Berlangganan

Menu

Bagaimana Wahyu 1 Ayat 7 "Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan" digenapi?

Navigasi cepat
1.Bagaimana Cara Tepatnya Tuhan Akan Kembali
2.Nubuatan dalam Wahyu 1 ayat 7 Akan Digenapi Dengan Cara Ini
3.Tuhan Telah Kembali Secara Diam-diam sebagai Anak Manusia

Bagaimana Wahyu 1 Ayat 7 "Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan" digenapi?

"Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia. Jadilah demikian, Amin" (Wahyu 1:7).

Setelah melihat nubuatan dalam Wahyu 1 ayat 7, banyak orang berpikir bahwa ketika Tuhan datang kembali, Dia akan turun di atas awan untuk membawa orang-orang percaya ke dalam kerajaan surga, sementara orang-orang yang tidak percaya dan menentang Tuhan akan dihukum, jadi mereka akan meratap. Apakah ini benar-benar dengan cara ini nubuat dalam Wahyu 1: 7 akan digenapi? Mari kita pikirkan baik-baik. Jika Tuhan datang dengan awan dan menampakkan diri kepada semua orang dengan otoritas dan kekuasaan, maka langit dan bumi akan mengalami perubahan yang sangat besar, itu akan menjadi pemandangan yang megah, sangat spektakuler, dan momentum yang hebat, semua bangsa di bumi, entah yang percaya ataupun yang tidak percaya, semua bisa melihat pemandangan ini, maka siapa yang berani melawan atau menusuk Dia? Pada saat itu, seluruh umat manusia akan bersujud di bumi untuk menyembah dan memuji Tuhan, dan pemandangan ratapan semua bangsa tidak akan muncul sama sekali. Jadi, Wahyu 1 ayat 7 tidak sesederhana yang kita bayangkan. Ada misteri dan ada kebenaran di sini. Hari ini, mari kita jelajahi dan bersekutu apa arti kata "dan semua orang di bumi akan meratap" dalam Wahyu 1 ayat 7 dan bagaimana ayat ini akan digenapi.

Bagaimana Cara Tepatnya Tuhan Akan Kembali

Untuk mengetahui bagaimana nubuatan dalam Wahyu 1 ayat 7 akan digenapi, mari kita cari jawabannya dalam nubuatan alkitab tentang bagaimana Tuhan akan datang kembali. Sebenarnya, selain nubuatan dalam Alkitab tentang kedatangan Tuhan secara terbuka di atas awan-awan, ada nubuatan lain yang mengatakan bahwa Tuhan datang secara diam-diam. Misalnya, Wahyu 16:15, "Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri." Dan Matius 25: 6, "Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya.'" Perkataan dalam ayat alkitab ini "bagaikan pencuri" dan "pada tengah malam terdengar seruan" mengacu kepada kedatangan Tuhan di akhir zaman adalah secara diam-diam dan secara rahasia.

Selain itu, Matius 24:27 mengatakan, "Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak" ” Matius 24 ayat 44 berkata, "Karena itu hendaklah engkau berjaga-jaga: sebab Anak Manusia akan datang pada waktu yang tidak engkau duga" (Lukas 17:24-25). mengatakan, "Karena sama seperti kilat yang memancar dari satu bagian di bawah langit, bersinar sampai ke bagian lain di bawah langit; demikian juga Anak Manusia saat hari kedatangan-Nya tiba. Tetapi pertama-tama Dia harus mengalami berbagai penderitaan dan ditolak oleh generasi ini." Dalam ayat-ayat ini, Tuhan Yesus berkali-kali menyebutkan bahwa kedatangan-Nya adalah "kedatangan Anak Manusia”. "Anak Manusia” yang mengacu pada seseorang yang lahir dari manusia dan dengan kemanusiaan yang normal. Jika Dia menampakkan diri secara langsung kepada manusia secara roh atau dengan tubuh spiritual, maka Dia tidak dapat disebut sebagai Anak Manusia. Misalnya, Tuhan Yahweh adalah Roh, sehingga tidak bisa disebut Anak Manusia. Tuhan Yesus yang berinkarnasi disebut Anak Manusia dan Kristus karena Dia adalah inkarnasi dari Roh Tuhan yang menjadi manusia biasa,normal dan hidup di antara manusia.Oleh karena itu, "kedatangan Anak Manusia" dan "Anak Manusia datang" yang Tuhan Yesus bicarakan berarti bahwa Tuhan akan datang dalam daging ketika Dia datang kembali di akhir zaman.

