Berlangganan

Menu

15 Ayat Alkitab yang harus dibaca untuk berdoa dan bertobat kepada Tuhan: Pertobatan dan Memasuki Kerajaan Surga

Navigasi cepat
1.Persyaratan Tuhan bagi orang-orang di zaman kasih karunia——pertobatan
2.Mengapa harus bertobat
3.Pertobatan dan pemurnian masuk ke dalam kerajaan surga

15 Ayat Alkitab yang harus dibaca untuk berdoa dan bertobat kepada Tuhan: Pertobatan dan Memasuki Kerajaan Surga

Apakah Anda sering membaca ayat Alkitab tentang pertobatan? Apakah Anda tahu apa itu pertobatan sejati? Meskipun kita sering berdoa kepada Tuhan dan mengakui dosa-dosa kita dengan mengalir air mata kesedihan, kita masih akan berbuat dosa secara tidak sadar setelah itu. Apakah ini pertobatan yang sejati? Bisakah orang yang sering berbuat dosa tanpa pertobatan sejati memenuhi syarat untuk memasuki surga? Di bawah ini kami memilih secara khusus ayat-ayat Alkitab dan rekomendasi terkait tentang pertobatan untuk membantu Anda menemukan cara untuk membebaskan diri dari dosa dan mencapai pertobatan sejati dan memasuki kerajaan surga. Baca sekarang!

1. Persyaratan Tuhan bagi orang-orang di zaman kasih karunia——pertobatan

Pertobatan adalah tuntutan Tuhan Yesus kepada manusia di zaman kasih karunia, dan manusia harus memathi firman Tuhan.

Matius 4:17

Sejak itu Yesus mulai berkhotbah dan mengatakan, Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat.

Lukas 15:7

Aku berkata kepadamu, akan ada sukacita yang lebih besar di surga atas satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari sembilan puluh sembilan orang yang benar, yang tidak memerlukan pertobatan.

Lukas 5:32

Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang yang berdosa untuk bertobat.

Lukas 24:47

Dan bahwa pertobatan dan pengampunan atas dosa harus diberitakan dalam nama-Nya di antara segala bangsa, dimulai dari Yerusalem.

2. Mengapa harus bertobat

Jika benar-benar bertobat kepada Tuhan, akan menerima kemurahan Tuhan dan pengampunan dosa, semua orang yang tidak bertobat adalah objek kebinasaan.

1Yohanes 1:9

Jika kita mengakui dosa-dosa kita, Dia akan setia dan adil untuk mengampuni dosa-dosa kita, dan untuk menyucikan kita dari semua kejahatan.

Amsal 28:13

Siapa yang menutupi dosa-dosanya tidak akan beruntung, tetapi siapa yang mengakui dan meninggalkannya akan disayangi.

Kisah Para Rasul 3:19

Oleh karena itu sadarlah, dan bertobatlah, supaya dosa-dosamu dihapuskan, ketika saat penyegaran akan datang dari hadirat Tuhan.

Wahyu 2:16

Bertobatlah;Jika tidak, Aku akan datang kepadamu dengan cepat, dan akan berperang melawan mereka dengan pedang dari mulut-Ku.

Yohanes 8:34-35

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-lamanya.

Matius 18:3

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kecuali engkau dipertobatkan, dan menjadi sama seperti anak kecil, engkau tidak akan bisa masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Silakan bergabung dengan grup belajar online secara gratis dan berdiskusi bersama:

A. Bagaimana menyambut kedatanganTuhan

B. Bagaimana cara memasuki kerajaan surga

C. Bagaimana menyingkirkan dosa

D. Bagaimana cara dilindungi oleh Tuhan selama bencana

3. Pertobatan dan pemurnian masuk ke dalam kerajaan surga

Banyak orang yang benar-benar percaya kepada Tuhan ada kebingungan: kita sering mengaku dosa dan bertobat di hadapan Tuhan, dan bahkan menangis dengan sedihnya, tetapi mengapa kita masih hidup dalam lingkaran dosa dan pengakuan dosa? Bagaimana kita bisa menyingkirkan dari ikatan dosa dan tidak lagi melakukan dosa, dan mencapai pertobatan sejati dan memasuki kerajaan surga?

