Berlangganan

Menu

Bagaimana Seharusnya Kita Memahami Tentang "Mengenai Hari Dan Saat Itu Tidak Seorang Pun Yang Tahu"?

Navigasi cepat
1.Arti Sebenarnya dari "Mengenai Hari Dan Saat Itu Tidak Seorang Pun Yang Tahu"
2.Bagaimana Menyambut Tuhan di Akhir Zaman

A. Berkata, "Apakah anda tahu ada orang bersaksi bahwa Tuhan Yesus telah kembali?"

B. Menjawab, "Bagaimana mungkin? Tuhan Yesus berkata dengan jelas, 'Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu' (Markus 13:32). Tidak ada yang tahu kapan Tuhan Yesus akan kembali. Bagaimana mereka bisa tahu? Jangan anda mempercayainya."

Mendengar percakapan ini, aku langsung berpikir: "Benarkah tidak ada yang akan mengetahui kedatangan Tuhan Yesus? Jika ini benar, lalu bagaimana kita bisa menyambut Tuhan? Apa sebenarnya arti 'Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu'? " Kemudian, melalui pencarian, aku memahami arti sebenarnya dari "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu". Selanjutnya, aku akan bersekutu sedikit pemahamanku.

Arti Sebenarnya dari "Mengenai Hari Dan Saat Itu Tidak Seorang Pun Yang Tahu"

Banyak orang percaya bahwa "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu" berarti ketika Tuhan Yesus datang kembali, tidak ada yang akan tahu. Tetapi apakah keyakinan ini benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan? Tuhan Yesus berjanji kepada kita bahwa Dia akan datang kembali, dan Dia juga bernubuat, "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6). Dan Wahyu 3:20 berkata, "Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku."

Kita dapat melihat dari sini bahwa ketika Tuhan Yesus datang kembali, ada orang akan berseru kepada kita bahwa mempelai laki-laki telah datang, artinya mereka bersaksi bahwa Tuhan sudah datang. Ini membuktikan bahwa ketika Tuhan datang kembali, beberapa orang akan mengetahuinya terlebih dahulu, dan kemudian mereka akan menyebarkan kepada orang lain kabar baik tentang kedatangan Tuhan Yesus. Mereka yang mendengar suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan dapat menghadiri pesta perjamuan bersama-Nya. Jika kita berkata bahwa tidak ada yang akan tahu tentang kembalinya Tuhan Yesus, bagaimana nubuat Tuhan ini dapat digenapi? Jadi, keyakinan kita bahwa "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu" berarti tidak ada yang akan tahu tentang kedatangan Tuhan Yesus tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan merupakan gagasan dan imajinasi manusia.

Lalu, apa arti sebenarnya dari "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu"? Sebenarnya, kita dapat memahaminya dengan membaca ayat-ayat ini bersama, "Sekarang, pelajarilah perumpamaan tentang pohon ara; Ketika rantingnya melunak, dan mengeluarkan daun, kamu tahu bahwa musim panas sudah dekat: Demikian juga kamu, ketika kamu akan melihat semua hal ini, tahu bahwa Anak Manusia sudah dekat, bahkan di depan pintu. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Angkatan ini tidak akan berlalu, sampai semua hal ini digenapi. Langit dan bumi akan berakhir, tapi firman-Ku tidak akan berakhir. Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu" (Matius 24:32-36). "Karena itu hendaklah engkau berjaga-jaga: sebab Anak Manusia akan datang pada waktu yang tidak engkau duga" (Matius 24:44).

Dalam ayat-ayat ini, Tuhan Yesus berbicara tentang "Anak Manusia sudah dekat" dan "Anak Manusia akan datang" mengacu pada Tuhan yang berinkarnasi, Dia lahir dari manusia dan memiliki kemanusiaan yang normal namun hakikatnya adalah Tuhan. Sama seperti Tuhan Yesus adalah Anak Manusia yang berinkarnasi, Dia memiliki penampilan luar yang biasa dan normal. Roh Tuhan tidak memiliki bentuk atau rupa, maka Roh Tuhan tidak bisa disebut sebagai Anak Manusia. Semua ini menunjukkan bahwa cara kedatangan Tuhan adalah berinkarnasi sebagai Anak Manusia. Justru karena inilah tidak ada yang tahu waktu spesifik kembalinya Tuhan Yesus. Artinya, "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu" berarti tidak ada yang tahu waktu pasti kembalinya Tuhan Yesus. Namun, setelah Dia datang untuk berbicara dan melakukan pekerjaan, pasti akan ada beberapa orang yang mengetahuinya, dan kemudian mereka akan menyebarkan Injil Tuhan kepada yang lain. Sama seperti, sebelum Tuhan Yesus mulai bekerja, para nabi menubuatkan kedatangan Mesias, tetapi tidak ada yang tahu waktu spesifik kedatangan-Nya. Hanya setelah Tuhan Yesus mulai bekerja dan berkhotbah, orang-orang tahu bahwa Mesias telah datang, dan kemudian mereka yang pertama menerima pekerjaan Tuhan Yesus mulai menyebarkan injil keselamatan-Nya. Oleh karena itu, arti sebenarnya dari "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu" adalah bahwa tidak ada yang tahu waktu spesifik kembalinya Tuhan Yesus di akhir zaman. Jadi, jika kita menganggap arti kalimat ini adalah tidak ada yang akan tahu tentang kedatangan Tuhan Yesus, maka ini bertentangan dengan firman Tuhan.

