Bagaimana Bersiap untuk Menyambut Kedatangan Yesus

Kita semua tahu bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali di akhir zaman, jadi bagaimana kita bersiap untuk menyambut kedatangan Yesus kembali? Hari ini, mari kita bahas dan jelajahi masalah ini bersama-sama, sehingga kita tahu bagaimana bersiap untuk menyambut kedatangan Yesus kembali.

Bagaimana Bersiap untuk Menyambut Kedatangan Yesus Kembali (1): Memiliki Hati yang Mencari dengan Rendah Hati

Langkah pertama untuk bersiap menyambut kedatangan Yesus adalah memiliki hati yang mencari dengan rendah hati.

Tuhan Yesus berkata: "Diberkatilah orang yang miskin dalam roh: karena kerajaan surga adalah milik mereka ..." (Matius 5:3). "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" (Matius 7:7). Perkataan Tuhan sangat jelas. Untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali, kita harus memiliki hati yang mencari dengan rendah hati, karena hanya mereka yang miskin dalam roh dan mencari dengan rendah hati yang dapat memasuki kerajaan Tuhan. Setiap kali Tuhan datang, Dia melakukan pekerjaan baru, yang tak terduga bagi kita manusia; hanya dengan pencarian yang rendah hati kita dapat menyaksikan penampakan Tuhan dan mendapatkan keselamatan-Nya.

Sama seperti ketika Tuhan Yesus menampakkan diri dan bekerja, Dia mengkhotbahkan, "Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat." (Matius 4:17), menyuruh manusia untuk bertobat dan mengaku dosa mereka, dan mengajar mereka mengampuni, belas kasihan, toleransi dan kesabaran, dan menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran. Semua perkataan dan pekerjaan Tuhan Yesus melampaui Perjanjian Lama, sulit untuk diterima bagi mereka yang hidup di bawah hukum. Namun, murid-murid Tuhan seperti Petrus dan Yohanes — mereka mampu mencari dengan hati terbuka, sampai akhirnya mereka menemukan bahwa firman Tuhan adalah kebenaran, mengenali Dia sebagai Mesias, dengan tegas mengikuti Dia, dan menerima keselamatan-Nya. Sebaliknya, para imam kepala, ahli Taurat, dan pemimpin agama Yahudi lainnya itu sangat sombong. Dihadapkan dengan pekerjaan dan perkataan Tuhan Yesus, mereka tidak hanya menolak untuk mencari dan menyelidiki, mereka juga menghakimi, menuduh dan menghujat Dia, mencemarkan Tuhan Yesus dengan menuduh Dia mengusir setan dengan mengandalkan raja iblis, dan mengutuk pekerjaan-Nya sebagai bidaah. Pada akhirnya, mereka berkolusi dengan pemerintah Romawi untuk menyalibkan Tuhan Yesus, dan akhirnya mereka menderita kutukan dan hukuman Tuhan. Ini adalah konsekuensi yang mengerikan dari tidak mencari dengan hati yang terbuka ketika dihadapkan pada pekerjaan dan perkataan baru dari Tuhan. Jelas bahwa tuntutan Tuhan bagi kita untuk memiliki hati yang mencari dengan rendah hati sangatlah penting.

Dalam menyambut kedatangan Tuhan di akhir zaman, kita harus belajar dari kegagalan orang Farisi dan tidak boleh dengan mudah memberikan penilaian tentang hal-hal yang tidak sepenuhnya kita pahami. Apalagi dengan hal besar menyambut kedatangan Tuhan kembali, kita benar-benar harus mencari dengan pikiran terbuka dan belajar dengan sungguh-sungguh. Dengan cara ini, kita akan mendapatkan perlindungan Tuhan, tidak menyinggung watak-Nya dan mengutuk-Nya secara membabi buta, tetapi juga Tuhan akan bekerja di dalam kita karena sikap kita yang mencari dengan rendah hati, memungkinkan kita untuk mengenali penampakan Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Ini adalah langkah pertama untuk bersiap menyambut kedatangan Yesus kembali.

Bagaimana Bersiap untuk Menyambut Kedatangan Yesus Kembali (2): Memperhatikan untuk Mendengarkan Suara Tuhan

Lalu, apa lagi yang harus kita lakukan agar siap menyambut kedatangan Yesus? Tuhan Yesus berkata: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Dan itu disebutkan berkali-kali dalam Wahyu pasal 2 dan 3, "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah dia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja". Kita dapat melihat dari ayat-ayat ini bahwa Tuhan akan mengungkapkan kebenaran dan berbicara kepada gereja-gereja ketika Dia kembali, dan melalui perkataan-Nya Dia akan mengetuk pintu kita. Gadis-gadis bijaksana mendengarkan suara Tuhan, kapan pun mereka mendengar seseorang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali dan mengungkapkan perkataan baru, mereka akan membuka pintu ke hati mereka dan mencari serta menyelidiki dengan pikiran terbuka. Dengan cara ini mereka akan dapat menyambut kembalinya Tuhan dan menghadiri pesta perjamuan bersama-Nya. Sama seperti yang dikatakan dalam Wahyu 3:20, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku."

Karena hanya Tuhan yang dapat mengungkapkan kebenaran dan berbicara kepada gereja-gereja, kita akan mengenal Tuhan yang kembali dengan mendengarkan suara Tuhan. Ini tidak mungkin salah. Oleh karena itu, jika kita ingin menyambut kedatangan Tuhan kembali, sangat penting bagi kita untuk memperhatikan suara Tuhan. Ketika kita mendengar seseorang berseru "mempelai laki-laki datang," yaitu, kita mendengar seseorang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali, kita hendaknya secara aktif mencari dan mendengarkan untuk menentukan apakah ada ungkapan kebenaran. Selama kita mengenali suara Tuhan, kita harus tanpa ragu menerima dan mengikuti Dia. Hanya dengan cara inilah kita bisa menyambut Tuhan.

Sama seperti ketika Tuhan Yesus datang untuk melakukan pekerjaan-Nya, setelah Petrus mendengar saudaranya Andrew berkata, "Kami sudah mendapati Mesias" (Yohanes 1:41), dia mengikuti Andrew untuk pergi menemui Tuhan Yesus, dan akhirnya, dia mengikuti Tuhan Yesus dan menerima keselamatan-Nya. Ada juga Natanael. Ketika dia mendengar Filipus berkata, "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam hukum Taurat, dan para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret" (Yohanes 1:45), dia memiliki beberapa gagasan, tetapi akhirnya dia menjadi yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias melalui kata-kata-Nya. Mereka yang telah memperoleh keselamatan Tuhan karena mementingkan untuk mendengarkan suara Tuhan, dan dengan demikian mereka yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias.

Kita dapat melihat dari semua ini bahwa dalam menyambut kedatangan Tuhan di akhir zaman, kita harus memiliki hati yang mencari dengan rendah hati dan memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan. Hanya dengan cara ini kita dapat menyambut kedatangan Tuhan kembali.

Catatan Editor

Baru saja kita bersekutu tentang bagaimana bersiap untuk kedatangan Yesus kembali. Sudahkah Anda menemukan jalan penerapannya? Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui obrolan online.

Share
Read more!
Read more!