke hadapan takhta-Nya. Hanya inilah arti sebenarnya dari pengangkatan. Misalnya, pada periode akhir dari Zaman Hukum Taurat ketika Tuhan Yesus datang untuk bekerja, mereka yang meninggalkan hukum-hukum Taurat dan menerima pekerjaan penebusan Tuhan Yesus telah diangkat ke hadapan Tuhan. Ambil Yohanes, Petrus dan Matius sebagai contoh. Setelah mereka mendengar firman Tuhan Yesus, mereka memastikan bahwa Tuhan adalah Mesias yang telah datang, dan dengan demikian mengikuti Dia. Mereka telah diangkat di hadapan Tuhan. Demikian pula, di akhir zaman ketika Tuhan Yesus datang untuk melakukan pekerjaan baru, semua orang yang dapat mengikuti jejak Tuhan dan menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman adalah orang-orang yang telah diangkat ke hadapan takhta Tuhan dan menghadiri perjamuan kawin Anak Domba. Hanya inilah arti sebenarnya dari pengangkatan.

Bagaimana Kita Dapat Diangkat Di Hadapan Tuhan?

Jadi, bagaimana kita bisa menyambut kedatangan Tuhan kembali dan diangkat di hadapan-Nya di akhir zaman? Tuhan Yesus telah lama mengatakan kepada kita, "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Kitab Wahyu bernubuat, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah dia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja" (Wahyu 2:7). Firman Tuhan dengan jelas memberi tahu kita bahwa di akhir zaman ketika Dia kembali, Dia akan mengucapkan kata-kata baru kepada semua gereja dan mencari domba-domba-Nya melalui firman-Nya. Ketika kita mendengar beberapa orang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali dan mengucapkan kata-kata baru, kita harus menjadi gadis bijaksana yang mendengarkan suara Tuhan dengan penuh perhatian dan mencari serta menyelidiki dengan pikiran terbuka. Selama kita yakin bahwa kata-kata baru ini adalah suara Tuhan dan ungkapan kebenaran, kita tidak boleh membuang kesempatan untuk menerima kedatangan Tuhan kembali. Dengan cara ini, kita telah mengikuti jejak Tuhan dan diangkat ke hadapan takhta Tuhan.

Saat ini, Tuhan Yesus telah kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi. Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan jutaan firman dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai di rumah Tuhan dan menuntun manusia ke dalam semua kebenaran untuk menyucikan dan menyelamatkan manusia secara menyeluruh. Ini telah menggenapi nubuat-nubuat dalam Alkitab, "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:47-48). "Karena Bapa tidak menghakimi siapa pun, tetapi telah menyerahkan seluruh penghakiman itu kepada Anak" (Yohanes 5:22). Dan dikatakan dalam 1 Petrus 4:17, "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan: dan jika itu pertama kali dimulai pada kita, apakah kesudahan dari mereka yang tidak menaati Injil Tuhan?"

Tuhan Yang Mahakuasa adalah perwujudan dari Roh kebenaran. Semua firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, adalah pengungkapan dari Roh Kudus dan "apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja" yang disebutkan dalam Kitab Wahyu berkali-kali. Sekarang, firman Tuhan Yang Mahakuasa telah diterbitkan secara online, bersaksi secara terbuka kepada semua bangsa di dunia bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Yesus, Juru Selamat yang kembali. Setelah banyak orang yang haus akan penampakan Tuhan telah membaca firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa, mereka menemukan bahwa kata-kata ini adalah kebenaran, adalah suara Tuhan dan dengan demikian kembali ke hadapan Tuhan satu demi satu. Mereka adalah gadis-gadis bijaksana yang diangkat ke hadapan takhta Tuhan, menerima penghakiman dan pemurnian firman Tuhan, dan menghadiri perjamuan kawin Anak Domba. Ini sepenuhnya menggenapi nubuat Wahyu 3:20, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku."

Mereka yang menerima pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman adalah gadis-gadis yang bijaksana. Mereka telah diangkat ke hadapan takhta Tuhan, menerima penghakiman dan pemurnian dari firman Tuhan, secara bertahap memahami kebenaran dan mendapatkan kebenaran, sehingga watak rusak mereka dimurnikan dan akhirnya dijadikan pemenang oleh Tuhan. Setelah Tuhan membuat sekelompok pemenang, Dia akan pergi dari bumi dan kembali ke Gunung Sion. Kemudian, Dia akan menurunkan segala macam bencana, memberi pahala kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Mereka yang menentang dan mengutuk pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman akan jatuh ke dalam bencana dan dihukum. Mereka yang disucikan dan disempurnakan oleh Tuhan akan dilindungi oleh Tuhan, selamat dari bencana dan masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Kemudian, kerajaan Kristus akan terwujud sepenuhnya di bumi. Ini sepenuhnya menggenapi nubuatan dalam Kitab Wahyu, "Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya" (Wahyu 11:15). "Dan aku mendengar suara nyaring dari surga berkata: Lihatlah Bait Suci Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka. Tuhan akan menghapuskan setiap air mata dari mata mereka; dan tidak akan ada lagi kematian, kesedihan, tangisan, dan kesakitan: karena hal-hal yang lama sudah berlalu" (Wahyu 21:3-4).

Oleh karena itu, untuk diangkat ke hadapan takhta Tuhan dan disetujui serta diberkati oleh Tuhan, kita harus segera membuang gagasan dan imajinasi kita, serta mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman dengan segera. Selama kita membaca lebih banyak firman Tuhan Yang Mahakuasa dan melihat apakah yang diungkapkan Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, adalah suara Tuhan, dan kemudian menerima dan menaatinya begitu kita mengenalinya sebagai suara Tuhan, maka bukankah kita akan menyambut Tuhan dan diangkat ke hadapan takhta Tuhan? Jika kita dengan keras kepala berpegang teguh pada gagasan dan imajinasi kita dan tidak berfokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan, kita akan menjadi gadis yang bodoh dan pada akhirnya disingkirkan oleh Tuhan.

Catatan Editor

Setelah membaca artikel ini, kita harus memahami arti sebenarnya dari pengangkatan dalam Alkitab. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat bagi Anda, silakan membagikan kepada orang lain, sehingga mereka juga dapat menemukan cara untuk diangkat ke hadapan takhta Tuhan. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui tombol obrolan online kami. Kami online 24 jam sehari siap menjawab pertanyaan Anda.

Share
Read more!
Read more!