Berlangganan

Menu

Ada 4 Cara Utama Untuk mengenal Suara Tuhan

Navigasi cepat
1.Suara Tuhan Memiliki Otoritas dan Kuasa
2.Firman Tuhan Dapat Menunjukkan Jalan Penerapan di Era Baru
3.Firman Tuhan Dapat Mengungkapkan Misteri Pekerjaan Pengelolaan Tuhan
4.Firman Tuhan Dapat Menyingkap Kerusakan Manusia

Wahyu bernubuat, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah dia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja" (Wahyu 2:7). Ayat-ayat ini semuanya menyebutkan bahwa Tuhan akan mengucapkan lebih banyak firman kepada kita dan akan menggunakan firman-Nya untuk mengetuk pintu hati kita ketika Dia datang kembali di akhir zaman. Artinya, hal terpenting dalam menyambut Tuhan adalah kita harus mendengarkan suara Tuhan untuk mengenal suara-Nya, karena hanya dengan itu kita bisa menyambut Tuhan. Lalu, tahukah Anda cara mengenal suara Tuhan? Di bawah ini adalah empat cara untuk mengenal suara Tuhan.

Ada 4 Cara Utama Untuk mengenal Suara Tuhan

1. Suara Tuhan Memiliki Otoritas dan Kuasa

Kita harus tahu bahwa apakah Anak manusia yang berinkarnasi sedang mengungkapkan kebenaran atau Roh Tuhan sedang berbicara, Dia selalu berbicara kepada seluruh umat manusia dalam identitas-Nya sebagai Pencipta. Jadi firman Tuhan pasti memiliki otoritas dan kekuatan. Inilah yang akan kita rasakan saat mendengar suara Tuhan. Misalnya kata-kata yang diucapkan oleh Tuhan Yesus ini, misalnya: "Aku akan memberikan kepada-Mu kunci-kunci Kerajaan Surga: apa pun yang engkau ikat di bumi akan terikat di surga: dan apa pun yang engkau lepaskan di bumi akan terlepas di sorga" (Matius 16:19). "Lihatlah, Aku telah memberitahumu sebelumnya" (Matius 24:25). "Akulah kebangkitan dan kehidupan: barang siapa percaya kepada-Ku, meskipun dia telah mati, dia akan hidup kembali: Dan barang siapa yang hidup dan percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati. Percayakah engkau hal ini?" (Yohanes 11:25-26). Ketika kita mendengar kata-kata ini, kita merasakan bahwa kata-kata itu memiliki otoritas dan kekuatan dan tidak dapat diucapkan oleh manusia biasa mana pun, dan kita memastikan dari lubuk hati kita yang paling dalam bahwa ini adalah suara Tuhan.

Jadi, mengenal suara Tuhan tidak bergantung pada seberapa hebat kaliber kita, tapi tergantung hati kita. Itu membutuhkan hati kita utnuk mendengarkan suara Tuhan dan merasakannya dengan roh kita. Tuhan Yesus berkata: "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Oleh karena itu, ketika kita mendengar seseorang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali, kita harus fokus mendengarkan suara Tuhan untuk menyambut Tuhan. Selama kita yakin di dalam hati kita bahwa kata-kata ini adalah semua kebenaran dan memiliki otoritas dan kuasa, bukankah itu mendengarkan suara Tuhan dan menyambut Tuhan?

2. Firman Tuhan Dapat Menunjukkan Jalan Penerapan di Era Baru

Tuhan berfirman: "Yesus berkata kepadanya: 'Akulah jalan, kebenaran, dan hidup: tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku'" (Yohanes 14:6)

"Firman Tuhan yang berinkarnasi memulai zaman yang baru, membimbing seluruh umat manusia, mengungkapkan misteri, dan mengarahkan manusia menuju zaman yang baru." Dari semua ini dapat dilihat bahwa firman Tuhan adalah kebenaran, dan bahwa firman itu dapat menjadi kehidupan kita dan menunjukkan kepada kita jalan penerapan di zaman baru. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh makhluk ciptaan dan juga merupakan cara untuk mengenal suara Tuhan.

Sama seperti di tahap akhir Zaman Hukum Taurat ketika orang-orang semakin berbuat dosa, tidak ada persembahan yang dapat menebus dosa-dosa mereka, dan mereka diperhadapkan pada bahaya dikutuk dan dihukum mati di bawah hukum, sesuai dengan kebutuhan umat manusia, Tuhan melakukan suatu tahap pekerjaan penebusan dan memberikan jalan pertobatan. Dia mengajar orang untuk mengaku dosa dan bertobat, mengampuni orang lain tujuh puluh kali tujuh kali, mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan pikiran mereka, mengasihi orang lain seperti diri mereka sendiri, dan banyak lagi. Kata-kata dan pekerjaan Tuhan Yesus mengakhiri Zaman Hukum Taurat, memulai Zaman Kasih Karunia, dan menunjukkan jalan kepada orang-orang ke zaman baru. Selama orang bertindak sesuai dengan firman Tuhan Yesus, mereka akan menikmati damai dan sukacita yang datang dari Tuhan, tidak akan lagi tunduk pada kutukan hukum, dan dapat terus hidup di hadapan Tuhan.

