Menu

berikutnya

Firman Tuhan Harian: Watak Tuhan dan Apa yang Dimiliki-Nya dan Siapa Dia | Kutipan 238

61 September 22, 2020

Pekerjaan yang telah Aku rencanakan terus mendesak maju tanpa sedikit pun berhenti. Setelah pindah ke Zaman Kerajaan, dan setelah membawa kamu sekalian ke dalam kerajaan-Ku sebagai umat-Ku, Aku akan mengajukan tuntutan lain kepadamu; artinya, Aku akan mulai menyebarluaskan di hadapan kamu sekalian peraturan yang akan Aku gunakan untuk memerintah zaman ini:

Karena kamu sekalian disebut sebagai umat-Ku, kamu harus dapat memuliakan nama-Ku, yakni memberikan kesaksian di tengah-tengah pencobaan. Jika ada yang mencoba untuk menipu Aku dan menyembunyikan kebenaran dari-Ku, atau terlibat dalam perkara yang tidak terhormat di belakang-Ku, mereka tanpa terkecuali akan diusir, disingkirkan dari rumah-Ku untuk menunggu tindakan selanjutnya. Orang-orang yang telah bersikap tidak setia dan tidak taat kepada-Ku di masa lalu, dan saat ini bangkit lagi untuk menghakimi-Ku secara terbuka, mereka juga akan diusir dari rumah-Ku. Orang-orang yang adalah umat-Ku harus senantiasa memerhatikan beban-Ku serta berusaha mengenal firman-Ku. Hanya orang-orang seperti ini yang akan Kuberi pencerahan, dan mereka pasti akan hidup di bawah bimbingan dan pencerahan-Ku, tidak pernah mengalami hajaran. Orang-orang yang gagal memedulikan beban-Ku dan memusatkan perhatian untuk merencanakan masa depan mereka sendiri, yakni orang-orang yang melalui perbuatan mereka tidak bertujuan untuk memuaskan hati-Ku, malah sebaliknya terus meminta, makhluk-makhluk seperti pengemis ini Aku benar-benar menolak untuk memakainya, karena sejak dilahirkan, mereka tidak mengetahui apa artinya memperhatikan beban-Ku. Mereka adalah orang-orang yang akal budinya tidak normal; orang-orang seperti ini menderita "kekurangan gizi" pada otak, dan perlu pulang untuk mendapatkan "makanan." Aku tidak memakai orang-orang seperti ini. Di antara umat-Ku, setiap orang akan diminta untuk menganggap pengenalan akan Aku sebagai tugas wajib yang harus dipenuhi sampai akhir, seperti makan, berpakaian, dan tidur, sesuatu yang tidak pernah dilupakan orang meski hanya sesaat, sehingga pada akhirnya mengenal-Ku akan menjadi keterampilan yang lazim seperti makan, sesuatu yang engkau lakukan dengan mudah, dengan tangan yang terampil. Mengenai firman yang Aku ucapkan, setiap kata harus diterima dengan penuh keyakinan dan dipahami seutuhnya; tidak boleh ada tindakan yang setengah-setengah. Siapa pun yang tidak memperhatikan firman-Ku akan dianggap menentang-Ku secara langsung; siapa pun yang tidak makan firman-Ku, atau tidak berusaha untuk mengenalnya, akan dianggap tidak memberi-Ku perhatian, dan akan langsung diusir dari pintu rumah-Ku. Sebab, seperti yang telah Kukatakan dahulu, yang Kuinginkan bukanlah banyak orang, tetapi beberapa orang yang terpilih. Dari antara seratus orang, jika hanya satu orang saja yang dapat mengenal-Ku melalui firman-Ku, maka Aku rela membuang semua yang lainnya untuk fokus mencerahkan dan menerangi yang satu ini. Dari sini kamu sekalian dapat melihat, belum tentu benar bahwa jumlah yang besar saja dapat menyatakan dan menggambarkan diri-Ku. Yang Kuinginkan adalah gandum (meskipun bijinya mungkin tidak penuh) dan bukan lalang (meskipun bijinya cukup penuh dan mengundang kekaguman). Sedangkan bagi orang-orang yang tidak peduli pada pencarian kebenaran tetapi bertindak dengan lamban, mereka harus pergi atas kemauan sendiri; Aku tidak ingin melihat mereka lagi, agar mereka tidak terus mendatangkan aib bagi nama-Ku.

—Firman, Vol. 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, “Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 5”

Tinggalkan komentar