Bagaimana Menyambut Tuhan di Akhir Zaman

Sekarang setelah kita mengetahui arti sebenarnya dari "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu", lalu bagaimana kita bisa menyambut Tuhan? Sebenarnya, Tuhan Yesus pernah bernubuat, "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman." (Yohanes 12:47-48). 1 Petrus 4:17 berkata, "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan". Yohanes 17:17 berkata, "Sucikanlah mereka dengan kebenaran-Mu: firman-Mu adalah kebenaran." Dan Wahyu 22:14 bernubuat, "Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas pohon kehidupan dan dapat masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu."

Dari nubuatan ini, kita dapat melihat bahwa ketika Tuhan Yesus datang kembali, Dia akan mengungkapkan lebih banyak kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan, menggunakan kebenaran untuk menyucikan dan mengubah orang, sehingga manusia dapat sepenuhnya lepas dari belenggu dosa. Jadi, ketika kita mendengar orang bersaksi tentang kembalinya Tuhan Yesus, kita harus secara proaktif mencari dan menyelidiki untuk melihat apakah jalan ini memiliki kebenaran dan apakah jalan ini dapat menyucikan dan menyelamatkan manusia. Selama kita yakin bahwa jalan ini dapat menghakimi dan menyucikan manusia, dan itu adalah pekerjaan yang dilakukan Tuhan Yesus yang datang kembali, maka kita harus menerima dan tunduk padanya. Dengan demikian, bukankah kita sudah menyambut kedatangan Tuhan dan menghadiri pesta perjamuan dengan-Nya?

Saat ini, di seluruh dunia, hanya Gereja Tuhan Yang Mahakuasa yang secara terbuka bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali. Di atas dasar pekerjaan penebusan Tuhan Yesus, Tuhan Yang Mahakuasa telah mengungkapkan jutaan firman dan memulai pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan untuk menyucikan dan menyelamatkan manusia. Ini secara tepat menggenapi nubuat tentang Tuhan Yesus yang kembali untuk mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman. Firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa itu kaya dan melimpah, Dia telah mengungkapkan banyak kebenaran dan misteri, seperti misteri inkarnasi Tuhan, misteri nama Tuhan, kisah sebenarnya dibalik tiga tahap pekerjaan Tuhan, bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman untuk menyucikan umat manusia, dan bagaimana Tuhan membawa umat manusia ke tempat tujuan yang indah. Semua orang yang tulus percaya kepada Tuhan dari berbagai agama dan denominasi, setelah mendengar berita bahwa Tuhan Yesus telah kembali untuk bekerja, mereka dengan rendah hati menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, mengenali suara Tuhan dari kebenaran yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa, yakin bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah kembalinya Tuhan Yesus, dan berbalik kepada-Nya. Dengan mengalami pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, mereka telah mengubah watak hidup mereka dengan tingkat yang berbeda dan memberikan berbagai kesaksian. Tuhan Yang Mahakuasa telah mendapatkan sekelompok orang yang sepikiran dengan-Nya. Firman Tuhan Yang Mahakuasa dan kesaksian pengalaman ini semuanya telah diunggah di situs web Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan itu secara terbuka bersaksi kepada seluruh dunia bahwa Tuhan Yesus telah kembali sebagai Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi. Oleh karena itu, jika kita ingin menyambut kedatangan Tuhan, kita harus menyelidiki pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman — inilah satu-satunya cara untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali.

Catatan Editor

Apakah anda sekarang memahami arti sebenarnya dari "Mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu"? Apakah anda ingin menyambut kembalinya Tuhan? Apakah anda ingin menghadiri perjamuan bersama Tuhan? Anda dapat terus mencari dan menyelidiki melalui opsi obrolan langsung kami di bawah ini.

Tinggalkan komentar