Berlangganan

Menu

Saya Mengerti Arti Sebenarnya Dari "Diselamatkan" dan Menemukan jalan Masuk Kerajaan Surga

Navigasi cepat
1.Keselamatan Tuhan Yesus Tertanam Dalam Di hati Saya
2.Kusut Dalam Hati Ketika Mendengar Bahwa Tuhan Telah Datang Kembali
3.Memahami KTuhan dan Terus Mencari
4.Memahami Arti Sebenarnya Dari "Diselamatkan"
5.Pekerjaan Penghakiman Tuhan di akhir Zaman adalah Satu-satunya Cara Bagi Manusia Untuk Memasuki Kerajaan Surga
6.Ikuti Jejak Anak Domba dan Mendapatkan Keselamatan Akhir Zaman

Banyak saudara dan saudari yang percaya kepada Tuhan menganggap bahwa Tuhan Yesus telah mengampuni segala dosa kita dan kita telah diselamatkan. Ketika Tuhan Yesus datang kembali, kita akan secara langsung diangkat ke kerajaan surga. Saudari Qingming juga berpikir demikian, baru setelah persekutuan dia mengetahui bahwa "diselamatkan" dan "memasuki kerajaan surga" adalah hal yang berbeda sama sekali. Apa arti sebenarnya dari "diselamatkan"? Bagaimana kita dapat memasuki kerajaan surga? Aktikel berikut ini akan memberitahu Anda jawabannya.

Keselamatan Tuhan Yesus Tertanam Dalam Di hati Saya

Di tahun 2011, saya beruntung menjadi seorang Kristen. Saya tahu bahwa Tuhan Yesus mengasihi kita sehingga dipakukan di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Dia adalah korban penghapus dosa yang kekal bagi manusia. Menghadapi keselamatan besar dari Tuhan, saya sangat tersentuh dan percaya dalam hati bahwa Tuhan telah mengampuni dosa-dosa saya, dan saya telah diselamatkan oleh iman dengan percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika Tuhan datang kembali, saya akan diangkat ke dalam kerajaan surga, saya sangat diberkati! Saya teringat bahwa saya telah melakukan begitu banyak dosa sebelum saya percaya kepada Tuhan, dan saya sangat tidak layak mendapatkan keselamatan yang luar biasa karena belas kasihan Tuhan. Saya bertekad untuk mencintai Tuhan, melakukan firman Tuhan, dan menjadi orang yang disenangi Tuhan untuk membalas kasih Tuhan. Tetapi setelah beberapa tahun, saya menemukan bahwa saya berkali-kali tidak dapat mempraktikkan ajaran Tuhan, dan ketika saya bersama dengan keluarga, saya sering mengungkapkan amarah tanpa sengaja. Setelah itu, saya merasa tertuduh dalam hati, jadi saya mengakui dosa-dosa saya kepada Tuhan dan membenci diri sendiri karena tidak dapat melakukan ajaran Tuhan. Tetapi setiap kali saya melihat catatan di dalam Alkitab: "Karena itu jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya di dalam hatimu bahwa Tuhan telah membangkitkan Dia dari kematian, engkau akan diselamatkan. Sebab dengan hati, orang percaya kepada kebenaran; dan dengan mulut, pengakuan kepada keselamatan dibuat" (Roma 10:9-10). dan "Jika kita mengaku dosa kita, dia setia dan adil untuk mengampuni dosa kita, dan untuk menyucikan kita dari semua ketidakbenaran" (1 Yohanes 1:9). saya ada keyakinan kepada Tuhan lagi. Saya berkata pada diri sendiri bahwa keselamatan dari penyaliban Tuhan adalah benar dan dapat diandalkan. Tuhan telah mengampuni dosa-dosa saya. Meskipun saya belum mencapai kesempurnaan, saya masih akan diangkat ke surga ketika Tuhan datang kembali atas kasih dan belas kasihan Tuhan yang besar.

