Berlangganan

Menu

Di Zaman Ketika Sulit Membedakan Antara yang Benar dan yang Salah, Kita Hanya Dapat Menerima Tuhan dengan Belajar Membedakan Kristus-kristus Palsu

Pernahkah engkau menerima uang palsu? Banyak di antaramu akan menjawab pernah. Menghadapi era di mana uang palsu merajalela, akankah engkau menolak uang karena takut menerima uang kertas palsu? Tentu saja tidak, sebab begitu engkau dapat membedakan uang kertas asli dari yang palsu, engkau tidak lagi bersikap waspada secara membabi buta. Lalu, bagaimana dengan orang-orang Kristen yang sangat merindukan kedatangan Tuhan kembali? Bagaimana seharusnya mereka menangani masalah kemunculan kristus-kristus palsu? Haruskah mereka bersikap defensif dan menghindari banyak hal? Atau haruskah mereka mendengarkan suara Tuhan dengan penuh perhatian? Ini menyangkut apakah kita dapat menerima Tuhan atau tidak. Suatu kali, saya berjaga-jaga agar tidak disesatkan oleh kristus-kristus palsu, dan hampir kehilangan kesempatan untuk menerima Tuhan.

Suatu hari di bulan Desember 2017, bibi saya mengundang saya ke sebuah pertemuan online, mengatakan ada terang dalam ajaran mereka. Pertemuan-pertemuan itu telah memperkenankan dia untuk memahami beberapa kebenaran yang sebelumnya tidak dia temukan jawabannya di dalam Alkitab, dan juga memberinya beberapa pemahaman tentang pekerjaan Tuhan. Dia juga mengatakan sepupu saya telah mengambil bagian dalam pertemuan online ini selama dua tahun. Saya penasaran ketika mendengar tentang pertemuan online ini, jadi saya setuju tanpa ragu-ragu. Pertama kali saya terhubung online, karena selisih waktu, akhirnya kami hanya terlibat dalam obrolan biasa sebelum saya keluar. Setelah itu, Bibi selalu berkata pada saya bahwa gereja ini sangat berbeda, dan dengan gembira mengatakan pada saya, "Tuhan telah datang kembali!" "Tuhan telah datang kembali?" Berita mendadak itu membuat mata saya membelalak karena terkejut. Saya bertanya kepada Bibi, "Benarkah? Di manakah Tuhan itu? Ceritakan tentang itu." Tetapi Bibi baru ikut bergabung selama dua bulan, jadi dia tidak bisa menerangkannya dengan gamblang. Saya harus menunggu sampai pertemuan berikutnya untuk bertanya pada salah seorang saudari.

Pada pertemuan online berikutnya, saudari saya itu menghubungkan nubuat-nubuat terkait kedatangan Tuhan kembali dan bersaksi pada saya bahwa Tuhan Yesus telah datang kembali, dan Dia datang berinkarnasi untuk melakukan pekerjaan mengungkapkan firman untuk menghakimi dan menyucikan umat manusia. Dia juga bersekutu dengan saya tentang aspek-aspek kebenaran seperti tujuan rencana pengelolaan Tuhan, bagaimana Tuhan menyelamatkan manusia, bagaimana Iblis merusak umat manusia, bagaimana manusia dapat lepas dari dosa dan memperoleh keselamatan, dan tempat tujuan akhir umat manusia. Saya berpikir bahwa firman Tuhan memiliki otoritas dan kuasa, bahwa semua itu adalah kebenaran, dan bahwa semua itu adalah suara Tuhan. Hati saya menegaskan bahwa khotbah ini memiliki pekerjaan Roh Kudus, karena tidak ada denominasi tertentu yang dapat menyampaikan khotbah yang sangat menerangi. Setelah itu, setiap kali pertemuan dijadwalkan, saya langsung pergi ke rumah Bibi setelah menutup usaha pada hari itu untuk mendengar saudari saya itu berkhotbah.

