Berlangganan

Menu

Renungan tentang Matius 24 ayat 24 : Cara menghindari ditipu oleh Kristus palsu dan menyambut kedatangan Tuhan (II)

Perbedaan antara Kristus yang benar dan yang palsu

Pada hari kedua, saya melanjutkan persekutuan dan komunikasi bersama-sama dengan saudara dan saudari di gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Saudari berkata: "Saudara Jemong, hari ini, mari kita berbicara tentang bagaimana cara kita membedakan antara Kristus sejati dan kristus-kristus palsu”. Saya berpikir dalam hati: inilah yang ingin saya ketahui, saya harus mendengarkannya dengan baik.

Saudari berkata: “Banyak orang yang berkata dalam Alkitab pernah  mengatakan bahwa kristus-kristus palsu akan keluar pada akhir zaman untuk menyesatkan orang-orang, jadi ketika saya mendengar Injil bahwa Tuhan telah datang kembali, hati saya sangat takut tertipu oleh Kristus-kristus palsu dan saya tidak berani menyelidikinya. Tuhan pernah menubuatkan bahwa Kristus-kristus palsu akan muncul di akhir zaman, tetapi Tuhan juga menubuatkan bahwa pada akhir zaman Dia akan datang kembali, jika kita dikarenakan munculnya kristus palsu pada akhir zaman, maka semua kabar tentang kedatangan Tuhan itu bisa dikatakan menjadi kabar palsu, bukankah ini berarti kita menolak kedatangan Tuhan? Bagaimana kita dapat menyambut kedatangan Tuhan? Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya berjaga-jaga saja, kuncinya kita harus memahami kebenaran tentang bagaimana kita membedakan antara Kristus sejati dan kristus-kristus palsu, dengan demikian kita tidak akan tertipu oleh kristus palsu dan kita juga tidak akan melewatkan penampakan Kristus sejati. Sebenarnya, mengenai bagaimana kristus palsu menyesatkan orang-orang, Tuhan telah memberitahukan kepada kita terlebih dahulu, Tuhan Yesus berkata: “Jadi, jika ada orang yang berkata kepada engkau: Lihat, Kristus ada di sini, atau Kristus ada di sana; jangan engkau percaya. Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan” (Matius 24:23-24). Firman Tuhan Yesus telah mengatakan sangat jelas, di akhir zaman akan ada kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu yang akan menyesatkan orang dengan menggunakan mukjizat dan keajaiban, karena hakikat dari kristus kristus palsu adalah roh jahat, dia tidak bisa menyatakan kebenaran, dia hanya bisa meniru pekerjaan Tuhan Yesus, dia hanya bisa menampakkan mukjizat dan keajaiban yang sederhana untuk menyesatkan orang-orang, sehingga orang-orang mengira bahwa mereka adalah Kristus. Untuk lebih jelas lagi, marilah kita lihat satu paragraf firman Tuhan Yang Mahakuasa.

Tuhan Yang Mahakuasa berfirman: “Jika, di hari ini, muncul orang yang dapat memperlihatkan tanda dan keajaiban, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan melakukan banyak mukjizat, dan jika orang ini mengaku bahwa merekalah Yesus yang telah datang, inilah pemalsuan yang dilakukan roh-roh jahat, dan inilah Yesus tiruan mereka. Ingatlah ini! Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama. Tahap pekerjaan Yesus sudah diselesaikan, dan Tuhan tak akan pernah melakukan tahap pekerjaan itu lagi. … ...Apabila, pada akhir zaman, Tuhan masih memperlihatkan tanda dan keajaiban, dan masih mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit—jika Ia melakukan hal yang sama persis seperti Yesus—berarti Tuhan mengulangi pekerjaan yang sama, dan pekerjaan Yesus tidak memiliki makna atau nilai. Jadi, Tuhan melakukan satu tahap pekerjaan dalam setiap zaman. Begitu setiap tahap pekerjaan-Nya selesai, tahap itu akan segera ditiru oleh roh jahat, dan setelah Iblis mulai mengikuti jejak Tuhan, Tuhan berubah ke cara yang berbeda. Begitu Tuhan menyelesaikan suatu tahap pekerjaan-Nya, tahap itu ditiru oleh roh jahat. Engkau semua harus betul-betul memahami ini.