Kusut Dalam Hati Ketika Mendengar Bahwa Tuhan Telah Datang Kembali

Pada Musim Semi tahun 2019, seorang saudari meminta saya untuk menghadiri persekutuan mempelajari Alkitab. Selama persekutuan ini, saya telah mengenali beberapa saudara dan saudari, terutama Saudara Li yang bersekutu tentang Alkitab dengan sangat mencerahkan, saya sangat suka mendengarkannya. Saudara Li berkomunikasi tentang perbedaan antara gadis yang bijaksana dan gadis yang bodoh, apa itu melakukan kehendak Bapa dan bagaimana cara mendapatkan jalan kehidupan. Persekutuan Saudara Li membuat saya merasa sangat tercerahkan, dan saya bersedia untuk terus mendengarkannya. Kemudian Saudara Li bersekutu: Tuhan telah melakukan tiga tahap pekerjaan untuk menyelamatkan manusia, yaitu pekerjaan di Zaman Hukum Taurat, Zaman Kasih Karunia, dan Zaman Kerajaan pada akhir zaman. Dia juga mengatakan bahwa Tuhan telah datang kembali dengan berinkarnasi, mengungkapkan kebenaran yang dapat menyucikan dan menyelamatkan umat manusia, serta melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, dan hanya mereka yang telah menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman dan dapat disucikan masuk ke kerajaan surga. Mendengar apa yang Saudara Li katakan, saya berpikir: Bukankah ini bertentangan dengan pemahaman saya yang percaya bahwa orang memasuki kerajaan surga setelah diselamatkan? Lalu saya memikirkan catatan dalam Roma: "Karena itu jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya di dalam hatimu bahwa Tuhan telah membangkitkan Dia dari kematian, engkau akan diselamatkan" (Roma 10:9). Pekerjaan keselamatan Tuhan Yesus telah mengampuni segala dosa kita, dan kita telah diselamatkan. Ketika Tuhan datang kembali, kita dapat secara langsung diangkat ke dalam kerajaan surga. Bagaimana Tuhan dapat datang untuk melakukan pekerjaan penghakiman lagi? Semakin saya memikirkannya, semakin saya merasa ada yang salah, jadi saya menemukan alasan untuk tidak terus mendengarkannya.

Malam itu, saya tidak bisa tidur nyenyak sepanjang malam, dan terus menyatakan dalam hati: "Tuhan Yesus adalah satu-satunya penyelamat saya. Ini adalah dasar bagi iman saya. Tidak ada yang bisa menggoyahkannya." Saya memutuskan untuk berhenti mendengarkan persekutuan, tetapi saya berpikir bahwa persekutuan saudara dan saudari akhir-akhir ini sangat bagus. Mereka memiliki wawasan yang unik tentang Alkitab, dan apa yang mereka katakan ad bukti. Baik video yang di tonton maupun firman-firman yang mereka bacakan, semuanya sangat mencerahkan. Saya mendapatkan perbekalan dari firman tersebut, dan menemukan bahwa firman-firman itu bukan sesuatu yang dapat diungkapkan oleh manusia biasa. Memikirkan hal ini, saya masih merasa sedikit enggan. Tetapi mereka mengatakan bahwa hanya dengan mengalami pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman barulah dapat memasuki kerajaan surga. Ini tidak sesuai dengan apa yang telah saya pahami di masa lalu. Dalam beberapa hari kemudian, saya selalu merasa tidak nyaman di hati saya, dan saya tidak tahu bagaimana memperlakukan perkara ini. Jika saya menyelidiki, itu tidak sesuai dengan pemahaman saya, dan saya takut dibingungkan; Jika saya tidak menyelidiki, bagaimana jika Tuhan benar-benar telah datang kembali? Kembalinya Tuhan adalah perkara besar! Saya telah memikirkan hal ini di hati saya selama beberapa hari, dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, jadi saya hanya bisa datang kepada Tuhan dan berdoa: "Tuhan Yesus, apakah Engkau benar-benar telah datang kembali? Jika Engkau benar-benar telah datang kembali, dan Engkau adalah Tuhan Yang Mahakuasa yang disaksikan oleh saudara-saudari, bukankah saya adalah gadis yang bodoh jika aku tidak menerima kedatangan-Mu? Tuhan, haruskah saya terus menyelidikinya? Saya tahu bahwa Engkau adalah Tuhan yang benar dan hidup. Saya menyerahkan diri saya dan memandang kepada-Mu. Saya memohon pencerahan dan bimbingan dari-Mu serta melindungiku agar saya tidak mengambil jalan yang salah. "