Pada satu pertemuan, saudari saya itu memutarkan sebuah video nyanyian pujian Tuhan adalah Yang Awal dan Yang Akhir. Pemandangan dalam video itu begitu indah, saudara-saudari yang tampil dalam video itu bernyanyi dengan suara riang, dan liriknya merupakan interpretasi yang luar biasa tentang segala yang Tuhan miliki dan siapa Dia. Pengalaman itu sama sekali baru bagi saya, tetapi anehnya gambar-gambar itu tampak tidak asing bagi saya, seolah-olah saya pernah melihatnya di suatu tempat sebelumnya. Saudari saya itu kemudian bersekutu dengan saya tentang arti nama Tuhan, dan berkata bahwa Tuhan menggunakan nama Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melakukan pekerjaan menghakimi dan menyucikan umat manusia di akhir zaman. Ketika saya mendengar nama Tuhan Mahakuasa, rasa keakraban itu bahkan lebih kuat. Setelah pertemuan itu, saya pulang ke rumah dan membuka WhatsApp untuk memeriksa pesan-pesan, dan saya mengetahui bahwa Saudari Chen dari gereja saya telah mengirimkan beberapa video dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sebelumnya, beserta peringatan, "Jangan dengarkan khotbah-khotbah tentang Eastern Lightning." Saya berpikir, "Saudari Chen telah mempercayai Tuhan selama bertahun-tahun, dan dia tampaknya sangat saleh, jadi mengapa dia tidak ingin saya mendengar khotbah dari Gereja Tuhan yang Mahakuasa?" Saya sangat bingung, jadi saya melihat hal-hal lain yang dia kirimkan pada saya. Semua adalah propaganda negatif yang mengutuk dan memfitnah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, serta informasi tentang "Peristiwa Shandong Zhaoyuan 28 Mei." Saya sedikit takut setelah membacanya, sebab saya ingat Alkitab mengatakan bahwa kristus-kristus palsu akan muncul di akhir zaman, dan saya tidak bisa membedakan mereka. Saudari Chen telah memercayai Tuhan selama bertahun-tahun, jadi dia tidak akan mengirimi saya hal-hal ini tanpa alasan. Bibi saya hanya percaya kepada Tuhan untuk waktu yang singkat, dan baru berhubungan dengan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa selama dua bulan, dan saya sangat khawatir kalau dia akan percaya pada hal yang keliru karena dia tidak mengerti kebenaran itu. Saya membolak-balikkan badan saat berbaring di tempat tidur malam itu, dan saya sangat gundah. Saya berdoa kepada Tuhan memohon kepada-Nya agar membimbing dan memberi saya ketajaman berpikir.

Keesokan harinya, saya mengirim video Insiden Shandong Zhaoyuan 28 Mei itu kepada Bibi, dan dengan cemas berkata padanya: "Tuhan Yesus memberi tahu kita, 'Jadi, jika ada orang yang berkata kepada engkau: Lihat, Kristus ada di sini, atau Kristus ada di sana; jangan engkau percaya. Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan' (Matius 24:23-24). Pada akhir zaman, banyak kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul untuk menyesatkan orang, jadi berhati-hatilah agar tidak terpikat." Bibi mengabaikan peringatan saya. Malam itu setelah saya pulang kerja, Bibi datang ke toko untuk membujuk saya agar terus menyelidiki, tetapi saya khawatir akan disesatkan, jadi saya menolak. Tetapi Bibi bersikeras agar saya mendengar lebih banyak, dan menghubungi sepupu saya supaya bersekutu dengan saya melalui telepon. Sepupu saya berkata: "Ketika kita membaca firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa, kita merasa firman itu adalah ketentuan akan kebenaran yang teguh, sehingga tidak ada orang yang dapat mengungkapkan firman ini. Hati kita dapat menegaskan bahwa Gereja Tuhan Yang Mahakuasa memiliki kebenaran dan pekerjaan Roh Kudus, jadi mengapa kita harus berhenti menyelidiki? Jika kita memiliki keraguan, kita dapat mencari dan menyelidiki, tetapi kita tidak bisa berhenti menyelidiki." Saya berpikir: "Sepupuku sudah percaya Tuhan Yang Mahakuasa selama dua tahun, dan tidak ada hal aneh yang terjadi padanya, jadi aku mungkin juga mendengar lebih banyak."

