Berlangganan

Menu

Apakah Tuhan Mengampuni Mereka yang Terus-Menerus Mengulangi Dosa?

Banyak orang, tidak peduli berapa lama mereka percaya kepada Tuhan, masih hidup dalam kondisi berbuat dosa di siang hari dan mengakui dosa di malam hari, sehingga mereka khawatir apakah Tuhan mengampuni mereka yang terus-menerus mengulangi dosa dan apakah mereka akhirnya bisa masuk kerajaan surga. Sebenarnya, firman Tuhan telah memberi tahu kita sikap Tuhan terhadap masalah ini, serta jalan untuk menyelesaikan dosa.

Navigasi cepat
1.Kita melakukan dosa berulang kali, bisakah kita menerima pengampunan dan penebusan Tuhan?
2.Cara Melepaskan Diri Dari Kondisi Berbuat Dosa Berulang Kali
3.Tuhan Telah Kembali untuk Melakukan Pekerjaan Penghakiman

Kita melakukan dosa berulang kali, bisakah kita menerima pengampunan dan penebusan Tuhan?

Tuhan Yesus berkata, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-lamanya" (Yohanes 8:34-35). Imamat 11:45 mengatakan, "Karena itu jadilah kudus, sebab Aku ini kudus." Dalam Wahyu 21:27 dikatakan, "Dan sekali-kali tidak akan masuk ke sana segala sesuatu yang mencemarkan, siapa pun yang melakukan kekejian, atau berdusta." Firman Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan itu kudus dan benar, dan bahwa semua orang yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Karena itu, Tuhan tidak akan selamanya mengampuni dosa yang terus diulang-ulang yang dilakukan orang. Seperti yang dicatat dalam Alkitab, "Karena jika kita dengan sengaja berbuat dosa setelah menerima pengetahuan kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada adalah penghakiman mengerikan dan lautan api yang akan menghanguskan orang-orang durhaka" (Ibrani 10:26-27). Jadi, bagi kita yang telah diampuni dosanya setelah percaya kepada Tuhan tetapi masih berulang kali melakukan dosa, dan tidak dapat mengamalkan ajaran Tuhan dan lepas dari ikatan dosa, pada akhirnya kita tidak dapat memperoleh pengampunan Tuhan yang kekal dan tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Itulah jawaban berdasarkan apa yang Tuhan katakan secara pribadi.

Cara Melepaskan Diri Dari Kondisi Berbuat Dosa Berulang Kali

Jika kita ingin mendapatkan pengampunan Tuhan dan memasuki kerajaan Tuhan, kita hanya dapat melakukannya dengan melepaskan diri dari ikatan dan hambatan dosa secara menyeluruh dan mencapai pemurnian. Sebenarnya, Tuhan Yesus telah menunjukkan kepada kita jalan untuk menyelesaikan dosa. Tuhan berkata, "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:47-48). "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran" (Yohanes 17:17). 1 Petrus 4:17 mengatakan, "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan." Kita dapat melihat dari ayat-ayat ini bahwa, ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman, berdasarkan tingkat pertumbuhan dan kebutuhan kita, Dia akan mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan di atas dasar pekerjaan penebusan. Dengan kebenaran, Dia akan menghakimi dan menyucikan sifat dosa kita, dan menunjukkan kepada kita jalan menuju perubahan watak, sehingga kita dapat sepenuhnya melepaskan diri dari ikatan dan hambatan dosa. Oleh karena itu, jika kita ingin melepaskan diri dari kondisi berbuat dosa yang berulang kali, kita harus menerima pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan yang dilakukan oleh Kristus di akhir zaman.

Tuhan Telah Kembali untuk Melakukan Pekerjaan Penghakiman

Saat ini, hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus di akhir zaman. Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan banyak kebenaran dan meluncurkan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan untuk sepenuhnya menyucikan dosa manusia. Sekarang, mari kita lihat dua perikop firman Tuhan Yang Mahakuasa, "Meskipun Yesus melakukan banyak pekerjaan di antara manusia, Dia hanya menyelesaikan penebusan seluruh umat manusia dan menjadi korban penghapus dosa manusia; Dia tidak membebaskan manusia dari wataknya yang rusak. Menyelamatkan manusia sepenuhnya dari pengaruh Iblis tidak hanya membuat Yesus harus menjadi korban penghapus dosa dan menanggung dosa manusia, tetapi juga membuat Tuhan harus melakukan pekerjaan yang jauh lebih besar untuk membebaskan manusia sepenuhnya dari wataknya yang telah dirusak oleh Iblis. Jadi, sekarang setelah manusia diampuni dari dosa-dosanya, Tuhan telah datang kembali menjadi daging untuk membawa manusia memasuki zaman yang baru, dan memulai pekerjaan hajaran dan penghakiman. Pekerjaan ini telah membawa manusia ke dalam alam yang lebih tinggi. Semua orang yang tunduk di bawah kekuasaan-Nya akan menikmati kebenaran yang lebih tinggi dan menerima berkat yang lebih besar. Mereka akan benar-benar hidup dalam terang, dan mereka akan mendapatkan jalan, kebenaran, dan hidup."