Memahami KTuhan dan Terus Mencari

Tepat ketika saya tidak tahu harus berbuat apa, seorang saudari dari gereja saya tiba-tiba datang kepada saya, dan saya menceritakan semua masalah dan kebingungan di hati saya kepadanya. Saya bertanya kepada saudari: "Gereja Tuhan Yang Mahakuasa telah menyaksikan bahwa Tuhan telah datang kembali dan telah melakukan pekerjaan baru. Mereka juga memiliki sebuah buku yang berjudul "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia". Apa yang terjadi?" Setelah mendengar ini, saudari menjawab: "Sekarang adalah akhir zaman. Nubuat kembalinya Tuhan pada dasarnya telah digenapi. Tuhan mungkin telah datang kembali. Tetapi dapatkah kita secara membabi buta menentukan pekerjaan apa yang akan dilakukan oleh Tuhan ketika Dia datang kembali? Tuhan berfirman: "Karena rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalan-Ku bukanlah jalanmu, demikian firman Yahweh. Karena seperti langit lebih tinggi dari bumi, demikianlah jalan-Ku lebih tinggi dari jalanmu, dan rancangan-Ku dari rancanganmu" (Yesaya 55:8-9). Rancangan Tuhan selalu lebih tinggi dari rancangan manusia. Tidak ada yang bisa memahami hikmat Tuhan dan pekerjaan Tuhan memiliki misteri di dalamnya. Bagaimana kita manusia dapat memahami pekerjaan Tuhan? Sekarang orang-orang telah bersaksi kepada kita bahwa Tuhan telah datang kembali, saya pikir kita harus menyelidiki dulu. Lihatlah apa yang Tuhan Yesus firmankan: "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Jika kita ingin memastikan apakah Tuhan telah datang kembali, kita harus secara aktif mencari dan menyelidikinya. Jika kita tidak mencari dan menyelidiki ketika kita mendengar berita yang menyaksikan bahwa Tuhan telah datang kembali, bukankah sangat mudah bagi kita untuk melewatkan kesempatan menyambut kedatangan Tuhan? Domba Tuhan mendengarkan suara Tuhan, selama kita mencari dengan tulus, Tuhan akan menjaga kita dari mengambil jalan yang salah dan menuntun kita untuk mendengar suara Tuhan!" Setelah mendengar apa yang saudari itu katakan, saya pikir apa yang dia katakan itu masuk akal. Memang, pencegahan bukanlah cara untuk memahami dan menyelesaikan masalah. Saya terpikir Saudari Li juga pernah bersekutu bahwa gadis yang bijaksana dapat secara aktif mencari, menyelidiki dan menyambut Tuhan ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman. Jika saya tidak menyelidiki atau mencari, tetapi secara membabi buta berpegang pada gagasan saya sendiri untuk menentukan pekerjaan Tuhan sehingga melewatkan kesempatan untuk menyambut Tuhan, bukankah saya adalah gadis yang bodoh? Memikirkan hal ini, hati saya perlahan-lahan menjadi tenang, lalu saya memutuskan untuk mendengarkan ajaran Gereja Tuhan Yang Mahakuasa.

Memahami Arti Sebenarnya Dari "Diselamatkan"

Keesokan harinya, saya dan saudari pergi ke persekutuan bersama dengan saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Dalam persekutuan tersebut, saya mengemukakan kebingungan saya dan berkata: "Saya hari ini datang ke sini karena saya memiliki pertanyaan yang tidak saya mengerti. Saya ingin kalian bersekutu untuk saya. Saya pikir pekerjaan bahwa keselamatan Tuhan Yesus telah mengampuni semua dosa kita, dan kita telah di selamatkan oleh iman. Ketika Tuhan datang kembali, kita dapat langsung masuk ke kerajaan surga, tetapi mengapa kalian mengatakan bahwa hanya dengan menerima pekerjaan penghakiman kedatangan Tuhan barulah kita dapat memasuki kerajaan surga?" Saudari itu berkomunikasi dengan kami: "Kita memang telah di selamatkan oleh kasih karunia setelah percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi dapatkah kita masuk kerajaan surga karena sudah di selamatkan? Kita dapat memikirkan apakah Tuhan Yesus pernah mengatakan ini? Karena Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan bahwa "Siapa yang di selamatkan dapat masuk ke kerajaan surga ", Bukankah ini hanya merupakan gagasan dan imajinasi manusia? Apa artinya "diselamatkan"? Kita akan mulai dari latar belakang pekerjaan Tuhan Yesus pada saat itu. Kita semua tahu bahwa di akhir Zaman Hukum Taurat, manusia menjadi semakin rusak dan semakin banyak melakukan dosa. Karena kerusakan manusia semakin mendalam, mereka mengahapi bahaya untuk dihukum mati karena gagal mematuhi hukum. Untuk menebus manusia, Tuhan Yesus telah dipakukan di kayu salib sebagai korban penghapus dosa bagi manusia dan menanggung dosa manusia. Dengan ini, manusia tidak akan dihukum mati oleh Tuhan karena melanggar hukum. Oleh karena itu, "kita bukan lagi orang berdosa" yang sering kita katakan ini mengacu pada dosa-dosa yang melawan hukum dan perintah Tuhan, dan "diselamatkan" yang kita katakan mengacu pada dosa orang-orang akan diampuni setelah mengakui dosa dan bertobat kepada Tuhan dan karena percaya kepada Tuhan Yesus, dan mereka akan dapat menikmati kedamaian, sukacita, dan kasih karunia yang kaya yang diberikan oleh Tuhan Yesus."