Setelah saya terhubung online, saudari saya itu berkata kepada saya: "Saudari, ketika kita menyelidiki pekerjaan Tuhan, kita terutama harus memeriksa apakah pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa adalah penampakan dan pekerjaan Tuhan, dan apakah firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran dan suara Tuhan, bukannya memeriksanya berdasarkan kebohongan dan desas-desus PKT (CCP). Kita semua tahu bahwa PKT telah mengarang kebohongan dan menyesatkan banyak orang selama bertahun-tahun, dan namanya menjijikkan baik di Tiongkok maupun di luar negeri. Banyak orang di dunia yang dapat melihat esensi PKT bertambah setiap hari, dan tidak ada yang memercayai mereka lagi. PKT juga merupakan partai ateis, lebih dari apa pun juga, partai ini jahat dan menolak Tuhan. Partai ini juga mengoperasikan sistem satu partai. Ia mengendalikan setiap instansi dan kantor, tidak peduli seberapa besar ataupun kecil, dan masing-masing harus berbicara dan bertindak demi melindungi tirani PKT. Pengadilan PKT tidak memiliki kebebasan peradilan dan hakim-hakim PKT tidak mempunyai otonomi. Mereka harus bertindak sesuai dengan instruksi PKT. 'Kasus Shandong Zhaoyuan 28 Mei' disidangkan oleh pengadilan PKT. Mungkinkah itu jujur dan adil? Selama persidangan PKT atas 'Kasus Shandong Zhaoyuan 28 Mei,' para tersangka dengan jelas mengatakan di gedung pengadilan: 'Saya tidak pernah terlibat atau terkait dengan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa.' Yang ditindak tegas oleh negara adalah Dewa Yang Mahakuasa Zhao Weishan, bukan "Tuhan Yang Mahakuasa" milik kami.' Tidak seorang pun dari para tersangka tersebut yang mengaku sebagai anggota Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, jadi mengapa para hakim PKT bersikeras bahwa mereka adalah para anggota? Siapa pun dapat melihat bahwa PKT inilah yang memfitnah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa untuk menyerang iman beragama." Saudari saya itu juga mengirimkan sebuah video berjudul Kebenaran yang Terungkap di Balik Kasus Zhaoyuan Pada 28 Mei.

Sesampainya di rumah, saya membuka video itu dan menontonnya, dan saya terpana oleh kesadaran secara tiba-tiba. Tidak satu pun dari para tersangka yang mengaku sebagai anggota Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan ada hal-hal yang mencurigakan tentang lokasi pembunuhan, tetapi pengadilan PKT tidak pernah menyelidiki perkara ini dengan jelas. Melainkan, mereka menjebak Gereja Tuhan Yang Mahakuasa atas kejahatan itu. Sudah jelas kasus ini direka-reka oleh PKT untuk menyerang dan menindas Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Setiap orang yang berpikir cerdas dan masuk akal dapat melihat ini adalah salah satu trik PKT. Tetapi saya ingin berhenti menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman karena mendengarkan desas-desus. Saya bahkan ingin menghentikan Bibi untuk percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya sangat bodoh. Saya merasa benar-benar bersyukur kepada Tuhan karena Dia tidak meninggalkan saya, dan karena menggunakan persekutuan saudari saya mengenai kebenaran itu untuk memberi saya ketajaman berpikir, karena kalau tidak, saya akan kehilangan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali.

Hari berikutnya, setelah saya terhubung online, saya tidak sabar untuk bertanya kepada saudari saya itu, "Kitab suci mengatakan bahwa kristus-kristus palsu akan muncul di akhir zaman untuk menyesatkan banyak orang. Bagaimana saya bisa membedakan Kristus yang benar dari yang palsu?"