Tuhan berfirman: “Orang berdosa sepertimu, yang baru saja ditebus, yang belum diubahkan, atau disempurnakan Tuhan, mungkinkah engkau berkenan di hati Tuhan? Bagimu, engkau yang masih berada dalam diri manusia yang lama, memang benar bahwa engkau diselamatkan oleh Yesus, dan engkau tidak terhitung sebagai orang berdosa karena penyelamatan Tuhan, tetapi hal ini tidak berarti bahwa engkau tidak berdosa, dan tidak najis. Bagaimana mungkin engkau bisa kudus jika engkau belum diubahkan? Di dalam dirimu, engkau dipenuhi dengan kenajisan, egois dan kasar, tetapi engkau masih berharap untuk dapat turun bersama Yesus—enak sekali kau! Engkau melewatkan satu tahap dalam kepercayaanmu kepada Tuhan: engkau baru hanya ditebus, tetapi belum diubahkan. Agar engkau dapat berkenan di hati Tuhan, Tuhan harus langsung melakukan pekerjaan pengubahan dan pembersihan terhadapmu. Jika engkau hanya ditebus, engkau tidak akan dapat mencapai kekudusan. Dengan begini, engkau tidak akan layak mendapat bagian dalam berkat-berkat Tuhan yang baik, sebab engkau melewatkan satu tahap dalam pekerjaan Tuhan dalam mengelola manusia, yaitu tahap kunci berupa pengubahan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, engkau, seorang berdosa yang baru ditebus saja, tidak dapat langsung menerima warisan Tuhan.”

Dapat dilihat bahwa efek yang dicapai oleh pengakuan dosa dan pertobatan kepada Tuhan Yesus hanyalah pengampunan dosa, dan itu tidak berarti bahwa orang-orang sudah dapat bebas dari belenggu dosa dan mencapai kesucian. Silakan membaca ayat-ayat Alkitab berikut dan rekomendasi terkait agar dapat menemukan jalan untuk lolos dari dosa, mencapai kesucian dan masuk ke surga.

Daniel 12:9-10

Dan Dia berkata, Pergilah, Daniel: karena kata-katanya ditutup dan dimeteraikan sampai akhir zaman.Banyak yang akan dimurnikan, dan disucikan, dan dicobai; tetapi orang fasik akan berbuat fasik; dan tidak ada orang fasik yang paham; tetapi orang bijak akan mengerti.

Yohanes 16:12-13

Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu.

Wahyu 2:7

Bagi ia yang menang akan Kuberi makan dari pohon kehidupan, yang ada di tengah-tengah Taman Firdaus Tuhan.

Yohanes 12:47-48

Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman.

Wahyu 22:14

Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas pohon kehidupan dan dapat masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

Firman Tuhan yang relevan:

“Meskipun Yesus melakukan banyak pekerjaan di antara manusia, Ia hanya menyelesaikan penebusan seluruh umat manusia dan menjadi korban penghapus dosa manusia, tetapi tidak melepaskan manusia dari wataknya yang rusak. Menyelamatkan manusia sepenuhnya dari pengaruh Iblis tidak hanya membuat Yesus harus menanggung dosa manusia sebagai korban penghapus dosa, tetapi juga membuat Tuhan wajib melakukan pekerjaan yang lebih besar untuk melepaskan manusia dari wataknya yang telah dirusak Iblis. Jadi, setelah dosa manusia diampuni, Tuhan kembali menjadi daging untuk memimpin manusia memasuki zaman yang baru. Tuhan memulai melakukan hajaran dan penghakiman, dan pekerjaan ini telah membawa manusia ke dalam alam yang lebih tinggi. Semua orang yang tunduk di bawah kekuasaan-Nya akan menikmati kebenaran yang lebih tinggi dan menerima berkat yang lebih besar. Mereka benar-benar hidup dalam terang dan akan mendapatkan kebenaran, jalan, dan hidup.”

