Berlangganan

Menu

Siapakah Sebenarnya Biang Keladi yang Menghancurkan Keluarga Kristen

Siapakah Sebenarnya Biang Keladi yang Menghancurkan Keluarga Kristen

Ada pernyataan dari pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Internet: "Mereka yang percaya pada Tuhan Yang Mahakuasa tidak menginginkan rumah tangga mereka. Setelah mereka percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, keluarga mereka akan hancur serta istri dan anak mereka akan tercerai berai. "

Banyak orang bertanya: "Apakah ini benar? Apakah benar bahwa setelah percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, orang benar-benar tidak mau rumah lagi?"

Saya ingin memberitahu kamu bahwa pernyataan yang dibuat oleh pemerintah PKT di Internet tidak dapat dipercaya. Mengapa saya mengatakan itu? Kamu akan mengerti setelah membaca yang berikut ini. Mari kita bahas bersama agar semua orang mengetahui kebenarannya.

Kebenaran (1)

Pertama-tama, sebelum kita memahami kebenaran, kita perlu merenungkan, "Mereka yang percaya pada Tuhan Yang Mahakuasa tidak menginginkan rumah tangga mereka. Setelah mereka percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, keluarga mereka akan hancur, serta istri dan anak mereka akan tercerai berai." Dari mana kata-kata ini berasal? Dari mulut siapa kata-kata ini diucapkan? Tidak peduli dari situs web mana kita membacanya, tak perlu dikatakan bahwa pernyataan ini berdasarkan pada pernyataan PKT, yaitu pernyataan ini disebarkan dan disebarluaskan oleh PKT. Apakah kata-kata yang diucapkan oleh PKT boleh dipercaya? Juga ada orang yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa di negara-negara Barat. Jika menurut apa yang dikatakan PKT, maka akan ada banyak keluarga di negara-negara Barat yang tercerai berai karena percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi mengapa belum pernah mendengar orang melaporkan bahwa orang-orang di negara Barat mana pun tidak menginginkan rumah tangga mereka dan keluarga mereka terpecah belah setelah mereka percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa? Mengapa hanya pemerintah PKT yang mengatakan bahwa mereka yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa tidak menginginkan keluarga mereka? Dan jika mereka percaya, keluarga mereka akan tercerai berai? Ini jelas adalah rumor, dan kata-kata PKT tidak dapat dipercaya. Mengapa kata-kata pemerintah Komunis Tiongkok tidak dapat dipercaya? Seperti yang kita semua tahu, PKT adalah partai ateis. Ia secara terbuka menganjurkan ateisme, materialisme, dan evolusi, serta menentang semua teisme. Ia selalu mempertahankan kediktatorannya dengan mengandalkan kebohongan dan kekerasan. Meskipun PKT mengklaim bahwa mereka memiliki kebebasan beragama, pada kenyataannya kebijakan PKT tentang agama adalah melarang semua kepercayaan agama, melenyapkan semua agama, dan menjadikan Tiongkok sebagai wilayah yang tak bertuhan. Oleh karena itu, PKT telah menyerang berbagai kelompok agama sejak ia berkuasa. Ia menetapkan Katolik dan Kristen sebagai "ajaran sesat" dan Alkitab sebagai buku "ajaran sesat", menyita dan membakar buku yang tak terhitung jumlahnya, serta menghancurkan salib dan gereja yang tak terhitung jumlahnya, dan sebagainya.