Dari firman Tuhan kita dapat melihat bahwa Tuhan adalah Tuhan yang selalu baru dan Tuhan yang tidak pernah tua, Tuhan tidak pernah mengulangi pekerjaan-Nya dan Tuhan juga tidak melakukan pekerjaan yang tidak berarti. Seperti pada Zaman Hukum Taurat, Tuhan melakukan pekerjaan berdasarkan kebutuhan orang-orang pada saat itu. Melalui Musa Tuhan memberikan hukum-hukum taurat untuk memimpin manusia hidup di bumi, tetapi ketika sampai pada akhir dari Zaman Hukum Taurat, manusia semakin dirusak oleh Iblis, manusia tidak ada korban lagi untuk disembahkan kepada Tuhan, manusia akan dihukum mati menurut hukum-hukum taurat yang Tuhan keluarkan pada saat itu. Oleh karena itu, Tuhan melakukan pekerjaan berdasarkan keperluan yang dibutuhkan oleh manusia pada saat itu, Tuhan tidak mengulangi lagi pekerjaan-Nya pada Zaman Hukum Taurat, namun atas dasar pekerjaan Tuhan pada Zaman Hukum Taurat, Tuhan melanjutkan tahap pekerjaan-Nya dengan berinkarnasi menjadi Tuhan Yesus, Dia datang untuk menebus dosa manusia, Dia menyembuh orang-orang sakit dan mengusir roh-roh jahat, Dia memberikan kasih karunia-Nya kepada manusia, yang pada akhirnya Dia disalibkan, untuk menebus manusia keluar dari dosa. Dan ketika sampai pada akhir zaman Tuhan datang kembali, Tuhan juga tidak mengulangi kembali pekerjaan-Nya pada Zaman Kasih Karunia. Namun, berdasarkan kebutuhan manusia pada akhir zaman, Tuhan membuka zaman baru, Dia telah mengucapkan firman untuk melakukan pekerjaan penghakiman dan hajaran yang dimulai dari rumah Tuhan, untuk menangani watak kerusakan dan watak kejahatan kita, membebaskan dan melepaskan kita dari pengaruh Iblis dan dengan sepenuhnya menyelamatkan kita dan menyucikan kita. Jika pada akhir zaman Tuhan melakukan kembali pekerjaan penyembuhan dan mengusir roh jahat, itu tidaklah bermakna. Dan pekerjaan Tuhan itu hanya bisa berhenti pada Zaman Kasih Karunia, tidak bisa bergerak maju, kita juga tidak dapat mencapai tahap penyucian, dan penyempurnaan dan kemungkinan kita tidak bisa memasuki kerajaan Tuhan. Oleh karena itu, jika pada akhir zaman ada orang yang memakai nama Tuhan, dia bisa menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh jahat, itu pasti penyamaran dari roh-roh jahat. Karena kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu dilahirkan dari roh-roh jahat, mereka tidak bisa melakukan pekerjaan untuk mengakhiri zaman dan membuka zaman baru, mereka hanya bisa menyesatkan orang-orang, mereka hanya bisa mengikuti Tuhan dari belakang, mereka menyesatkan orang-orang dengan meniru mukjizat dan keajaiban Tuhan Yesus. Tetapi seperti Tuhan Yesus yang mampu menenangkan badai angin dan laut, memberi makan 5.000 orang dengan lima roti dan dua ikan dan membangkitkan orang mati dengan satu kalimat dan mukjizat-mukjizat lainnya. Bagaimanapun kristus palsu menirunya, dia tidak akan dapat meniru hal-hal itu, karena hanya Tuhan sendiri yang memiliki kemampuan dan otoritas itu.

