Berlangganan

Menu

Apakah Anda tahu? Masih Ada Nubuat Kedatangan Tuhan Yesus Secara Tersembunyi

Catatan Editor

Banyak orang yang percaya kepada Tuhan Yesus memiliki harapan seperti ini: ketika Tuhan Yesus datang lagi, Dia akan membawa kemuliaan besar dan datang di tengah-tengah kita dengan awan putih untuk membawa kita ke kerajaan surga. Untuk hari ini, kita sering menunggu dengan waspada, tetapi kita belum melihat kedatangan Tuhan Yesus dengan awan-awan sampai sekarang. Mengapa demikian? Persekutuan berikut akan membawa Anda untuk menemukan jawabannya.

Penyimpangan Ketika Menyambut Kedatangan Tuhan Yesus

Saat ini bencana semakin besar, tanda-tanda kedatangan kembalinya Tuhan telah digenapi, tetapi mengapa kita belum melihat kedatangan Tuhan Yesus dengan awan-awan? Ini adalah karena kita semua membuat kesalahan dalam hal menyambut kedatangan Tuhan Yesus, yaitu, kita hanya menunggu Tuhan datang berdasarkan nubuatan bahwa Tuhan datang dengan awan-awan, tetapi mengabaikan nubuat lainnya. Sebenarnya, Tuhan tidak mengatakan dengan pasti bahwa Dia akan datang dengan awan, tetapi dia menubuatkan bahwa akan ada beberapa cara tentang kedatangan-Nya. Kita tidak mencari nubuat lain tentang kedatangan kembali Tuhan Yesus, lalu mendefinisikan bahwa Tuhan kembali dengan awan-awan, bukankah ini tindakan yang sewenang-wenang? Dengan cara ini, pasti akan ada penyimpangan dan kesalahan ketika kita menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Karena itu, kita menyelidiki dari berbagai aspek dalam cara kedatangan Tuhan Yesus. Jika kita mencari di dalam Kitab Suci, tidak sulit bagi kita untuk menemukan bahwa ada dua cara kedatangan Tuhan Yesus, selain kedatangan dengan awan-awan, ada juga kedatangan rahasia seperti: "Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri" (Wahyu 16:15), "Aku akan datang kepadamu seperti pencuri" (Wahyu 3:3), "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). Nubuat-nubuat ini menyebutkan bahwa Tuhan datang bagaikan pencuri, yaitu, Tuhan akan datang dan bekerja di bumi secara diam-diam, dan tidak akan ada tanda-tanda di atas langit. Kita bisa memikirkannya, jika Tuhan datang di atas awan, semua orang akan melihat-Nya, lalu bagaimana bisa nubuat "Tuhan datang bagaikan pencuri" tergenapi? Apakah seseorang masih berteriak-teriak bahwa "mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya"? Jadi, "pada tengah malam terdengar teriakan", dan "bagaikan pencuri" berarti Tuhan datang secara diam-diam. "Lihatlah, Dia turun di atas awan" berarti Tuhan datang secara terbuka. Oleh karena itu, Tuhan akan datang dengan dua metode ini. Bagaimana kedua metode ini dapat dipenuhi? Sebenarnya, kedatangan Tuhan Yesus terbagi menjadi beberapa langkah: Kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia sebelum bencana dan datang secara terbuka setelah bencana. Dengan ini, nubuat tentang kedatangan Tuhan Yesus semuanya dapat tergenapi. Sama seperti ketika Tuhan Yesus datang untuk bekerja, Dia datang ke bumi secara rahasia, menyelesaikan pekerjaan-Nya dan disalibkan, kemudian Dia dibangkitkan dari kematian dan menampakkan diri kepada orang selama empat puluh hari sebelum naik ke surga. Demikianlah kita hanya dapat pergi ke pesta perjamuan bersama dengan Tuhan ketika kita menyambut Tuhan selama periode kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia untuk melakukan pekerjaan-Nya.