Dia menjawab saya dengan persekutuan ini, "Kita semua takut akan kristus-kristus palsu yang muncul di akhir zaman, sehingga kita berfokus untuk berjaga-jaga melawan mereka, tetapi kita lupa untuk berfokus pada bagaimana menjadi gadis-gadis yang pintar, mendengar suara Tuhan, dan menyambut-Nya ketika Dia muncul lagi untuk bekerja di akhir zaman. Sebagai gantinya, kita tetap berpegang pada gagasan dan imajinasi kita sendiri, dan memercayai bahwa siapa pun yang bersaksi tentang kedatangan Tuhan kembali adalah sesat. Apakah engkau benar-benar berpikir orang seperti itu percaya bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali? Bukankah mereka adalah gadis-gadis bodoh yang dibicarakan oleh Tuhan Yesus? Yang benar adalah Tuhan memberi tahu kita bahwa kristus-kristus palsu akan muncul bukan karena Dia ingin kita bersikap negatif dan berjaga-jaga, tetapi karena Dia ingin kita belajar untuk membedakan kristus-kristus palsu. Kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan di akhir zaman memberi kita jalan untuk melakukannya. Pertama, mari kita membaca satu bagian dari firman Tuhan yang Mahakuasa: 'Mempelajari hal seperti ini tidaklah sulit, tetapi setiap kita perlu mengetahui kebenaran ini: Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki hakikat Tuhan, dan Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki pengungkapan Tuhan. Karena Tuhan menjadi daging, Ia akan melaksanakan pekerjaan yang harus Ia lakukan, dan karena Tuhan menjadi daging, Ia akan mengungkapkan siapa Dia, dan akan dapat membawa kebenaran kepada manusia, menganugerahkan hidup kepada manusia, dan menunjukkan jalan kepada manusia. Daging yang tidak membawa hakikat Tuhan tentu bukan Tuhan yang berinkarnasi. Hal ini tidak diragukan lagi. Untuk menyelidiki apakah daging itu adalah daging inkarnasi Tuhan, manusia harus menentukannya dari watak yang Ia ungkapkan dan perkataan yang Ia ucapkan. Artinya, apakah itu daging inkarnasi Tuhan atau bukan, dan apakah itu jalan kebenaran atau bukan, harus dinilai dari hakikat-Nya. Jadi, untuk menentukan [a] apakah itu daging Tuhan yang berinkarnasi, kuncinya dengan memperhatikan hakikat-Nya (pekerjaan-Nya, perkataan-Nya, watak-Nya, dan banyak lagi), bukan penampilan luarnya.' Firman Tuhan jelas menyatakan kepada kita bahwa daging Tuhan yang berinkarnasi dapat melakukan pekerjaan Tuhan sendiri. Itu bisa mengungkapkan kebenaran dan memberi jalan untuk pengamalan bagi manusia. Tuhan Yesus, misalnya, untuk menebus umat manusia, datang berinkarnasi untuk hidup di antara bangsa Yahudi untuk memberitakan Injil kerajaan, menunjukkan jalan pertobatan kepada manusia, dan secara pribadi mengajar dan menggembalakan para murid-Nya. Dari pekerjaan-Nya, kita dapat melihat bahwa Tuhan Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Dengan cara yang sama, di akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan jutaan firman kebenaran, di mana aspek kebenaran seperti misteri rencana pengelolaan Tuhan selama enam ribu tahun, esensi sejati dari tiga tahap pekerjaan, dan misteri inkarnasi terungkap bagi manusia, serta mengawali tahap baru pekerjaan menghakimi umat manusia yang dimulai dengan rumah Tuhan, memungkinkan umat manusia sepenuhnya lepas dari belenggu dosa, memperoleh keselamatan, dan memasuki kerajaan surga. Esensi dari kristus-kristus palsu adalah roh-roh jahat. Mereka bahkan tidak memiliki sedikit pun kebenaran, dan apalagi untuk dapat mengungkapkan kebenaran. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mengumbar kebohongan yang mengacaukan antara yang benar dan salah serta berbagai teori yang tidak masuk akal untuk menyesatkan orang, dan bahkan jika mereka bersaksi sendiri sebagai Kristus, mereka tidak memiliki esensi Kristus. Kita dapat menentukan apakah seseorang itu Tuhan yang berinkarnasi atau tidak menurut pekerjaan Tuhan, firman-Nya, dan watak yang diungkapkan oleh Dia, karena hanya Kristuslah jalan, kebenaran, dan hidup."