Setelah Tuhan Yang Mahakuasa menampakkan diri dan bekerja, PKT secara sewenang-wenang menindas dan menganiaya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dengan harapan yang sia-sia untuk melarang pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan membuat orang kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan di akhir zaman dan diselamatkan oleh Tuhan. Pertama-tama, PKT menggunakan Internet dan media massa untuk menciptakan desas-desus untuk memfitnah dan menuduh Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, serta untuk mengelirukan orang-orang yang tidak tahu kebenaran sesungguhnya untuk mengikutinya untuk menolak dan menentang penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa. Pada saat yang sama, pemerintah PKT juga mengawasi dengan ketat orang-orang Kristen di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Begitu mereka tertangkap, PKT akan menyiksa mereka secara brutal. PKT juga mengancam bahwa mereka akan memukuli orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa hingga mati dengan impunitas. Terdapat banyak orang Kristen yang ditangkap dan dipenjara. Mereka disiksa secara brutal, dan bahkan dipukul sampai cacat dan mati. Juga ada banyak orang yang terpaksa melarikan diri di luar dan meninggalkan rumah sepanjang tahun untuk menghindari penangkapan dan penganiayaan PKT. Mereka memiliki rumah tapi tidak dapat kembali. Bukankah tragedi kehancuran keluarga ini disebabkan oleh pemerintah PKT yang menganiaya orang-orang Kristen secara gila-gilaan? Jika bukan karena penindasan, penangkapan, dan penganiayaan PKT, bagaimana mungkin orang-orang yang percaya pada Tuhan akan meninggalkan keluarga mereka serta membiarkan istri dan putra-putri berkeliaran di luar tanpa alasan? Tetapi pemerintah PKT—biang keladi ini—mengatakan bahwa orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa tidak menginginkan keluarga mereka. Bukankah ini memutarbalikkan fakta dengan mata terbuka lebar? Bukankah ini memutarbalikkan hitam menjadi putih? Sekarang kita sudah jelas siapakah sebenarnya yang memaksa orang Kristen sampai mereka tidak dapat pulang ke rumah mereka, serta istri dan anak mereka tercerai berai. Kalau kita tidak dapat melihat jelas fakta bahwa PKT menganiaya orang Kristen, kalau kita tidak dapat membedakan hal yang benar dan yang salah, dan sebaliknya percaya pada rumor dan kebohongan PKT—berpikir bahwa orang-orang Kristen tidak menginginkan keluarga mereka, bukankah ini bodoh?

Kebenaran (2)

Selain itu, kita semua tahu bahwa sejak dahulu sampai sekarang, ada banyak orang yang tak terhitung jumlahnya telah menerima panggilan dan amanat Tuhan, meninggalkan keluarga dan pernikahan mereka, melepaskan kesenangan daging mereka, mengembara ke mana-mana untuk memberitakan Injil dan menyaksikan Tuhan. Sama seperti para rasul dan murid-murid yang mengikuti Tuhan Yesus pada zaman itu, serta para misionaris Barat yang pergi ke Tiongkok untuk mengkhotbahkan Injil. Mereka yang melakukan ini semata-mata sedang menerapkan ajaran Tuhan Yesus: "Jika ada orang datang kepada-Ku dan tidak membenci ayahnya, dan ibunya, dan istrinya, anak-anaknya, dan saudara-saudaranya laki-laki dan perempuan, dan bahkan nyawanya sendiri, ia tidak bisa menjadi murid-Ku" (Lukas 14:26). "Dan siapa yang tidak memikul salibnya, dan mengikuti Aku, ia tidak layak bagi-Ku" (Matius 10:38). Dari sini dapat dilihat bahwa orang-orang Kristen meninggalkan keluarga mereka untuk memberitakan Injil dan menyaksikan Tuhan. Ini adalah tugas yang harus dilakukan oleh makhluk ciptaan. Ini adalah hal yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan dipuji oleh Tuhan—perbuatan baik—hal yang paling benar bagi umat manusia! Semua negara demokratis di dunia menyokong dan menyetujui hal ini. Sama seperti di banyak negara demokratis, setiap tahun mereka akan mengirim orang-orang Kristen ke negara lain untuk melakukan pekerjaan misionaris dan memberitakan Injil Tuhan Yesus. Orang-orang Kristen ini meninggalkan keluarga mereka untuk bekerja demi Tuhan. Negara mereka sangat menyetujui dan menyokong mereka. Tidak ada yang mengutuk atau menghakimi mereka. Hanya rezim iblis seperti PKT yang memusuhi Tuhan yang akan memfitnah dan menghakimi orang-orang Kristen yang mengabdikan diri dan mengorbankan diri demi Tuhan sesuai dengan ajaran Alkitab, dengan mengatakan bahwa mereka yang percaya kepada Tuhan tidak menginginkan keluarga mereka. Ini secara murni adalah pernyataan konyol yang memutarbalikkan hitam menjadi putih serta mengelirukan hal yang benar dan yang salah.