"Dalam pekerjaan yang dikerjakan pada akhir zaman, firman itu lebih berkuasa daripada manisfestasi berbagai tanda dan mukjizat, dan otoritas firman itu jauh melampaui tanda-tanda dan mukjizat. Firman itu menyingkapkan seluruh watak yang rusak dalam hati manusia. Engkau sendiri tidak dapat mengenali watak yang rusak itu. Ketika watak-watak tersebut disingkapkan kepadamu melalui firman, engkau akan secara alami menyadarinya. Engkau tidak akan dapat menyangkalnya, dan engkau akan benar-benar yakin. Bukankah ini menunjukkan otoritas dari firman-Nya? Inilah hasil yang dicapai oleh pekerjaan firman saat ini. Jadi, manusia tidak dapat sepenuhnya diselamatkan dari dosa-dosanya melalui kesembuhan penyakit atau pengusiran roh-roh jahat dan tidak dapat sepenuhnya dilengkapi melalui manifestasi berbagai tanda dan mukjizat. Otoritas untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh-roh jahat hanya memberi kepada manusia kasih karunia, namun daging manusia masih tetap menjadi milik Iblis dan watak Iblis yang rusak masih tetap tinggal dalam dirinya. Dengan kata lain, orang yang belum dijadikan tahir masih menjadi milik dosa dan kenajisan. Hanya setelah manusia dijadikan tahir melalui firman, dia pun telah didapatkan oleh Tuhan dan dia pun menjadi kudus."

Dari firman Tuhan, kita dapat melihat bahwa pada saat itu Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan dan menyelamatkan umat manusia dari dosa. Setelah beriman kepada Tuhan Yesus, selama orang-orang mengakui dosa dan bertobat kepada-Nya, dosa-dosa mereka akan diampuni dan mereka dapat menikmati kedamaian, sukacita, dan kasih karunia berlimpah yang dianugerahkan-Nya. Saat itu, Tuhan hanya mengampuni dosa manusia sesuai dengan kebutuhan mereka, bukan melakukan pekerjaan menyucikan manusia. Jadi, dengan percaya kepada Tuhan Yesus, kita hanya diampuni dari dosa-dosa kita dan tidak lagi dihukum oleh hukum Taurat. Namun, kita masih berulang kali melakukan dosa, dan tidak peduli seberapa keras kita berusaha, kita tidak mampu melepaskan diri dari ikatan dan kendali dosa. Di akhir zaman, atas dasar pekerjaan Tuhan Yesus, Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, menyingkap dan menghakimi watak Iblis batiniah kita yang rusak melalui firman-Nya, sehingga kita dapat memiliki pemahaman tentang watak Iblis dan segala macam pandangan keliru yang ada dalam diri kita sendiri, dan melihat dengan jelas seberapa dalam kita telah dirusak oleh Iblis, bagaimana kita dipenuhi dengan watak Iblis seperti kesombongan, keangkuhan, keegoisan, kehinaan, kebengkokan, tipu daya, kejahatan, keserakahan, kejahatan, kedengkian dan membenci kebenaran, dan betapa kita tidak memiliki keserupaan dengan manusia sejati. Dalam penghakiman dan hajaran firman Tuhan Yang Mahakuasa, kita mengetahui kebenaran mengenai kerusakan kita oleh Iblis, merasa malu dan bersalah, dan mulai membenci diri kita sendiri. Sementara itu, kita memiliki pengetahuan tentang watak Tuhan yang kudus, benar, dan tidak tercela, dan mengembangkan rasa hormat kepada Tuhan di dalam hati kita. Jadi, kita memiliki tekad untuk meninggalkan daging, tidak lagi mengikuti keinginan daging kita dan dengan bebas melakukan dosa, dan mulai mempraktikkan kebenaran dan berperilaku sesuai dengan persyaratan firman Tuhan. Dengan terus-menerus menjalani penghakiman dan hajaran Tuhan Yang Mahakuasa, secara bertahap kita dapat menyelesaikan masalah dosa kita dan menjadi orang-orang yang benar-benar menaati dan menghormati Tuhan. Ini adalah hasil yang dicapai dengan pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa melalui firman. Jadi, hanya dengan mengalami pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa melalui firman di akhir zaman, kita dapat menyelesaikan masalah dosa kita dan memasuki kerajaan Tuhan. Sama seperti yang dinubuatkan dalam Wahyu 22:14, "Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas pohon kehidupan dan dapat masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu."

Catatan Editor

Apakah persekutuan ini membuat Anda untuk memahami apakah Tuhan mengampuni kita yang melakukan dosa berulang kali? Sudahkah Anda sekarang menemukan jalan untuk menyelesaikan dosa? Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang jalan penerapan untuk menyelesaikan masalah dosa, jangan ragu untuk menghubungi kami menggunakan tombol obrolan online di bagian bawah. Kami online 24 jam sehari siap menjawab pertanyaan Anda.

Tinggalkan komentar