Setelah saya mendengar persekutuan saudari saya itu, saya merasa jauh lebih terang, dan saya berkata dengan gembira, "Di masa lalu, saya tidak tahu esensi Kristus, dan tidak bisa membedakan kristus-kristus palsu. Tetapi sekarang, akhirnya saya mengerti bahwa Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup, dan bahwa Dia yang adalah Tuhan yang berinkarnasi dapat mengungkapkan firman Tuhan dan melakukan pekerjaan Tuhan sendiri, karena esensi Kristus adalah Tuhan. Tetapi kristus-kristus palsu tidak memiliki kebenaran, dan hanya dapat berbicara teori-teori yang tidak masuk akal untuk menyesatkan banyak orang. Mereka tidak bisa mengungkapkan kebenaran sama sekali." Lalu saya berkata kepada saudari saya itu, "Bisakah engkau bersekutu dengan saya lebih banyak tentang aspek kebenaran ini?"

Dia tersenyum dan berkata: "Engkau memiliki hati yang merindukan dan mencari kebenaran, sehingga engkau pasti akan dapat menerima pimpinan dan tuntunan Tuhan. Mari kita membaca bagian lain dari firman Tuhan: 'Jika, di hari ini, muncul orang yang dapat memperlihatkan tanda dan keajaiban, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan melakukan banyak mukjizat, dan jika orang ini mengaku bahwa merekalah Yesus yang telah datang, inilah pemalsuan yang dilakukan roh-roh jahat, dan inilah Yesus tiruan mereka. Ingatlah ini! Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama. Tahap pekerjaan Yesus sudah diselesaikan, dan Tuhan tak akan pernah melakukan tahap pekerjaan itu lagi. Pekerjaan Tuhan tidak sejalan dengan konsep-konsep manusia. Contohnya, Perjanjian Lama menubuatkan kedatangan Mesias, tetapi kenyataannya Yesus yang datang, maka akan keliru jika Mesias lain datang lagi. … Apabila, pada akhir zaman, Tuhan masih memperlihatkan tanda dan keajaiban, dan masih mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit—jika Ia melakukan hal yang sama persis seperti Yesus—berarti Tuhan mengulangi pekerjaan yang sama, dan pekerjaan Yesus tidak memiliki makna atau nilai. Jadi, Tuhan melakukan satu tahap pekerjaan dalam setiap zaman. Begitu setiap tahap pekerjaan-Nya selesai, tahap itu akan segera ditiru oleh roh jahat, dan setelah Iblis mulai mengikuti jejak Tuhan, Tuhan berubah ke cara yang berbeda. Begitu Tuhan menyelesaikan suatu tahap pekerjaan-Nya, tahap itu ditiru oleh roh jahat. Engkau semua harus betul-betul memahami ini.' Dari firman Tuhan kita dapat memahami bahwa Tuhan itu selalu baru, tidak pernah usang, dan bahwa Tuhan tidak melakukan pekerjaan yang berulang-ulang. Iblis hanya dapat meniru beberapa pekerjaan yang Tuhan lakukan di masa lalu, dan Tuhan dapat melakukan pekerjaan yang lebih baru dan lebih tinggi. Sebagai contoh, ketika Tuhan Yesus datang untuk bekerja, Dia memulai Zaman Kasih Karunia dan mengakhiri Zaman Hukum Taurat, Dia memperlihatkan banyak tanda dan keajaiban Tuhan kepada orang-orang, seperti menyembuhkan penyakit dan mengusir setan, memberikan orang banyak berkat dan kasih karunia melimpah, dan akhirnya, disalibkan sebagai persembahan untuk menebus dosa manusia, dengan demikian menyelesaikan pekerjaan menebus seluruh umat manusia. Sekalipun kita telah menerima pekerjaan penebusan Tuhan Yesus dan dosa-dosa kita telah diampuni, kita tidak terbebas dari belenggu dosa. Jika Tuhan datang, dan Dia masih melakukan hal-hal seperti menyembuhkan penyakit, mengusir setan, dan memperlihatkan tanda-tanda dan keajaiban Tuhan, bagaimana kita bisa terlepas dari ikatan dosa? Atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, Tuhan Yang Mahakuasa sedang melakukan tahap pekerjaan berikutnya, yaitu penghakiman untuk menyucikan umat manusia, menunjukkan jalan untuk mengubah watak hidup kita, sepenuhnya menyelamatkan umat manusia dari pengaruh Iblis, dan memungkinkan kita untuk terlepas dari belenggu dosa dan mencapai keselamatan Tuhan. Juga, kristus-kristus palsu tidak dapat melakukan pekerjaan memulai zaman baru atau mengakhiri yang lama. Setelah Tuhan Yesus bangkit dan naik ke surga, kita belum melihat kristus-kristus palsu yang dapat mengungkapkan kebenaran dan memberi kepada orang-orang cara untuk terlepas dari dosa, karena kristus-kristus palsu tidak memiliki esensi, otoritas, atau kuasa Tuhan. Mereka hanya dapat meniru beberapa pekerjaan sederhana yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, mengungkapkan tanda-tanda dan mukjizat untuk menyesatkan orang, tetapi mukjizat ilahi yang memiliki otoritas dan kuasa Tuhan, seperti kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati dan memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan, adalah hal-hal yang tidak bisa ditiru oleh kristus-kristus palsu."

