Berlangganan

Menu

Iman Kristen: Fakta dan Kebenaran Membuat Saya Dapat Membedakan Rumor PKT

Catatan Editor

Lijing membaca desas-desus yang disebarkan oleh PKT secara online, sehingga dia mencoba menghentikan ibunya untuk percaya pada Tuhan, dan dia juga menjadi waspada terhadap saudara dan saudari dan mencobai mereka. Setelah itu Ibunya ada perubahan sejak percaya Tuhan, dia melihat kehidupan saudara-saudari, dan di bawah bimbingan Tuhan, dia akhirnya melihat kebenaran ini ...

"Bu, kamu jangan percaya pada Tuhan lagi. Lihat saja apa yang dikatakannya secara online!"

"Kamu jangan percaya apa yang dikatakan pemerintah Tiongkok, itu semua hanya rumor dan kepalsuan ..."

"Bahkan berita juga melaporkan hal-hal ini, dan kamu masih ingin percaya?"

Setiap kali saya memikirkan kembali beberapa tahun yang lalu, ketika saya percaya rumor PKT dan mencoba untuk menghentikan ibu saya percaya pada Tuhan, dan waspada terhadap saudara-saudari dan mencobai mereka, saya merasa sangat menyesal. Pada saat yang sama, saya dipenuhi dengan rasa syukur atas kasih Tuhan yang tidak pernah meninggalkan saya, karena kasih inilah yang memungkinkan saya untuk melihat rumor dan kembali di hadapan Tuhan. Ketika saya memikirkannya sekarang, setiap adegan dari peristiwa masa lalu timbul di pikiran saya...

pemikiran Kristen

Ibu dan Anak, Seperti Orang Asing

Ketika saya berusia delapan tahun, ayah saya sakit dan meninggal, dan ibu saya tinggal bersama dan bergantung satu sama lain. Ibuku sangat menderita saat itu dan selalu terlihat sedih. Dia juga harus bekerja setiap hari, sepanjang hari, dan dia tidak pernah berbicara kepada saya tentang apa pun. Dia tidak pernah terlalu peduli tentang hidup saya atau studi saya, dan ketika dia berada dalam suasana hati yang buruk, dia sering marah kepada saya. Karena itu saya merasa tidak suka terhadap ibu saya sendiri, dan saya tidak pernah ingin memberi tahu dia tentang kesulitan yang saya temui. Seiring waktu, komunikasi kami menjadi semakin jarang dan, meskipun kami tinggal di bawah satu atap, kami menjadi seperti orang asing terdekat, dan saya merasa semakin kesepian ...

Tersesat oleh Rumor, Saya Mencoba Menghentikan Ibuku Untuk Percaya pada Tuhan

Suatu hari di bulan November 2012, dua orang datang ke rumah kami, dan mereka berbicara kepada ibu saya tentang iman kepada Tuhan. Setelah itu, ibuku membaca buku Gulungan Kitab Dibuka oleh Anak Domba setiap malam setelah dia pulang kerja. Karena penasaran, saya bertanya kepadanya: "Bu, buku apa yang sudah engkau baca akhir-akhir ini?" Ia tersenyum dan berkata: "Ini adalah kata-kata yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa, setiap kata adalah kebenaran. Di sini, lihatlah." Saya berpikir saya sudah membaca cukup banyak buku selama beberapa tahun terakhir di sekolah, jadi saya menolak.

Tetapi ketika saya melihat betapa sungguhnya ibu saya membaca buku ini, saya mulai khawatir bahwa dia mungkin akan ditipu, jadi saya online dan mencari informasi yang relevan. Ketika saya membuka halaman web dan melihat tajuk berita yang bertuliskan, "Orang Menjadi Abnormal Setelah Percaya pada Tuhan," hati saya mulai berdebar, dan saya merasa sangat takut. Saya segera mengatakan kepada ibu saya untuk jangan percaya lagi pada Tuhan. Namun, dia tidak mendengarkan perkataan saya, tetapi terus membaca buku Gulungan Kitab Dibuka oleh Anak Domba, jadi saya memberitahunya tentang apa yang dikatakan di berita. Setelah membaca laporan berita online, ibu saya tidak peduli, dan berkata, "Berita itu dibuat-buat oleh pemerintah Tiongkok, dan tidak mengatakan fakta sama sekali." Saya berkata kepadanya dengan cemas, "Semua berita mengatakan bahwa hal yang sama, dan kamu masih percaya pada Tuhan?" Ibuku tidak mengatakan apa-apa selain berjalan diam-diam kembali ke kamarnya.