Mengenai aspek ini, kita akan memahami lebih jelas dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa. Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: 'Pada masa itu, pekerjaan Yesus adalah pekerjaan untuk menebus seluruh umat manusia. Dosa-dosa semua orang yang percaya kepada-Nya diampuni; asalkan engkau percaya kepada-Nya, Dia akan menebusmu; jika engkau percaya kepada-Nya, engkau bukan lagi orang berdosa, engkau telah dibebaskan dari dosa-dosamu. Inilah yang dimaksud dengan diselamatkan dan dibenarkan oleh iman. Namun di antara orang-orang percaya, masih ada yang memberontak dan melawan Tuhan, dan perlahan-lahan masih harus dibuang. Keselamatan tidak berarti manusia telah sepenuhnya didapatkan oleh Yesus, melainkan bahwa manusia tidak lagi menjadi milik dosa, bahwa dosa-dosanya telah diampuni. Asalkan engkau percaya, engkau tidak akan pernah lagi menjadi milik dosa.'

'Meskipun manusia telah ditebus dan diampuni dosanya, itu hanya dapat dianggap bahwa Tuhan tidak lagi mengingat pelanggaran manusia dan tidak memperlakukan manusia sesuai dengan pelanggarannya. Namun, ketika manusia hidup dalam daging dan belum dibebaskan dari dosa, ia hanya bisa terus berbuat dosa, tanpa henti menyingkapkan watak rusak Iblis dalam dirinya. Inilah kehidupan yang manusia jalani, siklus tanpa henti berbuat dosa dan meminta pengampunan. Mayoritas manusia berbuat dosa di siang hari lalu mengakui dosa di malam hari. Dengan demikian, sekalipun korban penghapus dosa selamanya efektif bagi manusia, itu tidak dapat menyelamatkan manusia dari dosa. Hanya separuh dari pekerjaan penyelamatan telah diselesaikan, karena watak manusia masih rusak.'

'Manusia ... diampuni dosa-dosanya, tetapi pekerjaan mengenyahkan watak rusak Iblis dalam diri manusia belumlah dilakukan dalam dirinya. Manusia hanya diselamatkan dan diampuni dosanya karena imannya, tetapi sifat dosa manusia tidak diambil daripadanya dan masih tetap ada dalam dirinya. Dosa manusia diampuni melalui Tuhan yang berinkarnasi, namun bukan berarti manusia tidak lagi memiliki dosa dalam dirinya. Dosa manusia dapat diampuni melalui korban penghapusan dosa, tetapi manusia belum mampu menyelesaikan masalah bagaimana ia dapat untuk tidak lagi berbuat dosa dan bagaimana agar sifat dosanya dapat dibuang sepenuhnya dan diubahkan.'