Saya mengangguk setuju: "Benar, Tuhan tidak mengulangi pekerjaan-Nya. Setiap tahap pekerjaan Tuhan dibangun di atas pekerjaan tahap terakhir, dan berkembang selangkah demi selangkah. Manusia dalam bahaya dikutuk untuk mati oleh hukum di Zaman Hukum Taurat, sehingga untuk menyelamatkan manusia dari maut, Tuhan Yesus secara pribadi datang berinkarnasi untuk melakukan pekerjaan penebusan dan menganugerahkan kasih karunia yang melimpah kepada manusia. Ketika umat manusia menerima anugerah keselamatan Tuhan Yesus, mereka menerima berkat Tuhan, tetapi kita belum lepas dari sifat berdosa kita. Pada akhir zaman, Tuhan datang berinkarnasi untuk melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dengan rumah Tuhan dan mengungkapkan firman penghakiman yang akan menyucikan kita dari watak kita yang rusak dan memungkinkan kita untuk lepas dari belenggu dosa. Kristus-kristus palsu tidak memiliki kebenaran dan tidak dapat melakukan pekerjaan yang memulai atau mengakhiri suatu zaman, mereka juga tidak dapat menyelamatkan kita dari pengaruh kegelapan Iblis atau memberi kita keselamatan Tuhan. Mereka hanya bisa meniru beberapa mukjizat yang Tuhan lakukan di masa lalu."

Setelah itu, saudari saya itu bersekutu dalam banyak aspek kebenaran. Saya sangat bergairah setelah mendengarkannya, dan yakin bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, jadi saya menerima pekerjaan Tuhan pada akhir zaman. Saya memikirkan Saudari Chen, yang percaya kepada Tuhan selama bertahun-tahun dan merindukan kedatangan Tuhan, tetapi tidak pernah menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman karena desas-desus dan kebohongan PKT, dan tidak ada hal yang saya inginkan selain memberitakan kabar baik ini kepadanya.