Pada akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman untuk menyelamatkan dan menyucikan umat manusia. Dia telah membawakan umat manusia cara-cara untuk sepenuhnya lolos dari pengaruh iblis dan mencapai penyucian dosa. Ini secara persis telah memenuhi nubuat Tuhan: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran" (Yohanes 16:12-13). "Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:48). "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran ..." (Yohanes 17:17). Orang-orang Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa semuanya mengenal bahwa kata-kata Tuhan Yang Mahakuasa adalah suara Tuhan dengan melalui mencari dan menyelidiki pekerjaan Tuhan pada akhir zaman, lalu menerima penampakan dan pekerjaan Tuhan yang Mahakuasa. Mereka semua melihat bahwa seluruh dunia sekarang semakin mendorong terjadinya kejahatan, semua orang mengikuti tren dunia, menikmati sukacita dalam dosa, bahkan menentang dan menyangkal Tuhan secara terbuka, manusia telah rusak hingga ke puncaknya, dan melihat bahwa hanya Kristus di akhir zaman yang dapat menyelamatkan dan menyucikan manusia yang rusak dan bejat, serta membawakan manusia cara-cara untuk sepenuhnya lolos dari pengaruh Iblis dan mencapai penyucian dosa. Ketika mereka yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa memahami kehendak Tuhan yang mendesak untuk menyelamatkan umat manusia, mereka secara sukarela mengesampingkan keluarga dan kesenangan kedagingan mereka, mereka menanggung risiko dan bahaya ditangkap dan dianiaya oleh PKT, berusaha sekuat tenaga untuk memberitakan dan menyaksikan Injil Kerajaan Tuhan Yang Mahakuasa, agar lebih banyak orang dapat mendengarkan firman Tuhan Yang Mahakuasa, memperoleh keselamatan yang Tuhan berikan kepada manusia di akhir zaman, dan pada akhirnya dapat diselamatkan oleh Tuhan dan bertahan hidup—apakah ini salah? Sebaliknya, ini tidak hanya salah, tetapi juga sejalan dengan Alkitab dan sejalan dengan kebenaran. Ini adalah perbuatan baik yang benar yang paling berkenan di hati Tuhan dan dipuji oleh Tuhan! Sementara, PKT menganggap mereka yang telah meninggalkan segala sesuatu dan mengorbankan hidup mereka demi Partai Komunis sebagai pahlawan atau martir. Tetapi, mengapa mereka menghakimi dan memfitnah orang-orang Kristen yang mengikuti ajaran Alkitab dan yang meninggalkan sesuatu dan mengorbankan diri untuk Tuhan? Ini membuktikan bahwa PKT tidak pernah bersikap adil dan benar ketika berbicara. PKT melakukan serangan dan kutukan secara sewenang-wenang terhadap orang-orang Kristen, serta menangkap dan menganiaya orang-orang Kristen secara gila-gilaan. Ini sepenuhnya membuktikan bahwa PKT adalah rezim iblis yang melawan Tuhan dan membenci Tuhan. PKT adalah biang keladi yang menyebabkan orang-orang Kristen melarikan diri ke mana-mana, dan tidak dapat kembali ke rumah mereka meskipun mereka memiliki rumah sampai keluarga mereka tercerai berai!

Melalui persekutuan di atas, kita dapat melihat dengan jelas bahwa PKT adalah biang keladi yang menyebabkan kehancuran keluarga orang Kristen. Tidak benar bahwa mereka yang percaya pada Tuhan Yang Mahakuasa yang tidak menginginkan keluarga mereka. Tidak benar bahwa keluarga kita akan terpecah belah setelah percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Semua ini semata-mata adalah rumor dan kata-kata yang tidak masuk akal dari PKT. Jika kita membabi buta mendengarkan rumor PKT dan tidak berani menyelidiki jalan yang benar, kita pasti akan kehilangan keselamatan Tuhan di akhir zaman. Bukankah kita terkena tipu muslihat iblis tanpa disadari? Tuhan Yesus pernah berkata: "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku" (Yohanes 10:27). Domba Tuhan mendengarkan suara-Nya. Yang paling penting bagi kita dalam menyelidiki jalan yang benar adalah mendengarkan firman Tuhan, dan tidak mendengarkan rumor secara membabi buta. Hanya ini yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Hanya dengan demikian, barulah kita dapat menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus.

Catatan Editor

Jika kamu ingin terus menyelidiki jalan yang benar, dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, silakan membaca kata-kata yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Kamu boleh meninggalkan pesan kepada kita melalui Messenger. Kamu juga boleh membagikan artikel ini kepada orang lain, agar mereka yang dibutakan oleh desas-desus dapat melihat jelas hakikat desas-desus tersebut sesegera mungkin dan datang untuk menyelidiki jalan yang benar sehingga menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus.

Tinggalkan komentar