Dari firman Tuhan Yang Mahakuasa, kita dapat melihat bahwa "diselamatkan" yang disebut pada Zaman Kasih Karunia mengacu pada pengampunan dosa manusia karena penebusan Tuhan Yesus, dan manusia tidak lagi dihukum mati oleh hukum karena berdosa. Tuhan Yesus hanya menyelesaikan pekerjaan penebusan, tetapi Dia hanya mengampuni dosa-dosa manusia dan tidak menyelesaikan sifat berdosa dan watak Iblis kita. Watak Iblis seperti arogan dan angkuh, penipuan dan kebengkokan, egois dan serakah adalah akar dari dosa-dosa kita untuk melawan Tuhan. Misalnya, sementara kita percaya kepada Tuhan, kita juga akan mengikuti tren jahat dunia dan mengejar keuangan, ketenaran, kekayaan, kenikmatan daging dan lain-lain, sehingga pergaulan antara manusia sangat mementingkan keuntungan, dan kita sering kali bisa berbohong untuk mempertahankan manfaat kita sendiri, hidup dalam perjuangan untuk ketenaran dan keuntungan tanpa memiliki hati nurani sama sekali, dan tidak dapat melakukan ajaran Tuhan Yesus yang menuntut manusia untuk mengasihi sesama manusia seperti diri kita sendiri, bersikap toleransi dan sabar. Tuhan Yesus pernah berfirman dahulu kala: "Siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-lamanya" (Yohanes 8:34-35). Tuhan itu kudus, dan tidak ada yang bisa melihat Tuhan jika dia tidak suci. Kerajaan surga adalah kerajaan yang diperintah oleh Tuhan dan merupakan tempat yang kudus, lalu bagaimana mungkin Tuhan mengizinkan orang-orang seperti kita yang sering berdosa dan menentang Tuhan untuk masuk ke kerajaan surga? Oleh karena itu, Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia akan datang kembali. Kedatangan kembalinya Tuhan adalah untuk melakukan pekerjaan penyucian dan menyelamatkan umat manusia secara menyeluruh. Pada akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa telah datang, mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan untuk menyelesaikan sifat berdosa dan watak Iblis kita sehingga kita dapat sepenuhnya bebas dari belenggu dosa dan disucikan sehingga kita memenuhi syarat untuk masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Seperti yang difirmankan Tuhan Yang Mahakuasa: 'Meskipun Yesus melakukan banyak pekerjaan di antara manusia, Dia hanya menyelesaikan penebusan seluruh umat manusia dan menjadi korban penghapus dosa manusia; Dia tidak membebaskan manusia dari wataknya yang rusak. Menyelamatkan manusia sepenuhnya dari pengaruh Iblis tidak hanya membuat Yesus harus menjadi korban penghapus dosa dan menanggung dosa manusia, tetapi juga membuat Tuhan harus melakukan pekerjaan yang jauh lebih besar untuk membebaskan manusia sepenuhnya dari wataknya rusaknya yang jahat. Jadi, sekarang setelah manusia diampuni dari dosa-dosanya, Tuhan telah datang kembali menjadi daging untuk membawa manusia memasuki zaman yang baru, dan memulai pekerjaan hajaran dan penghakiman. Pekerjaan ini telah membawa manusia ke dalam alam yang lebih tinggi. Semua orang yang tunduk di bawah kekuasaan-Nya akan menikmati kebenaran yang lebih tinggi dan menerima berkat yang lebih besar. Mereka akan benar-benar hidup dalam terang, dan mereka akan mendapatkan jalan, kebenaran, dan hidup.'"

Setelah mendengarkan persekutuan saudari, saya tiba-tiba dapat memahaminya. Ternyata pekerjaan yang dilakukan Tuhan Yesus hanyalah pekerjaan penebusan. "Diselamatkan" hanya berarti kita tidak lagi dikutuk oleh hukum, tetapi bukan berarti kita bisa langsung masuk kerajaan surga. Juga difirmankan "Hanya separuh dari pekerjaan penyelamatan telah diselesaikan", artinya pekerjaan Tuhan Yesus baru menyelesaikan separuh dari pekerjaan penyelamatan, pantas saja saya masih sering berbuat dosa, ternyata saya masih perlu menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman untuk menjadi suci dan masuk kerajaan Tuhan! Saya merasa persekutuan saudari itu masuk akal.