Apakah Anda tahu? Masih Ada Nubuat Kedatangan Tuhan Yesus Secara Tersembunyi

Apa itu Kedatangan Secara Rahasia?

Tuhan datang kembali secara rahasia sebelum bencana dan datang secara terbuka setelah bencana. Jadi, apakah artinya kedatangan secara rahasia? Kedatangan secara rahasia mempunyai dua ciri yang utama, yang pertama adalah Tuhan berinkarnasi menjadi Anak Manusia, seperti nubuat Tuhan Yesus: "Karena itu hendaklah engkau juga bersiap sedia, karena Anak Manusia datang di waktu yang tidak engkau duga" (Lukas 12:40). "Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak" (Matius 24:27). "Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba. Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini" (Lukas 17:24-25). "Anak Manusia" di sini mengacu pada inkarnasi Tuhan, dilahirkan oleh manusia, memiliki sifat kemanusiaan yang normal, tidak ada yang dapat mengenal dari penampilan luar-Nya bahwa Dia adalah Tuhan. Sama seperti Tuhan Yesus adalah Anak Manusia, Dia adalah inkarnasi dari Roh Tuhan, dan Dia datang untuk bekerja di bumi secara rahasia dengan menggunakan identitas manusia biasa. Jika itu adalah penampakan Roh Tuhan, maka Ia tidak dapat disebut Anak Manusia. Sama seperti Tuhan Yahweh adalah Roh, Ia tidak dapat disebut Anak Manusia. Tubuh rohani Tuhan Yesus setelah kebangkitan dapat menembus tembok, kadang tersembunyi kadang terlihat, membuat orang merasa bahwa itu supernatural dan tidak dapat diprediksikan. Jadi, Ia juga tidak bisa disebut Anak Manusia. Dan Alkitab juga menyebutkan bahwa Tuhan akan menderita dan ditolak oleh generasi. Jika Tuhan muncul dengan tubuh rohani yang supernatural, tidak ada yang berani melawan. Hanya ketika Tuhan berinkarnasi menjadi manusia biasa, Tuhan akan menanggung penderitaan-penderitaan karena tidak ada yang memperlakukan-Nya sebagai Tuhan. Sama seperti ketika Tuhan Yesus bekerja secara diam-diam sebagai Anak Manusia, orang-orang Farisi hanya memandang penampilan luar-Nya, berpikir bahwa Tuhan Yesus itu adalah orang Nazaret. Mereka tidak mengenalbahwa Dia adalah Mesias, sehingga mereka berani menyalibkan Tuhan Yesus. Oleh sebab itu, karakteristik kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia dan bekerja di antara manusia adalah berinkarnasi menjadi manusia yang normal dan biasa.

Ciri kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia yang kedua adalah mengungkapkan kebenaran. Seperti nubuat Tuhan Yesus: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20). Dalam Wahyu pasal 2 sampai 3, ayat ini disebutkan sebanyak tujuh kali, "Barang siapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang diucapkan Roh kepada gereja-gereja". Dapat dilihat bahwa Tuhan berinkarnasi datang secara tersembunyi untuk mengungkapkan kebenaran, dan Dia akan mengetuk pintu dengan suara-Nya. Dengan kata lain, ciri utama dari penampakan Tuhan adalah dapat mengungkapkan Kebenaran, walaupun Tuhan datang dengan mengenakan daging manusia yang biasa, selama Dia dapat mengungkapkan kebenaran, maka Dia adalah Tuhan sendiri, maka Dia adalah penampakan Tuhan, sementara yang tidak dapat mengungkapkan kebenaran bukanlah Kristus. Dari sini, dapat dilihat bahwa kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia, di satu sisi, adalah berinkarnasi menjadi Anak Manusia, dan di sisi lain, adalah mengungkapkan kebenaran. Kedua ciri ini sangat diperlukan. Tuhan kembali datang di bumi secara rahasia. Penampilan luar-Nya tampak seperti manusia yang biasa. Tidak ada yang tahu bahwa dia adalah Tuhan. Setelah Anak Manusia mengungkapkan kebenaran, mereka yang dapat membedakan suara Tuhan mengenal-Nya, sementara mereka yang tidak dapat membedakan suara Tuhan pasti akan menganggap Kristus sebagai manusia biasa, dan dengan demikian mereka akan menyangkal dan mengutuk Kristus. Sama seperti inkarnasi Tuhan Yesus, penampilan luar-Nya biasa dan normal. Oleh karena itu, kebanyakan orang menyangkal, menentang, dan mengutuk Tuhan Yesus. Hanya mereka yang memperhatikan untuk mendengarkan suara Tuhan dengan saksama yang dapat mengenali Tuhan Yesus sebagai Kristus yang berinkarnasi melalui pekerjaan dan firman-Nya, sehingga mendapatkan keselamatan dari Tuhan Yesus. Oleh karena itu, Jika kita ingin menyambut Tuhan yang datang secara rahasia, kita harus memperhatikan untuk mendengar suara Tuhan. Ketika kita mendengar seseorang menyaksikan bahwa Tuhan Yesus telah kembali dalam rupa manusia, kita harus mengambil inisiatif untuk mencari dan melihat apakah itu adalah ungkapan kebenaran, sehingga kita dapat menentukan apakah itu benar penampakan Tuhan supaya tidak akan kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan Yesus.