Setelah mendengar persekutuan saudari, hati saya menjadi cerah, benar sekali! Kata-kata Tuhan Yesus dengan jelas menyatakan bahwa kristus-kristus palsu akan menyesatkan orang-orang dengan mukjizat-mukjizat dan keajaiban, sementara Tuhan Yang Mahakuasa mengakhiri Zaman Kasih Karunia dan membuka zaman baru, tidak melakukan mukjizat-mukjizat dan keajaiban-keajaiban, tetapi menyampaikan firman, dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Ini adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan Tuhan sebelumnya, Tuhan Yang Mahakuasa adalah Kristus yang sejati ! Di masa lalu, pendeta menjelaskan ayat-ayat yang ada di Alkitab dan mereka benar-benar salah mengerti kata-kata Tuhan, saya tidak bisa membedakannya dan saya merasa bahwa itu benar, sehingga membuat saya hampir tidak berani menyelidikinya.

Saya sedikit bersemangat dan berkata: "Sekarang saya mengerti bahwa Kristus yang sejati selalu baru dan tidak pernah tua, dan tidak mengulangi pekerjaan-Nya, sementara Kristus-Kristus palsu adalah roh-roh jahat, dan mereka hanya dapat mengikuti belakang Tuhan dan meniru tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban Tuhan untuk menyesatkan orang-orang, karena mereka tidak memiliki hakikat Tuhan. Jika ada yang dapat menunjukkan tanda-tanda dan keajaiban di akhir zaman, menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh-roh jahat, dan mengakui dirinya sebagai Kristus, maka ini adalah Kristus palsu yang tulen. "

Saudari bersekutu: "Ya! Puji syukur kepada Tuhan, Penerimaan Saudara benar. Kita baru saja membahas salah satu prinsip kebenaran tentang membedakan Kristus palsu. Sebenarnya, jika kita ingin membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu, kita juga dapat membedakan dari hakikat  Kristus. “Yesus berkata kepadanya: 'Akulah jalan, kebenaran, dan hidup: tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku” (Yohanes 14:6) Hakikat Kristus adalah kebenaran, jalan, dan kehidupan. Tidak peduli pada zaman apapun, Tuhan dapat melakukan pekerjaan yang berbeda dan mengubah nama-Nya, tetapi hakikat Tuhan tidak akan pernah berubah. Selanjutnya mari kita baca dua paragraf firman Tuhan: “Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki hakikat Tuhan, dan Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki pengungkapan Tuhan. Karena Tuhan menjadi daging, Ia akan melaksanakan pekerjaan yang harus Ia lakukan, dan karena Tuhan menjadi daging, Ia akan mengungkapkan siapa Dia, dan akan dapat membawa kebenaran kepada manusia, menganugerahkan hidup kepada manusia, dan menunjukkan jalan kepada manusia. Daging yang tidak membawa hakikat Tuhan tentu bukan Tuhan yang berinkarnasi. Hal ini tidak diragukan lagi. Untuk menyelidiki apakah daging itu adalah daging inkarnasi Tuhan, manusia harus menentukannya dari watak yang Ia ungkapkan dan perkataan yang Ia ucapkan. Artinya, apakah itu daging inkarnasi Tuhan atau bukan, dan apakah itu jalan kebenaran atau bukan, harus dinilai dari hakikat-Nya. Jadi, untuk menentukan apakah itu daging Tuhan yang berinkarnasi, kuncinya adalah dengan memperhatikan hakikat-Nya (pekerjaan-Nya, perkataan-Nya, watak-Nya, dan banyak lagi), bukan penampilan luarnya. Maka manusia menunjukkan ketidaktahuan, kebodohan dan kenaifannya jika hanya melihat penampilan luar-Nya dan mengabaikan hakikat-Nya.” ”Selain Kristus, orang-orang yang mengaku sebagai Kristus tidak memiliki kualitas-kualitas-Nya. Saat disejajarkan dengan watak para Kristus palsu yang sombong dan tinggi hati itu, jelas terlihat bagaimana daging Kristus yang sejati. Semakin besar kepalsuan mereka, semakin menjadi-jadi para Kristus palsu itu memamerkan diri, dan semakin cakap juga mereka dalam melakukan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat untuk menipu manusia. Para Kristus palsu tidak memiliki kualitas-kualitas Tuhan. Kristus tidak dinodai oleh unsur apa pun yang dimiliki para Kristus palsu.