Pekerjaan Penghakiman Tuhan di akhir Zaman adalah Satu-satunya Cara Bagi Manusia Untuk Memasuki Kerajaan Surga

Semakin saya merenungkan, semakin cerah hati saya, dan saya menyadari bahwa diselamatkan dan memasuki kerajaan surga bukanlah hal yang sama. Mereka yang diselamatkan perlu mengalami pekerjaan penghakiman dan disucikan sebelum memasuki kerajaan surga. Karena "diselamatkan" tidak seperti yang saya bayangkan, lalu bagaimana kita bisa menyingkirkan sifat rusak dan sepenuhnya diperoleh oleh Tuhan Yesus? Saya benar-benar ingin terus mendengarkan saudari meneruskan pembicaraan. Kemudian saudari itu bersekutu: "Setiap tahap pekerjaan Tuhan direncanakan dan dilakukan setahap demi setahap, dan terdapat beberapa hasil yang harus dicapai oleh pekerjaan Tuhan di setiap zaman. Pekerjaan Tuhan yang kita alami di zaman kasih karunia hanya dapat mencapai pengampunan dosa, dan kita masih belum sepenuhnya bebas dari dosa dan disucikan. Hanya melalui pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, segala kebenaran yang dibutuhkan oleh manusia akan dikerjakan dalam diri manusia, sehingga manusia dapat benar-benar mengenal Tuhan, mengubah sifat hidupnya, dan menjadi orang yang taat dan menyembah Tuhan serta selaras dengan kehendak Tuhan. Ini juga memenuhi nubuatan Tuhan Yesus: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:47-48). "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran" (Yohanes 17:17).

Lalu, bagaimana Tuhan menghakimi dan menyucikan manusia? Mari kita membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa bersama. Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: "Pada akhir zaman, Kristus menggunakan berbagai kebenaran untuk mengajar manusia, mengungkapkan esensi manusia, dan membedah perkataan dan perbuatan manusia. Firman ini terdiri dari berbagai kebenaran, seperti tugas-tugas manusia, bagaimana manusia seharusnya menaati Tuhan, bagaimana seharusnya manusia setia kepada Tuhan, bagaimana manusia seharusnya hidup dalam kemanusiaan yang normal, serta hikmat dan watak Tuhan, dan sebagainya. Firman ini semuanya ditujukan pada esensi manusia dan wataknya yang rusak. Secara khusus, firman yang mengungkapkan bagaimana manusia menolak Tuhan diucapkan berkaitan dengan bagaimana manusia merupakan perwujudan Iblis, dan kekuatan musuh yang melawan Tuhan. Dalam melaksanakan pekerjaan penghakiman-Nya, Tuhan tidak hanya menjelaskan natur manusia dengan beberapa kata; Dia menyingkapkan, menangani, dan memangkasnya dalam jangka panjang. Cara-cara penyingkapan, penanganan, dan pemangkasan ini tidak bisa digantikan dengan perkataan biasa, tetapi dengan kebenaran yang sama sekali tidak dimiliki manusia. Hanya cara-cara seperti inilah yang dapat disebut penghakiman; hanya melalui penghakiman jenis inilah manusia bisa ditundukkan dan diyakinkan sepenuhnya untuk tunduk kepada Tuhan, dan bahkan memperoleh pengenalan yang sejati akan Tuhan. Yang dihasilkan oleh pekerjaan penghakiman adalah pemahaman manusia tentang wajah Tuhan yang sejati dan kebenaran tentang pemberontakannya sendiri. Pekerjaan penghakiman memungkinkan manusia untuk mendapatkan banyak pemahaman akan kehendak Tuhan, tujuan pekerjaan Tuhan, dan misteri-misteri yang tidak dapat dipahami olehnya. Pekerjaan ini juga memungkinkan manusia untuk mengenali dan mengetahui hakikatnya yang rusak dan akar penyebab dari kerusakannya, dan juga mengungkapkan keburukan manusia. Semua efek ini dihasilkan oleh pekerjaan penghakiman, karena hakikat pekerjaan ini sebenarnya adalah pekerjaan membukakan jalan, kebenaran, dan hidup Tuhan kepada semua orang yang beriman kepada-Nya. Pekerjaan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Tuhan."