Sejak saat itu, setiap kali saya melihatnya mengambil buku itu, saya akan bergegas dan mengatakan kepadanya untuk jangan membacanya. Namun, dia tidak mendengarkan saya, tetapi berkata kepada saya dengan sabar, "Saya tahu Anda khawatir saya ditipu, tetapi sepanjang waktu ini dan melalui kontak saya dengan saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, saya telah melihat bahwa mereka tidak seperti yang dikatakan PKT sama sekali. Ketika kami berkumpul bersama, kami hanya bersekutu tentang kebenaran dan kami berbicara tentang pengalaman dan pemahaman kami tentang firman Tuhan, kami tidak melakukan kejahatan." Mendengar dia mengatakan ini, saya berpikir: "Pemerintah Tiongkok menempatkan propaganda secara online mengatakan bahwa orang menjadi tidak normal setelah mereka mulai percaya pada Tuhan, tetapi saya belum melihat ibu saya tidak berperilaku tidak normal sama sekali, sejak dia mulai percaya pada Tuhan. Mungkinkah apa yang dikatakan pemerintah Tiongkok salah? Saya lebih baik melihat ke dalam ini." etelah itu, saya terus mengawasi bagaimana ibu saya bertindak, dan saya menemukan bahwa dia tidak lagi sedih seperti sebelumnya. Dia lebih sering tersenyum, dan bahkan ketika suasana hatinya sedang buruk, dia jarang marah pada saya, dia juga mulai curhat pada saya, dia peduli dengan hidup saya dan masalah saya, dan dia akan mengomunikasikan firman Tuhan dengan saya untuk membimbing saya menyelesaikan masalah itu, dan juga, setiap kali sesuatu terjadi yang membuatnya bahagia atau frustrasi, dia akan berbicara kepada saya tentang hal itu. Melihat perubahan ibu saya, saya berpikir: "Setelah membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, ibu saya tidak menjadi abnormal seperti yang dikatakan PKT, semangatnya terus meningkat dan membaik, dia selalu mengkhawatirkan saya, dan kami bergaul lebih baik." Dari lubuk hati saya, saya merasa bahwa buku yang dia baca adalah buku yang bagus. Namun, saya masih belum bertemu dengan siapa pun dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, jadi saya pikir akan lebih baik jika saya tetap waspada.

Fakta Memutar balik Desas-desus, dan Saya Berangsur-angsur dapat Membedakannya

Belakangan, beberapa saudari dari gereja datang ke rumah kami untuk mengadakan pertemuan dengan ibu saya. Ketika mereka melihat saya, mereka semua tersenyum dan menyapa. Tetapi pada saat saya melihat mereka, saya memikirkan desas-desus yang saya baca di online, jadi saya hanya memberi mereka kesan bahwa saya mengabaikan mereka, tetapi sesungguhnya, saya diam-diam memperhatikan setiap gerakan mereka. Ketika saya melihat mereka di persekutuan mereka, mereka semua berbicara tentang peristiwa atau masalah yang baru-baru ini mereka temui, dan kemudian mereka mempersekutukan firman Tuhan untuk menyelesaikan masalah ini. Ketika saya mendengarkan, saya bingung, dan berpikir: "Saya tidak pernah sejujur ini dan terbuka dengan teman-teman baik saya, dan saya bahkan kurang mau berbicara tentang hal memalukan yang terjadi pada saya. Akan tetapi, para saudara ini dapat bersikap jujur dan terbuka satu sama lain. Mereka juga saling membantu dan mereka tidak saling meremehkan. Ibuku mengobrol dengan gembira dengan mereka, dan sudah lama sejak saya melihatnya sebahagia ini. Saya merasa bahwa apa yang mereka bawa ke ibu saya, dan ke rumah kami, adalah kebahagiaan, dan mereka bukan orang jahat. Jadi mengapa ada laporan mengerikan seperti itu di internet? Saya benar-benar bingung ..."

Tiga hari kemudian, dua saudari mengundang saya untuk menghadiri persekutuan mereka, dan saya merasa sedikit ragu. "Temui saja mereka," pikirku. Tapi kemudian saya memikirkan rumor PKT, dan saya menjadi takut. Namun, jika saya tidak bertemu dengan mereka, saya masih merasa sedikit tidak nyaman. Maka saya diam-diam duduk di satu sisi dan mendengarkan mereka menyanyikan lagu-lagu pujian dan persekutuan dengan firman Tuhan, dan mereka mengakhiri pertemuan mereka dalam suasana sukacita. Saya sangat menikmati persekutuan dengan mereka seperti ini.