“Tatkala Yesus melakukan pekerjaan-Nya, pengetahuan manusia tentang Dia masih samar dan tidak jelas. Manusia selalu percaya bahwa Dia adalah anak Daud dan memproklamirkan-Nya sebagai nabi besar dan Tuhan yang penuh belas kasih yang menebus dosa manusia. Ada orang yang karena imannya, disembuhkan hanya dengan menyentuh ujung jubah-Nya; orang buta dapat melihat, bahkan orang mati hidup kembali. Namun, manusia tidak dapat menemukan watak Iblis yang jahat yang sudah berurat-akar di dalam dirinya dan tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana mengenyahkan watak tersebut. Manusia menerima banyak kasih karunia, seperti kedamaian dan kesenangan daging, berkat bagi seluruh keluarga karena iman satu orang, kesembuhan atas penyakit, dan lain sebagainya. Sisanya adalah perbuatan baik manusia dan penampilan saleh mereka; jika manusia bisa hidup berdasarkan hal-hal itu, ia dianggap orang percaya yang baik. Hanya orang-orang percaya semacam itu yang dapat masuk ke surga setelah meninggal, yang artinya mereka telah diselamatkan. Namun, semasa hidup, mereka sama sekali tidak mengerti jalan kehidupan. Mereka sekadar melakukan dosa dan mengakui dosa, terus begitu dalam siklus yang terus menerus berputar tanpa jalan menuju watak yang diubahkan; seperti itulah keadaan manusia di Zaman Kasih Karunia. Apakah manusia sudah menerima keselamatan yang lengkap? Tidak! Karena itu, setelah tahap itu selesai, masih ada pekerjaan penghakiman dan penghajaran. Tahap ini akan menyucikan manusia melalui firman sehingga manusia akan memiliki jalan untuk mereka ikuti. Tahap ini tidak akan berbuah atau bermakna jika dilanjutkan dengan pengusiran roh-roh jahat, karena sifat manusia yang berdosa tidak bisa diusir dan manusia hanya akan sekadar berhenti pada pengampunan dosa mereka. Melalui korban penghapus dosa, manusia telah diampuni dosa-dosanya, karena pekerjaan penyaliban telah berakhir dan Tuhan telah mengalahkan Iblis. Namun, watak manusia yang rusak tetap ada dalam dirinya dan manusia masih tetap dapat berbuat dosa dan melawan Tuhan; Tuhan belum mendapatkan umat manusia. Itulah mengapa pada tahap pekerjaan ini, Tuhan memakai firman-Nya untuk menyingkapkan watak manusia yang rusak dan meminta dia untuk menjalani hidup menurut jalan yang benar. Tahap ini lebih bermakna dan lebih berbuah dibandingkan tahap sebelumnya, karena sekarang firman-lah yang secara langsung membekali hidup manusia dan memampukan watak manusia untuk sepenuhnya diperbarui. Ini adalah tahap pekerjaan yang lebih menyeluruh. Oleh karena itu, inkarnasi pada akhir zaman telah menyempurnakan arti penting dari inkarnasi Tuhan dan sepenuhnya menggenapi rencana pengelolaan Tuhan bagi keselamatan manusia.”

Catatan Editor

Setelah membaca ayat-ayat Alkitab di atas dan firman Tuhan terkait tentang pertobatan, kita tahu bahwa Tuhan akan datang kembali pada akhir zaman untuk mengungkapkan kebenaran untuk menghakimi dan menyucikan manusia, sehingga manusia dapat mencapai pertobatan dan perubahan sepenuhnya dan diselamatkan oleh Tuhan. Jika Anda ingin tahu lebih banyak, Anda dapat menghubungi kami melalui Messenger atau WhatsApp, dan kami akan menjawab Anda secara online.

Rekomendasi terkait
Khotbah tentang Pertobatan: Cara mencapai pertobatan sejati
Saya Memiliki Penafsiran Baru Tentang Pengampunan Dosa

Tinggalkan komentar