Kita dapat melihat dari firman Tuhan bahwa pada akhir zaman, Tuhan akan menghakimi dan menyucikan manusia dengan mengungkapkan kebenaran, memberi tahu kita semua kebenaran yang kita butuhkan untuk keselamatan, dan menyelesaikan watak Iblis kita yang melawan Tuhan. Dengan menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, kita akan memahami banyak kebenaran, seperti apa artinya menaati Tuhan, bagaimana mencintai Tuhan, apa itu keselamatan, bagaimana melakukan kehendak Tuhan, orang macam apa yang Tuhan selamatkan dan singkirkan, bagaimana memuliakan dan menyaksikan Tuhan, dan lain-lain. Dengan mengalami penghakiman dan hukuman dari firman Tuhan, kita dapat menyadari bahwa kita penuh dengan watak Iblis yang rusak, arogan dan angkuh, penipuan dan kebengkokan, egois dan tercela, serakah dan jahat, dan kita hidup tanpa gambar manusia. Pada saat yang sama, kita menyadari bahwa watak Tuhan yang benar dan kudus tidak dapat disinggung. Jika kita tidak lagi mempraktikkan kebenaran tetapi masih hidup dalam watak rusak Iblis, kita pasti akan dibenci dan ditolak oleh Tuhan. Hanya dengan begitu kita akan memiliki sedikit rasa takut akan Tuhan dan mulai fokus untuk mempraktikkan kebenaran sehingga sifat hidup kita berangsur-angsur berubah. Hasil ini tidak dapat dicapai di Zaman Kasih Karunia, dan kita memang mendapatkan keselamatan Tuhan yang begitu besar.

Saudari juga memutarkan sebuah klip film yang berjudul "Mimpiku Tentang Kerajaan Surga". Dalam video tersebut, Saudara Qin berkata bahwa pada Zaman Kasih Karunia, dia sangat antusias untuk mengejar dan dia memiliki beberapa perilaku baik pada penampilan luarnya, tetapi karena sifatnya yang sombong, dia sering menyingkapkan watak rusaknya menyaksikan diri sendiri, dan biarkan orang lain mengagumi dan menyembahnya. Kemudian setelah dia menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa akhir zaman, di bawah penghakiman dan penyingkapan firman Tuhan Yang Mahakuasa, dia memiliki pemahaman dan kebencian atas watak rusak Iblisnya yang sombong dan arogan. Dia juga menyadari bahwa watak Tuhan yang benar tidak dapat disinggung, dan secara bertahap memiliki hati yang takut akan Tuhan, menjadi orang yang jauh lebih rendah hati, dan dapat sering meninggikan Tuhan dan bersaksi kepada Tuhan serta mempraktikkan beberapa kebenaran, dan akhirnya menghidupi sedikit citra manusia sejati.

Kemudian, saudari bersekutu: "Sekarang, semua jenis pengalaman dan kesaksian tentang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa telah diposting di Internet. Melihat dari hasil yang dicapai oleh pekerjaan Tuhan, kita dapat yakin bahwa pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman dilakukan atas dasar pekerjaan Tuhan Yesus, ini adalah tahap pekerjaan yang lebih baru dan lebih tinggi. Kristus akhir zaman, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa telah membawa seluruh umat manusia jalan yang benar dan kehidupan kekal. Dia adalah gerbang bagi kita untuk memasuki kerajaan surga. Hanya dengan menerima pekerjaan penghakiman-Nya di akhir zaman, barulah kita dapat menyingkirkan watak rusak Iblis, dan menjadi orang yang melakukan kehendak Tuhan, dan masuk ke kerajaan surga dan menerima keselamatan penuh dari Tuhan. Jika kita hanya berpegang pada pekerjaan penebusan Tuhan di Zaman Kasih Karunia, tetapi tidak menerima pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman, maka kita tidak akan pernah bebas dari ikatan dosa, dan tidak mungkin masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Dapat dilihat bahwa pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Kristus akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa adalah pekerjaan yang paling kritis dan mendasar untuk menyucikan, menyempurnakan, dan menyelamatkan manusia. Apakah kita menerima pekerjaan penghakiman Tuhan secara langsung berkait dengan nasib, kesudahan, dan tempat tujuan kita masing-masing. "

Setelah mendengarkan persekutuan saudari dan menonton film kesaksian pengalaman saudara ini, saya terpikir dengan beberapa orang percaya di gereja juga bersemangat mengejar seperti protagonis dalam film, mereka sombong dan sering menyaksikan diri sendiri, tetapi tidak ada yang bisa mengenali sifat rusak dan esensi alami yang ada didalam diri mereka sendiri. Saat ini, Tuhan Yang Mahakuasa telah datang, dan firman yang diungkapkan-Nya memang dapat menyingkapkan kerusakan manusia dan membuat manusia menyadari akar dosa manusia sehingga membuat orang yakin. Firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa memang adalah kebenaran yang lebih tinggi daripada Zaman Kasih Karunia. Sekarang tampaknya hanya dengan menerima pekerjaan penghakiman Tuhan, barulah kita dapat menyelesaikan masalah berdosa kita dari akarnya, dan kemudian benar-benar menyingkirkan sifat rusak kita, disucikan, dan masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Tampaknya Tuhan datang kembali untuk melakukan pekerjaan penghakiman dan penyucian di akhir zaman, ini memang merupakan kebutuhan kita, dan ini adalah satu-satunya cara bagi kita untuk disucikan dan masuk ke kerajaan surga! Memikirkan hal ini, saya mengerti dan saya merasa bahwa Tuhan Yang Mahakuasa kemungkinan besar adalah kembali Tuhan Yesus, jadi saya memutuskan untuk menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa akhir zaman dan membaca firman ini dengan sungguh-sungguh.