Seiringnya waktu bergaul dengan mereka, saya semakin merasa bahwa para saudara ini adalah orang-orang baik. Yang tua baik dan ramah, dan yang lebih muda begitu tulus. Bertemu dengan mereka dan berhubungan dengan mereka membuat saya merasa bahagia dan terbebaskan. Seiring waktu, sikap saya terhadap mereka perlahan menjadi membaik, dan saya sering menghadiri persekutuan dengan mereka. Ketika saya memikirkan bagaimana tindakan saya sebelumnya terhadap mereka, saya merasa berhutang kepada mereka. Saya meminta maaf kepada mereka, tetapi mereka tidak menyalahkan saya. Sebaliknya, mereka menunjukkan kepada saya pengertian dan pengampunan, dan mereka mendorong saya untuk membaca lebih banyak firman Tuhan dan menghadiri lebih banyak persekutuan, saya sangat tersentuh.

Dengan Mencobai Seorang Saudari, Kebenaran Fakta itu Terungkap

Namun, rumor PKT berakar dalam di hati saya. Setiap kali saya memikirkan laporan berita pemerintah Tiongkok yang mengatakan bahwa orang-orang yang percaya pada Tuhan Yang Mahakuasa memaksa orang lain untuk percaya pada Tuhan, saya akan mulai khawatir: "Akankah para saudari seperti itu yang di online memaksa saya untuk percaya pada Tuhan? Saya akan berpura-pura bahwa saya tidak percaya pada Tuhan dan melihat apakah mereka mencoba memaksa saya atau tidak." Jadi, saya sengaja mengatakan kepada seorang saudari bahwa saya tidak mau percaya pada Tuhan. Setelah mendengar saya mengatakan ini, saudari itu khawatir dan bertanya kepada saya apakah saya mengalami kesulitan, dan dia meminta saya untuk memberitahunya kepada mereka sehingga dapat menyelesaikannya bersama. Saya tidak banyak bicara, jadi akhirnya saudari itu berkata, "Anda sudah membuat keputusan, dan kami tidak akan memaksa Anda. Anda akan selalu disambut di persekutuan kami, jika Anda ingin hadir."

Saya tidak menghadiri persekutuan selama sebulan penuh, dan para saudari tidak memanggil saya. Saya berpikir sendiri: "Mereka tidak seperti apa yang dikatakan pemerintah Tiongkok. Mereka tidak mencoba memaksa saya untuk percaya pada Tuhan sama sekali-semua yang dikatakan PKT adalah salah." Saya memikirkan saat-saat bahagia bersama para saudari dan saya benar-benar ingin menghadiri persekutuan dengan mereka lagi. Kemudian, ketika saya curhat kepada Saudari Wang, saya menceritakan semua tentang pikiran dan kekhawatiran saya, lalu dia membacakan firman Tuhan kepada saya: "Kerabat yang tidak beriman (anak, suami atau istrimu, saudara perempuanmu atau orangtuamu, dan lain sebagainya) tidak boleh dipaksa masuk ke gereja. Rumah Tuhan tidak kekurangan jemaat, dan tidak perlu menambah jemaatnya dengan orang yang tidak ada gunanya. Semua orang yang tidak dengan senang hati percaya tidak boleh dibawa masuk ke dalam gereja. Ketetapan ini ditujukan kepada semua orang. Engkau harus memeriksa, mengawasi, dan mengingatkan satu sama lain tentang masalah ini, dan tak seorang pun yang boleh melanggarnya."

Saudari Wang berkata: "Tuhan menuntut kita untuk secara ketat mematuhi ketetapan administratif-Nya. Kami tidak diizinkan untuk menyeret orang dan memaksa ke gereja, karena ini adalah ketetapan administratif Tuhan. Kami juga memberitakan Injil sesuai dengan ketetapan administratif dan prinsip-prinsip yang diungkapkan oleh Tuhan, dan kami hanya mengabarkan Injil kepada mereka yang memiliki kemanusiaan yang baik dan yang percaya kepada Tuhan. Jika seseorang tidak ingin percaya, maka kami menghormati pilihan mereka dan tidak akan pernah mencoba memaksa mereka." Setelah mendengarkan firman Tuhan dan persekutuan saudari itu, keraguan dan kecurigaan yang saya simpan di hati saya akhirnya terhapus: Jadi Gereja Tuhan Yang Mahakuasa memiliki sistem ketetapan administratif ini! Mereka yang menyelidiki memiliki hak untuk memilih secara bebas, dan saudara-saudari di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa tidak pernah memaksa siapa pun untuk percaya kepada Tuhan. Saya juga memikirkan bagaimana ibuku sejak dia mulai percaya pada Tuhan; dia menjadi jauh lebih berpikiran luas, dia menjadi perhatian terhadap saya, dan dia mulai rukun dengan kerabat dan tetangga. Para saudari juga memperlakukan kami seperti satu keluarga, dan mereka sering datang untuk membantu ibu dan pekerjaannya. Tidak ada skema atau berwaspada terhadap satu sama lain di antara para saudari. Saya sekarang melihat dengan jelas bahwa rumor yang disebarkan oleh PKT hanyalah kebohongan yang bertujuan untuk menipu orang, dan saya tidak akan lagi dibohongi oleh mereka.

