Berlangganan

Menu

renungan singkat kristen- 1 Petrus 4:17 Penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan

renungan singkat kristen- 1 Petrus 4:17 Penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ini

“Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan: dan jika itu pertama kali dimulai pada kita, apakah kesudahan dari mereka yang tidak menaati Injil Tuhan?”

Dari ayat ini, kita dapat melihat bahwa ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman melakukan satu tahap pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Mungkin banyak saudara dan saudari akan bertanya: Bukankah Tuhan datang di akhir secara langsung membawa kita ke kerajaan surga? Mengapa harus melakukan pekerjaan penghakiman? Sebenarnya, pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman adalah pekerjaan menyucikan dan menyempurnakan manusia. Tuhan pernah berkata, “”… jadilah engkau kudus; karena Aku kudus”” (1 Petrus 1:16). “”Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas pohon kehidupan dan dapat masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu”” (Wahyu 22:14). Dapat dilihat bahwa hanya mereka yang disucikan yang dapat memasuki kerajaan surga. Ini adalah fakta bahwa kita menerima keselamatan Tuhan Yesus dan telah diampuni dari dosa dan diselamatkan oleh kasih karunia. Tetapi sementara percaya kepada Tuhan dan mengikuti Tuhan, orang sering dapat melanggar ajaran Tuhan dan mengikuti nafsu daging, seperti berbohong, tipu daya, penipuan, intrik, ketenaran dan keuntungan, mencintai uang, dan tren dunia. ketika dihadapkan pada kesulitan dan cobaan, orang masih bisa salah memahami Tuhan, menyalahkan Tuhan, bahkan berpaling dari Tuhan, dan memberontak terhadap Tuhan; ketika pekerjaan Tuhan tidak sejalan dengan konsep manusia, orang dapat menghakimi dan mengutuk Tuhan sesuka hati; sambil mengikuti Tuhan, mereka tetap juga menyembah dan mengikuti orang dan hidup dalam lingkaran lingkaran dosa dan tidak bisa melepaskan diri dari dosa.

Meskipun pekerjaan penyelamatan Tuhan Yesus telah selesai, dosa-dosa manusia telah diampuni, dan dia tidak lagi dikutuk oleh Tuhan karena melanggar hukum, sehingga bisa datang kehadapan Tuhan dan berdoa kepada Tuhan dan menikmati semua anugerah dari Tuhan. Namun ini tidak berarti bahwa pekerjaan Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia telah selesai sepenuhnya. Karena masih ada sifat berdosa dalam diri manusia yang belum terselesaikan, manusia masih dapat dikendalikan oleh sifat setan untuk melawan dan mengkhianati Tuhan, dan manusia tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang Tuhan, belum mencapai takut akan Tuhan dan menjauh dari kejahatan, dan tidak dapat mencapai ketaatan mutlak kepada Tuhan sehingga menjadi manusia suci. Orang-orang seperti itu belum sesungguhnya diperoleh oleh Tuhan. Kita semua tahu bahwa Tuhan itu kudus dan benar. Orang yang tidak kudus tidak dapat melihat Tuhan. Tuhan tidak akan pernah mengizinkan orang yang najis dan korup masuk ke dalam kerajaannya. Hal ini ditentukan oleh watak Tuhan yang benar. Oleh karena itu, di akhir zaman, Tuhan membuat satu tahap pekerjaan penghakiman dan hukuman sesuai dengan rencananya untuk menyelamatkan umat manusia, untuk menyelesaikan masalah dominasi dosa dan akar dosa, membuat manusia benar-benar bebas dari kuasa setan, untuk mencapai pemurnian dan keselamatan Tuhan masuk kekerajaan surga. Oleh karena itu, pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman adalah apa yang dibutuhkan oleh manusia yang rusak, dan itu juga merupakan tahap paling penting bagi Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia.

Seperti yang dikatakan firman Tuhan: “”Engkau hanya tahu bahwa Yesus akan turun ke bumi pada akhir zaman, tetapi bagaimana tepatnya Dia akan turun? Orang berdosa sepertimu, yang baru saja ditebus, yang belum diubahkan, atau disempurnakan Tuhan, mungkinkah engkau berkenan di hati Tuhan? Bagimu, engkau yang masih berada dalam diri manusia yang lama, memang benar bahwa engkau diselamatkan oleh Yesus, dan engkau tidak terhitung sebagai orang berdosa karena penyelamatan Tuhan, tetapi hal ini tidak berarti bahwa engkau tidak berdosa, dan tidak najis. Bagaimana mungkin engkau bisa kudus jika engkau belum diubahkan? Di dalam dirimu, engkau dipenuhi dengan kenajisan, egois dan kasar, tetapi engkau masih berharap untuk dapat turun bersama Yesus—enak sekali kau! Engkau melewatkan satu tahap dalam kepercayaanmu kepada Tuhan: engkau baru hanya ditebus, tetapi belum diubahkan. Agar engkau dapat berkenan di hati Tuhan, Tuhan harus langsung melakukan pekerjaan pengubahan dan pembersihan terhadapmu. Jika engkau hanya ditebus, engkau tidak akan dapat mencapai kekudusan. Dengan begini, engkau tidak akan layak mendapat bagian dalam berkat-berkat Tuhan yang baik, sebab engkau melewatkan satu tahap dalam pekerjaan Tuhan dalam mengelola manusia, yaitu tahap kunci berupa pengubahan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, engkau, seorang berdosa yang baru ditebus saja, tidak dapat langsung menerima warisan Tuhan.”