Ikuti Jejak Anak Domba dan Mendapatkan Keselamatan Akhir Zaman

Setelah beberapa waktu menyelidiki, saya telah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang lebih spesifik setelah memahami lebih banyak aspek kebenaran, misalnya rencana pengelolaan 6000 tahun Tuhan, bagaimana hubungan antara tiga tahap pekerjaan Tuhan diperdalam secara bertahap, dan apa arti sebenarnya dari mendapatkan kehidupan kekal dengan percaya kepada Anak, misteri inkarnasi, perbedaan antara pekerjaan Roh Kudus dan pekerjaan roh jahat, bagaimana kerajaan Tuhan diwujudkan di bumi, bagaimana membedakan Kristus yang benar dari yang palsu, dan aspek kebenaran lainnya. Tidak hanya itu, dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, saya juga telah memiliki sedikit pemahaman tentang sifat sombong dan arogan saya yang menjadi akar penyebab kegagalan saya untuk bergaul dengan keluarga secara harmonis, dan menemukan jalan penerapan dari firman Tuhan. Saya merasakan kedamaian dan kenikmatan dalam hati saya. Semakin saya membaca firman Tuhan, semakin hati saya dicerahkan. Pada akhirnya, saya memutuskan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah kembalinya Tuhan Yesus, dan pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Tuhan Yang Mahakuasa adalah pekerjaan yang lebih baru dan lebih tinggi yang dilakukan atas di atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus. Jika kita tidak menerima pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, tidak peduli seberapa keras kita bekerja, tidak mungkin dosa kita dapat disucikan dan masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Senang sekali Tuhan Yang Mahakuasa telah datang kembali. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya dapat menyambut kedatangan Tuhan pada saat saya masih hidup.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan di dalam hati saya. Itu adalah anugerah Tuhan yang membawa saya kembali ke hadapan-Nya melalui saudara dan saudari. Jika bukan karena tangan Tuhan yang penuh kasih yang tidak pernah menyerah pada saya, saya mungkin akan menjadi gadis yang bodoh dan melewatkan kesempatan untuk menyambut Tuhan. Sekarang, saya menikmati perbekalan air kehidupan setiap hari, dan saya merasa sangat bahagia. Ketika saya pikir banyak saudara dan saudari yang masih dipengaruhi oleh konsep "Tuhan Yesus telah mengampuni semua dosa kita. Kita sudah dibenarkan oleh iman. Tuhan tidak mungkin datang kembali untuk melakukan pekerjaan penghakiman", sehingga meskipun mereka mendengar kabar bahwa Tuhan telah datang kembali, mereka tidak berani untuk menyelidikinya, ini telah menyebabkan mereka tidak dapat menyambut kembalinya Tuhan. Saya ingin menuliskan pengalaman saya kepada semua saudara dan saudari yang memiliki gagasan yang sama dengan saya supaya dapat mengesampingkan gagasan, secara aktif mencari dan dengan rendah hati dan menyelidiki sehingga dapat menyambut kembalinya Tuhan. Seperti yang pernah Tuhan Yesus katakan: "Diberkatilah orang yang miskin dalam roh: karena kerajaan surga adalah milik mereka" (Matius 5:3).

Catatan Editor

Setelah membaca artikel ini, saya percaya kita sudah mengerti bahwa kita masih tidak bisa masuk ke kerajaan surga dengan hanya dibenarkan oleh iman. Hanya dengan menerima pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, barulah kita dapat menyingkirkan sifat kita yang rusak dan dibawa ke kerajaan surga oleh Tuhan. Jika Anda ingin menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, Anda dapat mengobrol dengan kami secara online melalui Messenger.

Tinggalkan komentar