Oleh karena Tuhan akan datang secara diam-diam di akhir zaman sebagai Anak Manusia yang memiliki penampilan biasa dan normal di luar sehingga orang tidak akan menyadari identitas-Nya atau mengenali-Nya sebagai Tuhan yang berinkarnasi; mereka akan mudah memperlakukan Tuhan yang berinkarnasi seperti orang biasa sehingga mengutuk dan menolak-Nya. Sama seperti ketika Tuhan Yesus menampakkan diri dan bekerja secara inkarnasi, Dia dikutuk dan ditolak oleh manusia.

Nubuatan dalam Wahyu 1 ayat 7 Akan Digenapi Dengan Cara Ini

Sekarang kita telah mengerti bahwa masih ada nubuatan tentang kembalinya Tuhan secara rahasia sebagai Anak Manusia, maka mudah untuk memahami bagaimana nubuatan dalam Wahyu 1: 7 akan digenapi. Menurut nubuatan, kedatangan Tuhan yang kedua kali akan pertama-tamanya secara rahasia, dan setelah itu dia akan menampakkan diri secara terbuka kepada manusia di atas awan. Ini sama seperti ketika Tuhan Yesus datang untuk bekerja: Dia pertama kali datang secara diam-diam sebagai Anak Manusia untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya kemudiannya dia dipakukan di kayu salib. Setelah itu, Dia di bangkitkan dari mati, menampakkan diri secara terbuka kepada orang-orang selama empat puluh hari dan kemudian naik ke surga. Ketika Tuhan Yesus yang berinkarnasi bekerja secara rahasia, penampakan-Nya seperti orang biasa, jadi kebanyakan orang menyangkal, menolak, dan mengutuk-Nya. Ketika Tuhan Yesus bangkit dari kematian dan menampakkan diri kepada manusia, mereka yang menentang dan menolak Dia sama sekali kehilangan keselamatan Tuhan, dan akhirnya menderita hukuman, meratapi serta mengertakkan gigi.

Begitu juga di hari-hari terakhir, kita juga menghadapi situasi yang sama. Tuhan Yesus bernubuat: "Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu" (Yohanes 16:12-13). "Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman" (Yohanes 12:48). 1 Petrus 4:17 berkata, "Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan." Wahyu 3:12 mengatakan, "Dia yang menang akan Kujadikan pilar di dalam bait Suci Tuhan-Ku dan ia tidak akan keluar lagi." Kita dapat melihat dari ayat-ayat ini bahwa ketika Tuhan datang kembali di akhir zaman, Dia akan mengungkapkan kebenaran dan melakukan pekerjaan penghakiman yang dimulai dari rumah Tuhan. Artinya, pada akhir zaman Tuhan pertama-tamanya akan berinkarnasi secara rahasia sebagai Anak Manusia untuk mengungkapkan firman-Nya dan melakukan pekerjaan penghakiman dan pemurnian manusia. Barangsiapa yang menerima penghakiman dan hajaran dari firman Tuhan dan memiliki pemurniaan dan perubahan dalam watak rusak saat Tuhan yang berinkarnasi bekerja secara rahasia adalah gadis-gadis bijaksana dan pemenang yang dihasilkan sebelum bencana. Mereka dapat menikmati berkat yang kekal yang di anugerahkan oleh Tuhan. Ketika pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi untuk menyelamatkan manusia secara rahasia selesai, Tuhan akan menurunkan bencana besar untuk memberi upah yang baik dan menghukum yang jahat. Kemudian Tuhan akan muncul secara terbuka kepada semua bangsa dan negara.Pada saat itu, semua orang yang menentang, menolak dan mengutuk Tuhan selama periode pekerjaan rahasia-Nya akan tercengang, mereka semua akan melihat bahwa orang yang telah mereka menentang, mengutuk dan menolak memang adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, adalah Kristus di akhir zaman dan dengan demikian mereka akan memukul dada mereka, meratap dan mengertakkan gigi. Jadi, begitulah bagaimana pemandangan ratapan semua orang akan muncul. Ini memenuhi nubuat dalam Wahyu 1: 7, "Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia. Jadilah demikian, Amin" Dari pekerjaan Tuhan, kita melihat kebenaran, kemahakuasa dan kebijaksanaan Tuhan.