Karena itu saya mulai menghadiri persekutuan, dan saudara-saudari saya sering bertanya apakah ada kesulitan yang saya alami atau merasa bingung. Setelah saya memberi tahu mereka tentang masalah yang saya alami di tempat kerja, mereka mengumpulkan beberapa firman Tuhan bersama-sama dan memberi saya persekutuan tentang bagaimana saya harus melewati situasi ini. Masalah saya kemudian terselesaikan, dan hati saya merasa terbebaskan. Seiring waktu, saya secara bertahap melepaskan kewaspadaan saya terhadap saudara dan saudari. Saya menjadi yakin tentang pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman, dan saya mulai menjalani kehidupan gereja yang normal.

Saya Memahami Tujuan PKT dalam Mengarang Rumor

Pada sebuah persekutuan, saya menanyakan pendapat seorang saudari tentang rumor PKT, dan bertanya mengapa PKT selalu mengarang rumor tentang gereja kami.Saudari itu membaca satu bagian dari firman Tuhan, "Iblis membangun reputasinya lewat memperdaya orang, dan sering kali menetapkan dirinya sebagai barisan terdepan dan teladan kebenaran. Di bawah alasan palsu untuk menjaga kebenaran, ia mencelakakan manusia, memangsa jiwa mereka, dan menggunakan berbagai macam cara untuk membungkam, memperdaya, dan menghasut manusia. Tujuannya adalah untuk membuat manusia sepakat dan mengikuti tingkah lakunya yang jahat, membuat manusia bergabung dengannya dalam menentang otoritas dan kedaulatan Tuhan. Namun, ketika seseorang mengenali skema dan rencana jahatnya serta fiturnya yang jahat, dan ketika seseorang tidak ingin terus diinjak-injak dan dibodohi olehnya atau terus diperbudak olehnya, atau dihukum dan dihancurkan bersama dengannya, Iblis mengubah fitur sucinya sebelumnya dan membuka topeng palsunya untuk menyingkapkan wajah aslinya yang jahat, buruk, buas, dan kejam. Tidak ada yang lebih disukainya selain memusnahkan semua orang yang menolak mengikutinya dan yang melawan kekuatan jahatnya. Di titik ini, Iblis tidak bisa lagi memakai penampilan yang bisa dipercaya, sopan; sebaliknya sifatnya yang sebenarnya yang jelek dan jahat disingkapkan di bawah pakaian bulu dombanya."

Dengan membaca firman Tuhan dan mendengarkan persekutuan saudari itu, saya akhirnya menyadari bahwa pemerintah Tiongkok adalah ateis dan, sejak PKT berkuasa, ia menyebut Kristen sebagai ajaran sesat, melabelkan Alkitab sebagai buku sesat, dan dengan sewenang-wenang menekan dan menangkap orang-orang Kristen. Di luar, ia menyebarkan kebebasan beragama, tetapi ini sebenarnya hanya dilakukan untuk menipu orang, mereka membenci kebenaran dan paling membenci Tuhan dan takut orang-orang percaya pada Tuhan, karena ketika orang-orang memahami kebenaran, mereka kemudian dapat membedakan PKT, dan menolaknya.