Nubuat Kedatangan Tuhan Yesus Secara Rahasia sudah digenapi

Sekarang di seluruh dunia hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang mengatakan secara terbuka bahwa Tuhan Yesus telah kembali dan Dia telah melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, dan mengungkapkan semua kebenaran untuk memurnikan dan menyelamatkan umat manusia. Penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa telah memenuhi nubuat kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia. Domba Tuhan mendengar suara Tuhan, ketika gadis-gadis yang bijaksana mendengar bahwa Firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, yaitu suara Tuhan, semuanya kembali kepada Tuhan Yang Mahakuasa dan telah diangkat ke hadapan takhta Tuhan. Mereka yang menerima pekerjaan penghakiman firman Tuhan dapat menyingkirkan ikatan dosa, sehingga memperoleh kesucian dan keselamatan Tuhan, dan mereka dapat dilengkapi menjadi pemenang oleh Tuhan sebelum bencana dan menjadi buah sulung pertama. Ini telah memenuhi nubuat dalam Kitab Wahyu: "Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan; sebab mereka murni. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba ke mana pun Dia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia, sebagai buah sulung bagi Tuhan dan Anak Domba. Dan di dalam mulut mereka tidak ditemukan kelicikan: karena mereka tidak bercacat di hadapan takhta Tuhan" (Wahyu 14:4-5). Sekarang adalah tahap Tuhan Yang Mahakuasa menyelamatkan manusia secara rahasia. Dia saat ini mengungkapkan firman-Nya untuk menghakimi, menyucikan, sempurnakan manusia. Pada titik ini, manusia pasti tidak akan melihat Tuhan nampak di depan umum di atas awan. Hanya setelah Tuhan membuat lengkap sekelompok pemenang, pekerjaan besar Tuhan akan selesai, dan pekerjaan inkarnasi Tuhan dan turunnya yang rahasia di dunia juga akan berakhir. Setelah itu, Tuhan mulai menjatuhkan bencana besar untuk memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Semua pemenang yang dibuat sebelum bencanadilindungi oleh Tuhan dan dapat bertahan hidup. Sementara, mereka yang menunggu Tuhan Yesus datang di atas awan, dan tidak pernah menerima pekerjaan yang dilakukan oleh Tuhan Yang Mahakuasa selama kedatangan rahasia-Nya, dan bahkan mengutuk Kristus pada akhir zaman, akan ditinggalkan dan disingkirkan sepenuhnya oleh Tuhan. Setelah bencana besar itu, Tuhan akan menampakkan diri secara terbuka kepada semua bangsa dan negara. Pada saat itu, nubuat tentang kedatangan Tuhan Yesus dengan awan-awan akan tergenapi, "Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia. Jadilah demikian, Amin" (Wahyu 1:7). Semua orang yang menentang Kristus akhir zaman ketika melihat bahwa Tuhan yang muncul di atas awan adalah Tuhan Yang Mahakuasa yang mereka lawan, mereka akan memukul-mukul dada mereka dan menangis dengan sedih. Karena itu, jika kita ingin dibentuk sebagai pemenang oleh Tuhan sebelum bencana, menjadi buah sulung pertama dan memasuki kerajaan Tuhan, maka kita harus menerima penghakiman dan penyucian dari firman Tuhan Yang Mahakuasa. Jika kita menunggu kedatangan Tuhan Yesus di atas awan-awan dan tidak pernah mencari dan menerima pekerjaan dari kedatangan rahasia Tuhan Yang Mahakuasa, maka kita pasti akan jatuh ke dalam bencana. Seperti yang Tuhan Yang Mahakuasa firmankan: "Ketika engkau melihat Yesus turun dari surga di atas awan putih dengan matamu sendiri, itu akan menjadi penampakan terbuka dari Sang Matahari Kebenaran. Barangkali itu akan menjadi saat yang sangat menyenangkan bagimu, tetapi ketahuilah bahwa saat engkau menyaksikan Yesus turun dari surga, saat itu jugalah engkau turun ke neraka untuk dihukum. Itu akan menjadi saat berakhirnya rencana pengelolaan Tuhan dan menjadi saat ketika Tuhan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Karena penghakiman Tuhan sudah akan berakhir sebelum manusia melihat tanda-tanda, pada saat hanya ada pengungkapan kebenaran. Mereka yang menerima kebenaran dan tidak mencari tanda-tanda, sehingga mereka disucikan, akan kembali ke hadapan takhta Tuhan dan masuk ke dalam pelukan Sang Pencipta. Hanya mereka yang bersikeras percaya bahwa 'Yesus yang tidak datang kembali di atas awan putih adalah Kristus palsu' akan menerima hukuman abadi, karena mereka hanya percaya kepada Yesus yang menunjukkan tanda-tanda, tetapi tidak mengakui Yesus yang menyatakan penghakiman yang berat dan menunjukkan jalan kehidupan sejati. Jadi, hanya dengan cara itulah Yesus membereskan mereka pada saat Dia secara terbuka datang kembali di atas awan putih."