Sekarang, di akhir zaman, meskipun kita telah ditebus oleh Tuhan Yesus dan dosa-dosa kita telah diampuni, kita masih hidup dalam lingkaran setan melakukan dosa di siang hari dan kemudian mengakuinya di malam hari, tidak dapat membebaskan diri kita dari ikatan dosa. Misalnya, kita sering berbohong dan menipu untuk melindungi kepentingan kita sendiri. Ketika kita menghadapi penyakit atau dilema dalam hidup kita, kita bisa salah paham, menyalahkan, dan mengkhianati Tuhan. Ini hanyalah beberapa dari banyak contoh. Kita merasa sangat tertekan karena hidup dalam dosa, tetapi tidak ada yang bisa menunjukkan kepada kita cara untuk menyucikan dosa-dosa kami.

Tuhan Yesus bernubuat, "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:48). "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran" (Yohanes 17:17). Sangat jelas, bahwa ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman, Dia akan mengungkapkan kebenaran untuk sepenuhnya membersihkan dan mengubah kita, sehingga kita dapat sepenuhnya melepaskan ikatan dosa dan mendapatkan pemurnian. Hanya firman Tuhan yang memiliki otoritas dan kekuatan seperti itu, dan dapat mengakhiri zaman tua dan memulai yang baru, dan menunjukkan kepada manusia jalan praktik baru sesuai dengan kebutuhan nyata.

Jadi, ketika seseorang memberitakan Injil kedatangan Tuhan kembali kepada kita, dan bersaksi bahwa Tuhan yang datang kembali telah mengungkapkan perkataan baru kepada gereja-gereja, kita dapat menentukan apakah perkataan ini adalah perkataan Tuhan dan apakah Tuhan Yesus telah datang kembali dengan mendengarkan perkataan ini untuk lihat apakah menunjukkan jalan praktik untuk melepaskan belenggu dosa dan mencapai pemurnian.

Ada 4 Cara Utama Untuk mengenal Suara Tuhan

3. Firman Tuhan Dapat Mengungkapkan Misteri Pekerjaan Pengelolaan Tuhan

Firman Tuhan dapat mengungkapkan misteri pekerjaan pengelolaan Tuhan—ini adalah cara lain untuk mengenal suara Tuhan. Kita semua tahu bahwa pekerjaan Tuhan adalah misteri terbesar dan hanya Tuhan Sendiri yang dapat mengungkapkannya. Jadi, firman Tuhan dapat menjelaskan dengan jelas rencana pengelolaan Tuhan. Apakah itu hal-hal yang terjadi di masa lalu, hal-hal yang terjadi sekarang, atau hal-hal yang akan dicapai di masa depan, firman Tuhan dapat memberitahu kita semuanya.

Sama seperti ketika Tuhan Yesus datang untuk melaksanakan pekerjaan, Dia tidak hanya mengajar orang bagaimana mengaku dosa dan bertobat, menjadi toleran dan sabar, dan banyak lagi, tetapi Dia juga mengungkapkan misteri kerajaan surga dan syarat untuk memasukinya, dan seterusnya. Misalnya, Tuhan Yesus berkata kepada kita, Sejak itu Yesus mulai berkhotbah dan mengatakan, "Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat" (Matius 4:17). "Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga" (Matius 7:21). Firman Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa hanya mereka yang melakukan kehendak Bapa surgawi, berlatih sesuai dengan firman Tuhan dalam segala hal, mencapai pertobatan sejati dan tidak akan lagi memberontak atau melawan Tuhan, sepikiran dengan Tuhan dan dapat memasuki kerajaan surga. Jika Tuhan Yesus tidak mengungkapkan misteri ini, kita tidak akan pernah tahu kriteria dan syarat untuk memasuki kerajaan surga.

Tuhan Yesus pernah bernubuat, "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). Tuhan dengan jelas mengatakan kepada kita bahwa masih banyak hal yang belum Dia katakan, karena pada saat itu pertumbuhan manusia terlalu kurang dan tidak dapat menanggungnya. Jadi Tuhan Yesus bernubuat bahwa Dia akan datang kembali di akhir zaman dan memberi tahu manusia semua kebenaran yang tidak mereka pahami dan hal-hal yang akan datang. Oleh karena itu, selama kita yakin bahwa hanya Tuhan Sendiri yang dapat mengungkapkan semua kebenaran dan misteri, kita juga dapat mengenal suara Tuhan dan menyambut Tuhan.