Dari firman Tuhan dapat dilihat bahwa Kristus adalah Tuhan sendiri yang  berinkarnasi. Meskipun Dia hanyalah manusia biasa ketika dilihat dari penampilan lahiriah-Nya, hakikat-Nya adalah Tuhan sendiri. Oleh karena itu, Dia dapat mengungkapkan kebenaran untuk membekali manusia di setiap saat dan di mana saja, Dia dapat mengungkapkan apa yang dimiliki-Nya dan siapa Dia, memberikan jalan kehidupan kepada manusia, memberikan arah dan petunjuk. Oleh karena itu, jika kita ingin memastikan apakah itu Kristus, kita harus membedakan dengan mendengar perkataan-Nya, pekerjaan-Nya dan hakikat-Nya. Seperti Tuhan Yesus adalah Kristus, meskipun penampilan luar-Nya sangat biasa dan normal, Dia dapat mengakhiri Zaman Hukum Taurat dan Dia dapat membuka Zaman Kasih Karunia, Tuhan Yesus membawa jalan pertobatan bagi manusia. Dan selama pekerjaan Tuhan Yesus, Dia dapat mengungkapkan kebenaran untuk membekali kebutuhan manusia, Dia menunjukkan kepada manusia jalan-jalan penerapan baru, seperti mengajar orang-orang untuk mengasihi musuh-musuhnya, memaafkan orang-orang, merendahkan hati dan bersabar, Dia mengungkapkan watak-Nya sebagai Tuhan yang penuh dengan belas kasih dan kasih setia. Dan,yang pada akhirnya Tuhan Yesus disalibkan, Dia menebus manusia keluar dari dosa, menyelesaikan pekerjaan Tuhan menebus umat manusia. Jika kita berdoa atas nama Tuhan Yesus, maka dosa-dosa kita diampuni. Jika kita mematuhi ajaran-ajaran Tuhan maka kita akan merasakan kedamaian dan sukacita. Dari perkataan dan pekerjaan Tuhan Yesus, sepenuhnya terbuktikan bahwa Tuhan Yesus adalah Kristus, Tuhan sendirilah yang berinkarnasi. Tuhan Yang Mahakuasa adalah Kristus yang telah datang di akhir zaman, Dia juga telah mengakhiri Zaman Kasih Karunia dan membuka zaman baru, yaitu, Zaman Kerajaan menurut keperluan manusia, Dia telah melakukan satu langkah pekerjaan, yakni, pekerjaan menghakimi dan menyucikan orang-orang berdasarkan pekerjaan Tuhan Yesus, Dia telah mengungkapkan segala kebenaran untuk menyelamatkan manusia, seperti: Pandangan yang benar yang harus dimiliki oleh orang-orang yang percaya kepada Tuhan, apa itu ketaatan yang sejati kepada Tuhan, bagaimana cara melayani Tuhan sesuai dengan kehendak Tuhan, dll.; Tuhan juga telah mengungkapkan banyak misteri, seperti misteri nama Tuhan, misteri tentang rencana pengelolaan Tuhan selama 6000 tahun, misteri tentang tempat tujuan dan akhir manusia dll. Di waktu yang sama, Tuhan juga mengungkapkan kebenaran tentang bagaimana Iblis telah merusak kita dan hakikat sifat kita, membuat kita dapat mengenal dan membenci watak Iblis yang ada di dalam diri kita, pada saat yang sama Tuhan juga telah menunjukkan jalan kepada kita untuk mengubah watak rusak kita, dan memberitahu kita bagaimana kita bisa mencapai ketaatan kepada Tuhan, mengasihi Tuhan dan selaras dengan Tuhan. Dari firman Tuhan, kita dapat melihat watak Tuhan yang benar dan kudus, serta watak Tuhan yang megah dan murka. Ini sudah memastikan bahwa watak dan hakikat Tuhan-lah yang mengungkapkannya. Ini cukup membuktikan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang telah datang kembali dan ini benar-benar penampakan dari pekerjaan Tuhan.