Sesampainya di rumah, saya langsung mengirim pesan kepada Saudari Chen untuk memberitahunya bahwa desas-desus yang dia lihat online direka-reka oleh PKT untuk memfitnah dan menyerang Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, bahwa seharusnya dia tidak secara membabi buta percaya kebohongan dan desas-desus PKT itu, dan bahwa dia juga harus menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Saya terkejut ketika dia tidak hanya menolak untuk menyelidiki, tetapi diikuti dengan terus mengirimi saya video-video negatif, mengatakan hal-hal yang menghakimi dan mengutuk Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan berkata kepada saya, "Ada banyak kristus palsu di dunia saat ini, dan seharusnya engkau tidak sembarangan memercayainya. Engkau belum percaya kepada Tuhan untuk waktu yang cukup lama, engkau tidak memiliki ketajaman berpikir. Aku sudah percaya kepada Tuhan selama bertahun-tahun. Apakah engkau benar-benar berpikir aku salah?" Saya mencoba membujuknya dengan mengatakan, "Memang benar mewaspadai kristus-kristus palsu, tetapi jika kita selalu bersikap negatif dan berjaga-jaga terhadap mereka dan menolak untuk menyelidiki penampakan dan pekerjaan Tuhan, bukankah kita berisiko kehilangan keselamatan Tuhan? Tuhan memberi tahu kita bahwa Dia akan datang kembali, yang berarti Dia akan datang kembali pada akhir zaman. Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, dan selama engkau membaca lebih banyak firman Tuhan Yang Mahakuasa, engkau akan mendengar suara Tuhan." Tidak peduli apa yang saya katakan, dia tidak mau mendengar, dan sebaliknya dengan keras kepala terjebak oleh gagasannya. Saya sangat kecewa.

Suatu hari, saya membaca firman Tuhan ini: "Kedatangan Yesus kembali adalah keselamatan besar bagi orang-orang yang mampu menerima kebenaran, tetapi bagi mereka yang tidak dapat menerima kebenaran, itu adalah tanda penghukuman. Engkau sekalian harus memilih jalanmu sendiri dan jangan menghujat Roh Kudus dan menolak kebenaran. Jangan menjadi orang yang bebal dan sombong, tetapi patuhilah tuntunan Roh Kudus dan rindukanlah mencari kebenaran; hanya dengan cara inilah engkau sekalian akan mendapatkan manfaatnya. Aku sarankan agar engkau melangkah di jalan iman kepada Tuhan dengan berhati-hati. Jangan langsung membuat kesimpulan; terlebih lagi, jangan bersikap santai dan acuh tak acuh dalam beriman kepada Tuhan. Engkau sekalian harus tahu bahwa orang-orang yang percaya kepada Tuhan setidaknya harus rendah hati dan menunjukkan rasa hormat. Mereka yang telah mendengar tentang kebenaran tetapi mengabaikannya adalah orang yang bodoh dan bebal. Mereka yang telah mendengar tentang kebenaran dan membuat kesimpulan dengan sembarangan atau mengutukinya diliputi kesombongan." Ya, Tuhan menasihati kita agar menapaki jalan kepercayaan dengan hati-hati, kita harus menghormati pekerjaan Tuhan dengan hati yang takut akan Dia, belajar mencari kebenaran, dan tidak mengizinkan watak congkak kita secara sembarangan menghakimi atau mengutuk pekerjaan Tuhan. Saya memikirkan bagaimana perilaku Saudari Chen adalah kebalikan dari firman Tuhan. Tidak ada kerendahan hati atau keinginan untuk mencari dalam sikapnya terhadap pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Ketika dia mendengar bahwa Tuhan telah datang kembali, dia sama sekali tidak ingin mencari kebenaran, tetapi sebaliknya mendengarkan watak congkaknya dan dengan keras kepala mempertahankan gagasan dan imajinasinya sendiri, sampai menghakimi dan mengutuk pekerjaan Tuhan. Bukankah ini justru kecongkakan yang diungkapkan dalam firman Tuhan?

Ketika saya memikirkan proses di mana saya datang di hadapan Tuhan, saya menyadari bahwa saya sangat beruntung. Tuhan telah berbelas kasihan kepada saya, dan memakai saudari saya itu untuk sabar bersekutu dengan saya tentang firman Tuhan yang baru, memberi saya pemahaman tentang pekerjaan Tuhan, dan memungkinkan saya mengikuti jejak langkah Tuhan. Saya juga menyadari bahwa hanya orang-orang yang rendah hati mencari dan merindukan kebenaran yang dapat mendengar suara Tuhan.

Catatan kaki:
a. Teks aslinya berbunyi "adapun."

Tinggalkan komentar