4. Firman Tuhan Dapat Menyingkap Kerusakan Manusia

Ibrani 4: 12-13 mengatakan, "Karena firman Tuhan itu kuat dan hidup dan lebih tajam dari pedang bermata dua apa pun, menembus sangat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, dan membedakan pikiran dan niat hati kita, juga tidak ada makhluk yang tersembunyi dalam pandangan-Nya: tetapi segala sesuatu telanjang dan terbuka bagi-Nya, kepadan-Nya kita harus memberi pertanggungjawaban." Tuhan adalah Pencipta dan dapat memeriksa hati manusia; perkataan yang diungkapkan oleh Tuhan dapat mengungkap esensi sifat manusia dan sumber kerusakan mereka—ini adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh manusia mana pun. Ini adalah cara keempat untuk mengenal suara Tuhan.

Misalnya, orang-orang pada masa itu tidak mampu melihat melalui sifat dan esensi kemunafikan orang Farisi, sementara Tuhan Yesus menyingkapkan mereka dengan kata-kata ini, "Celakalah engkau ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, orang-orang munafik! Karena engkau seperti kuburan yang dicat putih, yang di luarnya memang kelihatan bagus, tetapi di dalamnya penuh tulang orang mati dan semua kenajisan" (Matius 23:27). "Celakalah engkau,hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, orang munafik! Karena engkau memberi persepuluhan dari daun mint, bunga lawang, dan jintan, dan menghapuskan apa yang lebih penting dalam Hukum Taurat, yaitu penghakiman, belas kasihan, dan iman: semua ini harus engkau lakukan, namun yang lain jangan diabaikan" (Matius 23:23). Sangat jelas, hanya Tuhan yang meneliti hati dan pikiran terdalam manusia dan melihat esensi kodrat manusia. Ini adalah salah satu karakteristik khusus dari firman Tuhan.

Melalui persekutuan di atas, kita memahami bahwa firman Tuhan memiliki otoritas dan kuasa dan dapat menunjukkan kepada orang-orang jalan praktik baru, mengungkap misteri rencana pengelolaan Tuhan, dan mengungkap kerusakan umat manusia. Jika kita belajar mengenal suara Tuhan, kita akan bisa menyambut Tuhan.

Saat ini, di seluruh dunia hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang secara terbuka bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi. Di atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, Tuhan Yang Mahakuasa melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai di rumah Tuhan. Dia mengungkap semua kebenaran dan misteri yang melibatkan keselamatan dan kesempurnaan umat manusia, seperti misteri rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan, misteri nama Tuhan, misteri inkarnasi Tuhan, bagaimana umat manusia berkembang hingga saat ini, bagaimana Setan merusak manusia, bagaimana Tuhan menyelamatkan orang-orang setahap demi setahap, bagaimana orang dapat menyelesaikan sifat berdosa mereka dan mendapatkan pemurnian, bagaimana Tuhan menentukan akhir dari setiap tipe orang, pemandangan indah dari kerajaan surga, dan banyak lagi. Tidak hanya itu, kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa juga mengungkapkan watak rusak yang menentang Tuhan. Ini membuat kita menyadari bahwa meskipun secara penampilan luar kita bekerja keras untuk Tuhan, kita masih sering berbohong dan menipu Dia, acuh tak acuh terhadap-Nya, tetap sombong, angkuh, dan merasa benar diri, dan sering memamerkan diri. Selain itu, ini juga memungkinkan kita untuk mengetahui bahwa pengabdian kita untuk Tuhan adalah untuk mendapatkan berkat dan pahala, untuk memasuki kerajaan surga, bukan untuk mencintai Tuhan atau menaati Tuhan—hanya membuat kesepakatan dengan Tuhan. Mereka yang telah mengalami pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa semuanya telah mengalami beberapa penyingkapan dalam watak hidup mereka, dan telah menghasilkan segala macam pengalaman kesaksian tentang bagaimana watak rusak mereka berubah. Kesaksian ini telah diposting di situs web Gereja Tuhan Yang Mahakuasa untuk dicari dan diselidiki oleh orang-orang di seluruh dunia. Banyak orang percaya sejati yang merindukan kebenaran telah mendengar firman Tuhan Yang Mahakuasa dan merasa bahwa firman Tuhan memiliki otoritas dan kuasa, dan adalah kebenaran dan dapat menjadi kehidupan manusia, dan ini adalah suara Tuhan. Mereka telah menentukan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang kembali, kembali ke hadapan takhta Tuhan satu persatu, dan menghadiri pesta pernikahan Anak Domba. Ini secara tepat memenuhi nubuat dalam Kitab Wahyu, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20).

Sekarang, jika kita ingin menyambut Tuhan, kita harus secara proaktif mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, dan dengan rajin membaca firman-Nya untuk melihat apakah itu suara Tuhan dan apakah Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang kembali.

Catatan Editor

Melalui persekutuan di atas, kita sekarang tahu bahwa kunci menyambut Tuhan adalah dengan mendengarkan suara Tuhan, dan kita juga memahami empat cara bagaimana mengenal suara Tuhan. Jika masih ada yang belum Anda pahami, silakan hubungi kami menggunakan tombol obrolan online di bagian bawah. Kami online 24 jam sehari siap menjawab pertanyaan Anda.

Tinggalkan komentar