Sebaliknya, hakikat dari kristus palsu adalah roh-roh jahat, watak dasarnya adalah kesombongan dan keangkuhan, dia sangat jahat, dia selalu ingin memamerkan dirinya, untuk membuat orang-orang menyembahnya dan menganggapnya sebagai Tuhan. Ketika orang-orang melihat dia, dia secepatnya memberi kesaksian bahwa dia adalah kristus, tanpa malu dia berkata, bagi siapa yang tidak mendengarkannya dan menyembahnya, maka dia tidak bisa memasuki kerajaan Tuhan. Dari pengungkapan kristus-kristus palsu, kita dapat melihat bahwa kristus palsu tidak memiliki hakikat Tuhan, jadi mereka tidak bisa mengungkapkan kebenaran, mereka tidak bisa menyediakan kehidupan, apalagi melakukan pekerjaan untuk menyelamatkan manusia. Bahkan jika dia terus mengatakan bahwa dia adalah Kristus, dia tidak dapat mewakili Tuhan, dan pada akhirnya dia akan disingkapkan oleh fakta.

Dari persekutuan saudari, saya telah mengerti meskipun kristus sama seperti manusia memiliki daging yang biasa, hakikat-Nya adalah kebenaran, jalan dan kehidupan, Dia dapat menyediakan kebenaran dengan mengungkapkan kebenaran di setiap saat untuk membekali manusia dan menyelamatkan manusia, sementara kristus-kristus palsu lebih suka meninggikan diri dan membanggakan diri mereka sendiri, mengatakan bahwa diri sendiri adalah Tuhan, tetapi mereka tidak memiliki hakikat Tuhan, dan mereka tidak bisa mengungkapkan kebenaran. Jika kita ingin membedakan Kristus mana yang benar dan Kristus mana yang palsu, kita harus melihat siapa yang bisa mengungkapkan kebenaran. Dengan demikian, kita akan bisa membedakannya. Saat ini, rasa takut saya akan tertipu telah hilang, dan saya lebih merindukan untuk mencari kebenaran bersama-sama dengan saudara saudari di gereja Tuhan Yang Mahakuasa.

Bersukacita menyambut kedatangan Tuhan

Pada hari-hari berikutnya, saya aktif mengikuti persekutuan. Setiap kali kita berkomunikasi tentang firman Tuhan Yang Mahakuasa, saya merasakan kesegaran dan saya sangat senang dan cerah di dalam hati saya. Semakin saya mendengar, semakin saya bersedia mendengarkannya. Setelah beberapa waktu kemudian, saya mengerti banyak tentang misteri-misteri kebenaran, seperti misteri inkarnasi, bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman-Nya, rencana pengelolaan Tuhan selama 6000 tahun, tiga tahap pekerjaan Tuhan, tempat tujuan umat manusia di masa depan dan kebenaran lainnya. Dan pada masa lalu, di saat saya masih percaya Tuhan Yesus, saya selalu bingung tentang bagaimana memasuki kerajaan Tuhan, kemana kita akan pergi dll, saya telah menemukan jawabannya di dalam firman Tuhan Yang Mahakuasa, saya tahu bahwa hanya dengan melalui penghakiman dan hajaran Tuhan di akhir zaman, watak rusak kita bisa disucikan dan kita bisa mencapai perubahan, dan pada akhirnya barulah kita bisa dibawa masuk ke dalam kerajaan Tuhan oleh-Nya. Terima kasih Tuhan, saya sangat bersyukur bahwa saya dapat mendengar suara Tuhan dan saya dengan senang hati telah menerima Tuhan Yang Mahakuasa sebagai juru selamat saya. 

Setelah menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, kehidupan saya mengalami perubahan, saya dulu selalu khawatir karena saya hidup dalam dosa, tetapi sekarang hati saya tidak bimbang akan masalah ini lagi, karena kedatangan Tuhan telah membawakan saya jalan keluar dari dosa sehingga saya memiliki harapan baru dalam hidup saya. Puji syukur kepada Tuhan! 

(Berakhir)

Bagian Satu
Renungan tentang Matius 24 ayat 24 : Cara menghindari ditipu oleh Kristus palsu dan menyambut kedatangan Tuhan (I)

Tinggalkan komentar