Oleh karena itu, untuk menghentikan orang dari percaya pada Tuhan, mencapai tujuan jahatnya yaitu memerintah dan mengendalikan orang selamanya, dan mengubah Tiongkok menjadi zona ateis, PKT menggunakan berbagai media seperti internet, TV dan surat kabar untuk mendiskreditkan dan mengarang desas-desus tentang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan ia dengan sengaja memfitnah pekerjaan Tuhan. Tanpa kebenaran, orang-orang tidak memiliki kebijaksanaan, dan dengan demikian mereka menjadi rentan ditipu oleh rumor PKT, dan mereka tidak berani menyelidiki atau menerima pekerjaan Tuhan akhir zaman, sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk diselamatkan Tuhan. Melalui penyingkapan dari firman Tuhan dan melalui komunikasi dengan saudara-saudari, saya akhirnya menyadari bahwa semua yang dikatakan PKT adalah rumor dan kebohongan, namun saya masih dengan naif percaya bahwa pemerintah tidak mungkin menipu orang-orang, dan bahwa semua yang dilakukannya adalah untuk melindungi kita. Namun dihadapkan dengan fakta, akhirnya saya melihat esensi reaksioner PKT dari perlawanan dan penentangannya terhadap Tuhan. Kita manusia diciptakan oleh Tuhan, dan percaya kepada Tuhan dan menyembah Tuhan adalah Hukum surga dan prinsip bumi. Namun pemerintah Tiongkok mengarang segala macam desas-desus untuk menipu kita dan untuk menghentikan kita dari percaya pada Tuhan dengan harapan bahwa kita akan menjadi kaki tangannya dan bergabung dengan dia dalam melawan Tuhan, sehingga kita akan dihancurkan oleh Tuhan pada akhirnya-PKT benar-benar sangat jahat! Saat itu, saya berpikir sekali lagi tentang bagaimana saya telah disesatkan oleh rumor PKT dan telah mencoba untuk menghentikan ibuku dari percaya pada Tuhan. Saya tidak mengizinkan dia membaca firman Tuhan, dan saya ragu, berjaga-jaga dan mencobai saudara-saudari. Saya merasa sangat malu dengan pemberontakan saya sendiri, dan saya menyesal karena telah melakukan hal-hal yang menentang Tuhan.

Kemudian, saya membaca firman Tuhan: "Yang Mahakuasa berbelas kasihan kepada orang-orang yang sudah sangat menderita ini; pada saat yang sama, Dia muak dengan orang-orang yang tidak memiliki kesadaran ini, karena Dia harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan jawaban dari umat manusia. Dia ingin mencari, mencari hati dan rohmu, untuk membawakanmu air dan makanan, serta membangunkanmu, agar engkau tidak akan haus dan lapar lagi. ... Dia berjaga di sisimu, menantikanmu untuk berbalik. Dia menantikan hari ketika engkau tiba-tiba memperoleh kembali ingatanmu: ketika engkau menyadari bahwa engkau berasal dari Tuhan, bahwa, entah kapan, engkau kehilangan arah, entah kapan, engkau kehilangan kesadaran di jalan, dan entah kapan, engkau mendapatkan seorang 'bapa'; selanjutnya, ketika engkau menyadari bahwa Yang Mahakuasa selama ini selalu mengamati, menantikan di sana sangat lama untuk kedatanganmu kembali." Setelah saya membaca bagian dari firman Tuhan ini, saya merasakan kasih Tuhan dan upaya-upaya yang dilakukan Dia untuk menyelamatkan manusia. Saya telah sangat ditipu sebelumnya oleh rumor dan telah melakukan hal-hal yang menentang Tuhan. Namun Tuhan telah mengampuni kebodohan dan ketidaktahuan saya dan tidak peduli dengan pelanggaran saya. Dia telah mengatur saudara-saudari untuk berusaha bersekutu tentang firman Tuhan dengan saya, yang telah memungkinkan saya untuk melihat kebenaran masalah ini dan melihat niat jahat di balik rumor pemerintah Tiongkok. Kalau tidak, saya tidak akan pernah bisa meloloskan diri dari kabut desas-desus, dan membedakan dengan jelas antara yang benar dan yang salah, dan saya akhirnya akan kehilangan keselamatan Tuhan akhir zaman. Kasih Tuhan sungguh luar biasa.

Dalam pengalaman saya, saya melihat bahwa, meskipun pemerintah Tiongkok mengarang segala macam rumor untuk mendiskreditkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dan dengan sewenang-wenang menindas anggotanya, pemerintah tidak hanya gagal menekan pekerjaan Tuhan tetapi, sebaliknya, semakin banyak orang melihat esensinya yang menentang Tuhan. Mereka juga melihat bahwa setiap kata yang diungkapkan oleh Tuhan adalah kebenaran, dapat menyelamatkan manusia, dan membawa mereka kembali di hadapan Tuhan satu demi satu. Tuhan benar-benar sangat mahakuasa dan bijaksana! Dari sini, saya melihat bahwa PKT adalah kontras dan sebuah objek yang digunakan Tuhan dalam pekerjaannya-hikmat Tuhan akan selamanya dilaksanakan pada dasar muslihat Iblis yang licik!

Tinggalkan komentar