Melalui pembahasan di atas, saya percaya bahwa semua orang telah memahami bahwa Tuhan datang kembali secara rahasia sebelum bencana untuk membuat lengkap sekelompok pemenang, dan setelah bencana, Dia akan datang secara terbuka memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Penampakan dan karya Tuhan Yang Mahakuasa secara persis menggenapi nubuat tentang "kedatangan Anak Manusia." Tahap pekerjaan selama kedatangan Tuhan Yesus secara rahasia adalah periode yang paling kritis bagi Tuhan untuk menyelamatkan dan menyempurnakan manusia. Mereka yang menerima pekerjaan yang dilakukan oleh Tuhan yang datang secara rahasia adalah orang yang paling diberkati. Sekarang pekerjaan yang dilakukan oleh inkarnasi Tuhan hampir selesai, gadis yang bijaksana harus segera menyelidiki dan menerima pekerjaan yang Tuhan Yang Mahakuasa lakukan selama kedatangan rahasia-Nya; jika tidak, pintu rahmat akan ditutup; seandainya kita menerima ketika Tuhan datang secara terbuka dan muncul di atas awan, maka sudah terlambat dan kita akan menyesal, seperti yang Tuhan katakan: "karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya: diberkatilah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Catatan Editor

Apakah artikel di atas dapat membantu Anda menyambut kembalinya Tuhan? Jika dapat membantu, silakan bagikan kepada lebih banyak orang untuk membaca sehingga mereka juga dapat menemukan cara untuk menyambut Tuhan. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kebingungan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui Messenger. Kita bisa berdiskusi bersama.

Tinggalkan komentar