Tuhan Telah Kembali Secara Diam-diam sebagai Anak Manusia

Sekarang, Tuhan telah lama diam-diam kembali dalam daging sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus di akhir zaman. Tuhan Yang Mahakuasa mulai muncul dan bekerja pada tahun 1991, telah mengungkapkan jutaan kata—semua kebenaran untuk menyucikan dan menyelamatkan umat manusia serta melakukan pekerjaan penghakiman yang di mulai dari rumah Tuhan. Penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa benar-benar memenuhi nubuatan Tuhan datang secara rahasia. Penampakan Tuhan telah mengguncang semua agama dan denominasi. Domba-domba Tuhan mendengar suara-Nya—semua orang yang sungguh-sungguh percaya Tuhan dan haus akan kebenaran, setelah membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, yakin bahwa itu adalah kebenaran dan suara Tuhan. Satu demi satu, mereka telah menerima Tuhan Yang Mahakuasa dan diangkat ke hadapan takhta Tuhan. Barangsiapa yang menerima pekerjaan penghakiman Tuhan melalui firman Tuhan, mereka akan dapat melepaskan diri dari ikatan dosa, mencapai pemurnian dan keselamatan Tuhan, dijadikan pemenang sebelum bencana. Sekarang ini adalah tahap pekerjaan penyelamatan Tuhan Yang Mahakuasa secara tersembunyi dalam menyelamatkan umat manusia. Tuhan Yang Mahakuasa mengungkapkan firman-Nya untuk menghakimi dan memurnikan orang. Setelah Dia telah menyempurnakan sekelompok pemenang, pekerjaan besar Tuhan akan selesai dan pekerjaan Tuhan dalam daging inkarnasi secara diam-diam akan berakhir. Kemudian Tuhan akan mulai menurunkan bencana besar untuk memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Semua yang disempurnakan menjadi pemenang sebelum bencana akan mendapatkan perlindungan Tuhan dan bisa bertahan hidup. Bagi mereka yang tidak menerima pekerjaan Tuhan- kedatangan Tuhan Yang Mahakuasa secara rahasia di akhir zaman, namun menghakimi dan mengutuk Kristus di akhir zaman adalah antikristus yang tersingkapkan oleh pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Mereka adalah hamba jahat, lalang, dan adalah orang yang "menikam” Tuhan. Akhirnya, mereka akan ditinggalkan dan disingkirkan oleh Tuhan. Ketika pekerjaan penyelamatan Tuhan secara rahasia sudah selesai, maka nubuat dalam Wahyu 1: 7 akan digenapi atas diri mereka—mereka akan meratap dan mengertakkan gigi dan merasa sangat menyesal. Oleh karena itu, jika kita tidak ingin menjadi orang yang menangis dan menggertakkan gigi, dan jika kita ingin dijadikan sebagai pemenang sebelum bencana dan masuk kerajaan Tuhan, maka kita harus menerima penghakiman dan pemurnian firman Tuhan Yang Mahakuasa. Jika kita tidak pernah mencari atau menerima pekerjaan Tuhan-kedatangan rahasia Tuhan Yang Mahakuasa, maka kita pasti akan ditinggalkan dalam tengah bencana dan dihukum. Seperti yang dikatakan oleh firman Tuhan Yang Mahakuasa, "Banyak orang mungkin tidak peduli dengan apa yang Aku katakan, tetapi Aku tetap ingin memberi tahu setiap orang yang disebut orang kudus yang mengikuti Yesus bahwa, ketika engkau melihat Yesus turun dari surga di atas awan putih dengan matamu sendiri, itu akan menjadi penampakan terbuka dari Sang Matahari Kebenaran. Barangkali itu akan menjadi saat yang sangat menyenangkan bagimu, tetapi ketahuilah bahwa saat engkau menyaksikan Yesus turun dari surga, saat itu jugalah engkau turun ke neraka untuk dihukum. Itu akan menjadi saat berakhirnya rencana pengelolaan Tuhan dan menjadi saat ketika Tuhan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Karena penghakiman Tuhan sudah akan berakhir sebelum manusia melihat tanda-tanda, pada saat hanya ada pengungkapan kebenaran."

Catatan Editor

Melalui persekutuan di atas, apakah Anda sudah mengerti arti nubuatan dalam Wahyu 1 ayat 7? Tahukah Anda mengapa semua orang akan meratap dan menggertakkan gigi ketika Tuhan turun di awan-awan? Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan tinggalkan pesan kepada kami atau hubungi kami melalui obrolan online.

Tinggalkan komentar